Deli.suara.com – Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Gerindra, Sandiaga Uno. mengatakan akan menemui Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto dalam waktu dekat ini untuk membahas langkah politik menjelang Pilpres 2024.
Sandi tak membeberkan langsung kapan pertemuan itu akan terjadi. Ia juga mengaku belum bisa memutuskan langkah politik apa yang akan ia lakukan tentang Pilpres 2024. Diketahui, Sandi juga menunggu keputusan dari Prabowo terkait maju atau tidak dirinya dalam Pilpres nanti.
“Saya kebetulan akan bertemu dengan Pak Prabowo dalam waktu singkat, tapi memang kita sering berkomunikasi. Saya ini kader beliau, kader Pak Prabowo dan tentunya keputusan Pak Prabowo yang akan menjadi panutan diri saya melangkah dalam politik ini,” ujarnya di Kantor DPP PPP, Jakarta pusat pada Senin (31/10/2022).
“Ya tentunya kontestasi demokrasi kita tahapan ini domainnya ada di partai politik dan nanti partai politiklah yang akan menentukan pasangan-pasangan calon tersebut. Saya akan terus melaporkan kepada Pak Prabwoo. Beliau adalah Ketua Umum dan saya sebagai kader,” jelas Sandi pada Rabu (2/11/2022).
Sandi mengaku, dalam pertemuannya nanti ia akan melaporkan terkait namanya yang masuk jajaran bursa capres-cawapres. Kendati demikian, ia tetap menunggu Prabowo selaku Ketua Umum atas keputusan dirinya.
“Saya akan terus melaporkan kepada Pak Prabowo di mana beliau adalah ketua umum, di mana saya sebagai kader,” ungkapnya.
Meskipun belum bisa memutuskan dan menunggu keputusan dari sang Ketua Umum, Sandi tetap menghargai suara-suara dari partai politik terkait dirinya. Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani mengatakan bahwa partainya mengakui nama Sandiaga Uno masuk dalam bursa capres-cawapres yang didukung.
Nama-nama yang masuk dalam bursa capres-cawapres itu merupakan usulan dari organisasi partai tingkat wilayah. Arsul juga menegaskan, hal itu belum menjadi keputusan yang mutlak PPP dalam pencapresan.
Dalam berbagai survei, nama Sandiaga Uno disebut memiliki elektabilitas yang lumayan. Seperti survei yang dilakukan oleh lembaga Charta Politika pada akhir September 2022. Dalam survei tersebut, Sandiaga Uno mendapatkan peringkat pertama dengan elaktabilitas 22,3 persen.
Sementara itu, menurut hasil survei lembaga penelitian kebijakan dan opini publik Populi Center di bulan April 2022, Sandiaga Uno disebut sebagai cawapres pilihan masyarakat jika pemilu dilakukan hari ini. Sandi memperoleh persentase elektabilitas sebanyak 16,6 persen dalam survei tersebut.
“Ini cukup menarik untuk Sandi, sosok yang sudah pernah berkontestasi pada 2019 dan citranya sudah terbentuk,” ujar Rafif Imawan selaku Peneliti dan Deputi Direktur Eksekutif Populi Center.
Menurutnya, sebagian besar responden memilih Sandiaga Uno sebagai cawapres terpopuler. Karena, Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini sudah eksis dikenal masyarakat. Meskipun begitu, sampai saat ini Prabowo belum juga memutuskan nasib Sandiaga Uno.
Sandiaga juga menyebut bahwa restu dari Prabowo selalu datang di detik-detik terakhir, seperti saat ia mengikuti dua pemilu sebelumnya.
“Tahun 2017 saya dicalonkan jadi calon gubernur, dalam hitungan detik bisa jadi wakil gubernur. Saya 2019 lagi tugas Wakil Gubernur, dipanggil ke Kertanegara dan dalam hitungan menit bisa diminta mendampingi beliau. Jadi, masih banyak dinamikanya,” tukasnya usai mengikuti acara WPP PPP di Menteng, Jakarta Pusat.