Waspada, Kasus DBD Meningkat Tajam di Sumut

Deli

Kamis, 15 September 2022 | 17:46 WIB
Waspada, Kasus DBD Meningkat Tajam di Sumut
Ilustrasi pasien demam berdarah menjalani perawatan medis. (Shutterstock)

Deli.Suara.com - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Sumatera Utara (Sumut) meningkat tajam dari tahun sebelumnya pasca masa pandemi Covid-19. 

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumut drg Ismail Lubis memaparkan DBD pada 2020 mencapai 3.192 orang, tahun 2021 kasusnya menurun menjadi 2.918 orang. Kemudian, 2022 hingga Agustus kasusnya naik menjadi 4.856 orang.

"Jika dibandingkan dengan tahun 2020-2021 (masa pandemi Covid-19), maka terjadi kenaikan kasus. Namun bila dibandingkan dengan tahun 2019 dan sebelumnya, maka kenaikan kasus hingga bulan Agustus masih di bawah tahun tersebut," kata Ismail Lubis, kepada wartawan, Kamis (15/9/2022).

Kasus ini tersebar di berbagai daerah, namun Kadinkes tidak merincikan yang kabupaten atau kota yang terbanyak. Pihaknya tetap melakukan berbagai upaya dalam menekan tingkat kenaikN DBD tersebut. 

"Upaya mengurangi angka kasus DBD antara lain, mengirimkan surat edaran terkait imbauan untuk menerapkan langkah-langkah antisipasi dan pencegahan, mendistribusikan Rapid Diagnostic Test (RDT) DBD untuk diagnosa dini kasus," ucap Ismail. 

Selain itu, melakukan bimbingan dalam analisis dan penyelidikan epidemiologi peningkatan kasus DBD ke kabupaten/kota. Kemudian, melakukan advokasi ke Pemda yang terindikasi peningkatan kasus DBD.

"Tak lupa rutin melakukan fogging di lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi penularan DBD dan survei vektor penular DBD," ucapnya.

Musim Penghujan, Nyamuk Cepat Berkembang Biak

Dikatakan Ismail, cuaca yang saat ini masuk pada musim penghujan, mendukung perkembangan nyamuk Aedes Aegypti yang berjenis betina yang bisa menyebarkan virus dengue (dan juga bisa membawa virus zika, chikungunya dan yellow fever).

baca juga

"Di iklim tropis terutama saat memasuki musim hujan karena membuat kondisi lingkungan sangat mendukung bagi nyamuk untuk berkembang biak," terangnya. 

Lanjutnya nyamuk Memiliki sifat antropofilik, artinya lebih memilih untuk menghisap darah manusia. Berwarna hitam belang putih di sekujur tubuhnya dan kecil ukurannya.

Bisa terbang setinggi 100 meter dan sejauh 400 meter, sehingga penyebaran virus dapat terjadi hingga jarak yang jauh dari tempat nyamuk bersarang. 

"Cendrung dan hinggap di air bersih dan jernih yaitu penampungan air, misalnya bak mandi, vas bunga dan talang-talang air, tempat minum air hewan peliharaan serta pembuangan air kulkas/dispenser dan lainnya," ucapnya.

Multiple feeding dimana bisa menghisap darah beberapa kali dalam satu waktu sampai nyamuknya kenyang sehingga mampu menularkan virus kepada lebih dari satu orang dalam satu waktu. Khas jentingnya biasanya bergerak aktif dari bawah ke atas permukaan air secara berulang-ulang.

Langkah paling efektif dalam pencegahan DBD yang dapat dilakukan masyarakat yaitu menjaga kebersihan rumah dan lingkungan agar tidak menjadi tempat bersarangnya nyamuk Aedes Aegypti dengan melakukan gerakan 3M (menutup tempat penampungan air, menguras bak mandi, mendaur ulang barang bekas) dan lotion nyamuk.

"Bila tidak dilakukan secara serentak dan bersama-sama oleh seluruh lapisan masyarakat dan stakeholder terkait (dinas kebersihan, pemukiman, pendidikan, camat/lurah/kepala desa dan lainnya), maka kasus DBD akan terus bertambah di Sumut," ungkapnya mengakhiri.


Reporter: Beni Nasution

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Deman Berdarah Sedang Mengancam Warga Jawa Barat

Deman Berdarah Sedang Mengancam Warga Jawa Barat

Sukabumi | Kamis, 15 September 2022 | 17:10 WIB

Gubernur Edy Rahmayadi Tetapkan Delapan Zona Wilayah Penanggulangan Bencana

Gubernur Edy Rahmayadi Tetapkan Delapan Zona Wilayah Penanggulangan Bencana

Sumut | Kamis, 15 September 2022 | 14:40 WIB

Penderita HIV/AIDS di Surabaya Melonjak, Didominasi Kelompok Usia Pekerja

Penderita HIV/AIDS di Surabaya Melonjak, Didominasi Kelompok Usia Pekerja

Jatim | Kamis, 15 September 2022 | 14:35 WIB

LPA Minta Polisi Usut Tuntas Bocah Perempuan Diperkosa Hingga Terinfeksi HIV di Medan

LPA Minta Polisi Usut Tuntas Bocah Perempuan Diperkosa Hingga Terinfeksi HIV di Medan

Deli | Kamis, 15 September 2022 | 14:01 WIB

Demam Berdarah Hantui Pakistan di Tengah Bencana Banjir

Demam Berdarah Hantui Pakistan di Tengah Bencana Banjir

News | Kamis, 15 September 2022 | 12:21 WIB

Kendalikan Harga Usai Kenaikan BBM, Bulog Sumut Gelar Operasi Pasar

Kendalikan Harga Usai Kenaikan BBM, Bulog Sumut Gelar Operasi Pasar

Sumut | Kamis, 15 September 2022 | 11:40 WIB

Prakiraan Cuaca Sumut Kamis 15 September: Hujan Deras Melanda Stabat, Binjai dan Kabanjahe

Prakiraan Cuaca Sumut Kamis 15 September: Hujan Deras Melanda Stabat, Binjai dan Kabanjahe

Deli | Kamis, 15 September 2022 | 08:48 WIB

Terkini

Waspada Motor Bodong! Ini Cara Cek Keaslian BPKB dan STNK Motor Bekas Biar Transaksi Aman

Waspada Motor Bodong! Ini Cara Cek Keaslian BPKB dan STNK Motor Bekas Biar Transaksi Aman

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:21 WIB

Sopir Mikrotrans Tabrak Lansia, Sempat Tutupi Kecelakaan sebelum Dipecat

Sopir Mikrotrans Tabrak Lansia, Sempat Tutupi Kecelakaan sebelum Dipecat

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:21 WIB

Kasus Yurizal, Pakar UGM Dorong Audit Rumah Sakit: Jangan Berhenti di Permintaan Maaf

Kasus Yurizal, Pakar UGM Dorong Audit Rumah Sakit: Jangan Berhenti di Permintaan Maaf

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Tampang Saepul Penjual Piscok Pelaku Mutilasi di Depok

Tampang Saepul Penjual Piscok Pelaku Mutilasi di Depok

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Menko Polkam Djamari Chaniago Perintahkan Aparat Tindak Tegas Penyebar Hoaks Demo Agustus 2026

Menko Polkam Djamari Chaniago Perintahkan Aparat Tindak Tegas Penyebar Hoaks Demo Agustus 2026

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:19 WIB

Tak Cuma Flyover Garuda Sakti, SF Hariyanto Usulkan Proyek Bangun Jembatan Siak V

Tak Cuma Flyover Garuda Sakti, SF Hariyanto Usulkan Proyek Bangun Jembatan Siak V

Riau | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:17 WIB

Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya, Duel Dua Tim dengan Statistik Nyaris Identik

Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya, Duel Dua Tim dengan Statistik Nyaris Identik

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Warga Buleleng Temukan Trenggiling Langka di Pantai, Begini Penampakannya

Warga Buleleng Temukan Trenggiling Langka di Pantai, Begini Penampakannya

Bali | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Hadapi Kemarau Ekstrem, Operasi Modifikasi Cuaca Maksimalkan Cadangan Air Bendungan Kaskade Citarum

Hadapi Kemarau Ekstrem, Operasi Modifikasi Cuaca Maksimalkan Cadangan Air Bendungan Kaskade Citarum

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Tak Terima Gubernur Riau Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding

Tak Terima Gubernur Riau Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:15 WIB

×