Selain Paracetamol, Ini Dia Cara Menurunkan Panas Anak

Deli

Kamis, 20 Oktober 2022 | 14:57 WIB
Selain Paracetamol, Ini Dia Cara Menurunkan Panas Anak
Ilustrasi anak sakit. (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta seluruh apotek untuk menghentikan sementara penjualan obat cair seperti paracetamol sirup ataupun jenis obat sirup lainnya, karena dicurigai menjadi penyebab utama kasus gagal ginjal akut misterius pada anak. 

Himbauan penghentian penjualan obat cair tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor SR.01.05/III/3461/2022 yang mengatur tentang Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) pada anak.

Selain itu, Kemenkes juga menghimbau para nakes untuk sementara waktu tidak meresepkan obat dalam bentuk cair. 

Hal ini diberlakukan setelah muncul dugaan paracetamol sirup yang mengandung dietilen glikol dan etilen glikol menjadi salah satu penyebab maraknya kasus gagal ginjal akut misterius pada anak-anak di Indonesia.

Padahal, selama ini paracetamol sirup menjadi obat yang kerap digunakan untuk mengatasi kondisi anak yang demam, batuk dan pilek. Namun saat ini orang tua dihimbau untuk tidak menggunakan dulu paracetamol sirup yang mengandung bahan-bahan tersebut sebagai mencegah kasus gagal ginjal akut misterius pada anak.

Berdasarkan data yang dihimpun dari website resmi Kemenkes, kasus gagal ginjal akut misterius yang menyerang anak usia 6 bulan hingga 18 tahun semakin meningkat dalam dua bulan terakhir.

Terhitung per 18 Oktober 2022 ada sebanyak 206 kasus gagal ginjal akut misterius yang telah dilaporkan. Dari jumlah tersebut kebanyakan didominasi oleh anak usia 1 sampai 5 tahun.

Sementara, angka kematian kasus gagal ginjal akut misterius tersebut mencapai 99 anak. Dari jumlah ini, angka kematian pasien gagal ginjal akut misterius pada anak yang dirawat di RSCM sebanyak 65 persen.

Cara menangani anak demam

baca juga

Atas larangan penggunaan Paracetamol sirup dari Kemenkes itu, kini para orang tua tidak boleh sembarangan memberikan obat ketika anak panas. 

Sebagai orang tua, sebaiknya mempelajari dahulu beberapa cara menurunkan demam pada anak, agar bisa sesegera mungkin dapat ditangani. Karena penurun demam juga bisa dilakukan secara alami tanpa penggunaan obat yang dapat dilakukan di rumah.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan orangtua dalam mengatasi demam tinggi pada anak secara alami dan bahkan bisa dilakukan di rumah dikutip dari Kementerian Kesehatan.

1.    Meminta anak supaya minum banyak cairan

Ketika anak demam, pastikan jika orang tua untuk senantiasa memenuhi kebutuhan cairannya agar tidak dehidrasi. Akan tetapi terkadang meminta anak untuk minum air putih menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. 

Oleh sebab itu, para orang tua dapat melakukan beberapa cara lain agar selalu mencukupi kebutuhan cairan anak seperti:

·        Memberi anak kaldu ayam hangat

·        Jus buah

·        Popsicle (bahan popsicle boleh dari buah yang dibekukan)

2.    Beristirahat penuh

Beristirahat penuh dinilai sebagai cara ampuh untuk mengatasi demam pada anak. Anak yang demam akan disarankan untuk beristirahat hingga demamnya mereda. Namun terkadang sulit untuk membuat anak mau beristirahat. 

Maka, sebagai orang tua cobalah untuk membacakan cerita atau melakukan permainan ringan yang menyenangkan di kasur supaya anak bisa beristirahat dengan cukup. 

3.    Mandi air hangat

Mandi air hangat dapat dijadikan obat ketika anak sedang demam. Karena, air hangat secara efektif dipercaya bisa menurunkan demam. Namun, jika anak tidak mau mandi, maka kita bisa memberikannya kompres hangat di bagian kening untuk meredakan demam si kecil.

4.    Menyejukkan tubuh anak

Ketika anak demam suhu tubuh akan meningkat sehingga badan akan terasa sangat panas. Oleh karena itu, kita dapat menyejukkan tubuh anak dengan beberapa cara sebagai berikut:

·        Menggunakan pakaian yang tidak terlalu tebal

·        Tidak menggunakan selimut yang berbahan tebal atau berlapis-lapis

·        Lap tubuh si kecil dengan air yang hangat

·        Nyalakan kipas angin untuk menjaga sirkulasi udara di sekitar anak 

·        Minum air yang bersuhu ruangan

5.    Meminum jahe

Cara mengobati anak yang panas tidak selalu harus menggunakan paracetamol sirup. Orang tua dapat meredakan demam anak secara tradisional dengan meminum jahe. Rempah ini mempunyai senyawa anti bakteri yang membuatnya dinilai efektif untuk melawan demam.

Perlu diingat, tidak semua anak menyukai rasa jahe dan jangan memberikan terlalu banyak minuman jahe karena dapat menyebabkan nyeri pada ulu hati.

Saat badan anak panas, orang tua dianjurkan untuk memberikan obat penurun demam. Jika kebanyakan orang tua akan memberikan paracetamol sirup saat anak demam, maka mulai sekarang harus dihentikan sementara.

Obat Penurun Panas Selain Paracetamol Sirup

Orang tua dapat mengganti paracetamol sirup dengan obat penurun panas yang disarankan oleh dokter. Setidaknya terdapat dua jenis obat penurun panas yang dianjurkan untuk bebas diberikan kepada anak tanpa resep dokter selain paracetamol. Obat penurun panas tersebut adalah ibuprofen dan aspirin.

1.    Ibuprofen

Selain digunakan sebagai obat penurun demam, ibuprofen juga dapat meredakan peradangan atau inflamasi serta nyeri di tubuh. Obat ibuprofen hanya boleh digunakan pada anak yang berusia di atas enam bulan. 

Selain itu, obat jenis ini tidak boleh diberikan kepada anak dengan gejala muntah yang berulang.

2.    Aspirin

Selain digunakan untuk pereda demam, aspirin juga bermanfaat sebagai obat pereda nyeri ringan hingga sedang. Seperti sakit kepala, nyeri otot, sakit gigi, pilek dan arthritis.

Namun, jangan pernah memberikan obat jenis ini pada anak yang mengalami demam. Karena aspirin memiliki efek samping seperti mual hingga muntah, pendarahan saluran cerna dan yang terberat yaitu sindrom Reye. 

Ketika akan memberikan aspirin pada seseorang yang demam, sebaiknya atas saran dokter karena obat ini memiliki efek samping yang lebih banyak, terlebih pada anak-anak.

Perlu diperhatikan, jangan pernah menggabung atau meminum secara bersamaan dua obat penurun panas ini. Sebaiknya gunakan salah satu dari obat penurun panas jenis ini saja.

Sebab, jika dikonsumsi secara bersamaan atau berdekatgan, akan berisiko menyebabkan overdosis.

Itulah tadi beberapa cara dan obat penurun panas selain mengonsumsi paracetamol sirup. Sebagai orang tua, Anda dapat melakukan beberapa cara meredakan demam di atas saat anak Anda demam.

Sumber: Suara.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

7 Obat Penurun Panas untuk Anak Selain Paracetamol Sirup

7 Obat Penurun Panas untuk Anak Selain Paracetamol Sirup

News | Kamis, 20 Oktober 2022 | 12:35 WIB

Soal Paracetamol Sirup Berhubungan dengan Penyakit Gagal Ginjal Akut Misterius, Ini Penjelasan IDI

Soal Paracetamol Sirup Berhubungan dengan Penyakit Gagal Ginjal Akut Misterius, Ini Penjelasan IDI

Surakarta | Rabu, 19 Oktober 2022 | 17:33 WIB

Hindari Penggunaan Paracetamol Sirup, Begini Saran IDAI Kalau Anak Flu

Hindari Penggunaan Paracetamol Sirup, Begini Saran IDAI Kalau Anak Flu

Indotnesia | Rabu, 19 Oktober 2022 | 09:54 WIB

IDAI Imbau Masyarakat Hindari Dulu Memberi Paracetamol Sirup untuk Anak

IDAI Imbau Masyarakat Hindari Dulu Memberi Paracetamol Sirup untuk Anak

Deli | Rabu, 19 Oktober 2022 | 09:02 WIB

Balita Ini Terkena Infeksi Mematikan akibat Minum Ibuprofen saat Cacar Air, Perutnya Menghitam

Balita Ini Terkena Infeksi Mematikan akibat Minum Ibuprofen saat Cacar Air, Perutnya Menghitam

Health | Selasa, 30 Agustus 2022 | 10:00 WIB

Seorang Anak Nyaris Meninggal Usai Dikasih Ibuprofen Saat Cacar Air

Seorang Anak Nyaris Meninggal Usai Dikasih Ibuprofen Saat Cacar Air

Health | Senin, 29 Agustus 2022 | 15:35 WIB

Waktu Sangat Berharga Saat Menangani Serangan Jantung, Inilah yang Perlu Dilakukan

Waktu Sangat Berharga Saat Menangani Serangan Jantung, Inilah yang Perlu Dilakukan

Health | Senin, 27 Juni 2022 | 11:40 WIB

Terkini

Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027

Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Neraca Dagang RI Surplus US$3,58 Miliar, Juni Malah Defisit

Neraca Dagang RI Surplus US$3,58 Miliar, Juni Malah Defisit

Foto | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Dua Terduga Pelaku Penistaan Agama Konser Musik Ancol Ditangkap, Status Segera Tersangka

Dua Terduga Pelaku Penistaan Agama Konser Musik Ancol Ditangkap, Status Segera Tersangka

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Serahkan Beasiswa Santri, Taj Yasin Dorong Integrasi STEM dan Nilai Pesantren

Serahkan Beasiswa Santri, Taj Yasin Dorong Integrasi STEM dan Nilai Pesantren

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Kaesang Incar Dapil Jateng V yang Jadi Basis PDIP, Begini Respons Santai Puan

Kaesang Incar Dapil Jateng V yang Jadi Basis PDIP, Begini Respons Santai Puan

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Jangan Andalkan APBD! Ini Strategi Media Lokal Hadapi Badai Efisiensi

Jangan Andalkan APBD! Ini Strategi Media Lokal Hadapi Badai Efisiensi

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:08 WIB

Salju Abadi Puncak Jaya Hampir Punah, Apa yang Terjadi pada Gletser Papua?

Salju Abadi Puncak Jaya Hampir Punah, Apa yang Terjadi pada Gletser Papua?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Tren Ngopi Makin Eksploratif, Dua Kreasi Ini Bikin Ritual Kopi di Rumah Lebih Seru

Tren Ngopi Makin Eksploratif, Dua Kreasi Ini Bikin Ritual Kopi di Rumah Lebih Seru

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Dampak Domino AI di Depan Mata: Panduan Cerdas Beli Gadget Sebelum Harga Makin 'Gila'

Dampak Domino AI di Depan Mata: Panduan Cerdas Beli Gadget Sebelum Harga Makin 'Gila'

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:02 WIB

Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Ini Bisa Kuliah di Kedokteran Gigi

Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Ini Bisa Kuliah di Kedokteran Gigi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:02 WIB

×