3 Tersangka Pembunuhan Brigadir J Dinyatakan Jujur, Apakah Lie Detector Akurat?

Deli

Rabu, 07 September 2022 | 14:11 WIB
3 Tersangka Pembunuhan Brigadir J Dinyatakan Jujur, Apakah Lie Detector Akurat?
Ilustrasi pemeriksaan menggunakan alat pendeteksi kebohongan. (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com – Tiga tersangka pembunuh Brigadir J yaitu Bharada E, Brigadir RR dan Kuat Ma’ruf sudah dites menggunakan alat lie detector atau polygraph pada Selasa (6/9/2022). Dari hasilnya ketiganya dinyatakan memberikan keterangan jujur. 

“Barusan saya dapat hasil sementara uji polygraph terhadap RE, RR dan KM, hasilnya ‘No Deception Indicated’ alias jujur,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi. 

Selain ketiganya, dua tersangka lain yaitu Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo juga harus melewati alat uji kebohongan ini. Dimana Putri Candrawathi rencananya akan diperiksa menggunakan alat lie detector pada Kamis (8/9/2022).

Selain para tersangka, satu orang saksi yang merupakan ART keluarga Ferdy Sambo, Susi juga akan menjalani pemeriksaan menggunakan alat lie detector itu.

Pemeriksaan rencananya akan berlangsung di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

“FS akan dilaksanakan (pemeriksaan dengan menggunakan lie detector) hari Kamis lusa. Besok jadwal FS diperiksa di Dirtipidum,” ucap Rian.

Dari berbagai sumber, diketahui alat lie detector adalah alat pendeteksi kebohongan yang digunakan pada manusia dengan menggunakan mesin bernama polygraph. 

Alat pendeteksi kebohongan ini ditemukan pada tahun 1902. Alat ini memiliki banyak versi yang lebih canggih dan lebih modern, seiring dengan perkembangan zaman.

Polygraph biasanya digunakan pihak pengadilan dalam proses penyelidikan kasus tindakan kejahatan atau kriminal.

baca juga

Penggunaan polygraph dalam investigasi dan interogasi pihak kepolisian juga telah banyak dilakukan sejak tahun 1924. 

Namun, sampai sekarang, alat pendeteksi kebohongan ini masih menjadi kontroversial di kalangan ahli psikolog dan tidak selalu bisa diterima secara hukum yang sah.

Polygraph mampu mengumpulkan dan menganalisis respon fisiologis manusia melalui sensor yang terhubung ke tubuh seseorang yang diperiksa tersebut.

Cara kerja alat lie detector dalam mendeteksi kebohongan yaitu melalui alat-alat vital pada tubuh, seperti detak jantung, kulit dan pernapasan.

Melalui sensor yang ditempelkan pada tubuh seseorang, penyelidik atau pihak yang menginvestigasi bisa menemukan apakah ada perubahan abnormal pada ketiga bagian tubuh tersebut.

Kemudian, hasilnya langsung tercatat atau terbaca pada sebuah kertas grafis otomatis. Dengan demikian dapat diketahui perubahan psikologis ketika seseorang berbohong atau jujur.

Sumber: Suara.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ramai Lagi Momen Ferdy Sambo Bentak Ojol Saat Amankan Demo, Muncul Sekilas di Video Lawas Krishna Murti

Ramai Lagi Momen Ferdy Sambo Bentak Ojol Saat Amankan Demo, Muncul Sekilas di Video Lawas Krishna Murti

News | Rabu, 07 September 2022 | 14:11 WIB

CEK FAKTA: Putri Candrawathi Akui Perselingkuhan dengan Kuat Ma'ruf, Benarkah?

CEK FAKTA: Putri Candrawathi Akui Perselingkuhan dengan Kuat Ma'ruf, Benarkah?

News | Rabu, 07 September 2022 | 14:08 WIB

Apakah Bharada E Cs akan Senasib dengan Jessica Wongso 'Kopi Sianida' Usai Lolos Lie Detector?

Apakah Bharada E Cs akan Senasib dengan Jessica Wongso 'Kopi Sianida' Usai Lolos Lie Detector?

News | Rabu, 07 September 2022 | 13:53 WIB

Kombes Agus Nurpatria, Dijerat UU ITE dalam Kasus Ferdy Sambo, Terancam Banyak Pasal

Kombes Agus Nurpatria, Dijerat UU ITE dalam Kasus Ferdy Sambo, Terancam Banyak Pasal

Denpasar | Rabu, 07 September 2022 | 13:15 WIB

TERBONGKAR, Wanita Ini Ikut Berperan! Bukan dari Telepon Kuat MaRuf yang Membuat Ferdy Sambo Marah Besar hingga Bunuh Brigadir J

TERBONGKAR, Wanita Ini Ikut Berperan! Bukan dari Telepon Kuat MaRuf yang Membuat Ferdy Sambo Marah Besar hingga Bunuh Brigadir J

Soreang | Rabu, 07 September 2022 | 13:14 WIB

Bentrok Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa yang Marah Teriaki Polisi Didikan Sambo

Bentrok Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa yang Marah Teriaki Polisi Didikan Sambo

Bali | Rabu, 07 September 2022 | 13:05 WIB

Fakta-fakta di Balik Cerita Orang Tua Bharada E Jadi Buruan Geng Sambo

Fakta-fakta di Balik Cerita Orang Tua Bharada E Jadi Buruan Geng Sambo

News | Rabu, 07 September 2022 | 13:05 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×