Terbongkar! Ternyata Ferdy Sambo Tidak Ikut Tes PCR Ketika Penembakan Brigadir J

Deli

Selasa, 08 November 2022 | 07:45 WIB
Terbongkar! Ternyata Ferdy Sambo Tidak Ikut Tes PCR Ketika Penembakan Brigadir J
Rupanya, Ferdy Sambo tidak mengikuti tes PCR saat Brigadir J ditembak. ([ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa])

Deli.suara.com - Sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat kembali bergulir pada Senin (7/11/2022).

Dalam sidang kali ini, jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan dua tenaga kesehatan (nakes) atau petugas PCR yakni Nevi Afrilia dan Ishbah Azka Tilawah.

Nevi kemudian menceritakan saat dirinya datang ke rumah Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022, sebelum terjadi penembakan terhadap Yosua.

Menurut pengakuan Nevi, ada empat orang yang mengikuti tes swab yakni Yosua, Putri Candrawathi, Bharada E atau Richard Eliezer, dan ART Ferdy Sambo Susi.

"Siapa saja yang saudara swab?" tanya majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (7/11/2022), dikutip dari suara.com.

"Ada empat orang, Ibu Putri, Susi, Bapak Richard Eliezer dan Yosua," jawab Nevi.

Pada hari itu, Nevi mengaku tiba di rumah Ferdy Sambo yang berada di Jalan Saguling, Jakarta Selatan pada pukul 15.25 WIB. 

Lebih lanjut, dia menyebutkan proses tes swab selesai sekitar pukul pukul 15.50 WIB, dan dirinya langsung pulang.

"Siapa duluan?" tanya hakim.

baca juga

"Bu Putri, Susi, Yosua, terakhir Richard," jawab Nevi.

Ketika ditanya apakah Ferdy Sambo mengikuti tes swab pada hari itu, Nevi menegaskan tidak.

"Ada FS (Ferdy Sambo) ikut?" tanya hakim.

"Tidak," ujar Nevi.

Disisi lain, Ishbah mengaku dirinya melakukan Tes PCR terhadap Ferdy Sambo beserta ajudannya, Deden Miftahul Haq pada 7 Juli 2022. Pada waktu itu, tes dilakukan di Mabes Polri.

"Tanggal 7 siapa saja?" tanya hakim.

"Bapak FS sama bapak Daden," jawab Ishbah.

"Tanggal 7 jam berapa?" lanjut hakim.

"Jam 7 pagi," ucap Ishbah.

"Di rumah?" tanya hakim.

"Kantor di Mabes," ucap Ishbah.

Sebelumnya, dalam skenario awal Ferdy Sambo mengaku sedang melakukan tes PCR pada saat kejadian penembakan. Pada waktu itu, masih dinarasikan bahwa terjadi baku tembak antara Yosua dan Richard. [RED]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Meski Ferdy Sambo Meminta Maaf, Brigadir J Tetap Dituduh Melakukan Pelecehan ke Putri Candrawathi

Meski Ferdy Sambo Meminta Maaf, Brigadir J Tetap Dituduh Melakukan Pelecehan ke Putri Candrawathi

Deli | Minggu, 06 November 2022 | 07:25 WIB

Pengaruh Ferdy Sambo Membuat Penyidik Ketakutan, Rifaizal: Saya Ketika Diperintah Langsung Melaksanakan

Pengaruh Ferdy Sambo Membuat Penyidik Ketakutan, Rifaizal: Saya Ketika Diperintah Langsung Melaksanakan

Deli | Sabtu, 05 November 2022 | 08:27 WIB

Khianati Kesepakatan dengan Ferdy Sambo, Bripka RR Lebih Pilih Minta Maaf ke Keluarga Brigadir J

Khianati Kesepakatan dengan Ferdy Sambo, Bripka RR Lebih Pilih Minta Maaf ke Keluarga Brigadir J

Deli | Jum'at, 04 November 2022 | 08:12 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×