Geger! Pasangan Gancet Saat Ngeseks di Kebun, Organ Intim Nyangkut

Deli

Jum'at, 26 Mei 2023 | 11:34 WIB
Geger! Pasangan Gancet Saat Ngeseks di Kebun, Organ Intim Nyangkut
posisi-seks-terbaik-setelah-bertengkar-3-0b82bc502723541726085af799961885_600xauto

Sebuah video viral telah menghebohkan media sosial setelah memperlihatkan pasangan mengalami gancet. Kondisi ini dalam dunia medis juga kerap dikenal dengan penis captivus. Video ini diunggah oleh akun Twitter @presidenlauk dan segera menarik perhatian warganet.

Dalam video tersebut, terlihat pasangan tersebut terjebak dalam situasi yang mengkhawatirkan saat si wanita berada di atas si pria dan mereka sedang melakukan hubungan seks di sebuah kebun dengan alas rerumputan.

Si wanita terlihat panik dan histeris karena tidak dapat melepaskan Mr P milik pasangannya. Berbagai warga sekitar mulai berkumpul setelah mendengar teriakannya meminta pertolongan.

Wanita tersebut menangis dan histeris sambil mengatakan bahwa keduanya terkunci dan tidak dapat melepaskan diri karena area sensitif mereka terasa lengket. Sementara itu, si pria diam tanpa usaha sambil menutupi wajahnya dengan tangannya.

"Wah, apa yang sedang kalian lakukan di tempat ini, astagfirullahaladzim," ujar seorang warga yang terkejut.

Warga merasa kecewa dengan tindakan mereka dan bahkan mengaitkannya dengan azab. Hal tersebut disebabkan karena perilaku mereka dianggap melanggar adab. Meskipun begitu, warga tetap memberikan bantuan dan mencoba memberikan saran kepada wanita untuk mencoba menggoyangkan tubuhnya kembali. Namun, upaya tersebut tidak berhasil.

Mengingat ini melibatkan nyawa dua orang, warga segera menghentikan video dan mengambil inisiatif untuk memanggil petugas desa, orang tua, dan dokter guna menyelamatkan pasangan yang terjebak dalam kondisi tersebut.

"Karena ini melibatkan nyawa manusia, mari kita hentikan video ini. Kita harus segera memanggil petugas desa, orang tua, dan dokter untuk menyelamatkannya," tutupnya.

Penyebab dan Penanganan Penis Captivus

baca juga

Masyarakat seringkali mengaitkan kondisi penis captivus dengan azab karena sering kali terjadi pada pasangan yang terlibat dalam hubungan intim di luar pernikahan atau perselingkuhan. Namun, sebenarnya kondisi ini memiliki penjelasan medis dan memerlukan penanganan yang tepat saat terjadi.

Penis captivus terjadi ketika penis terjebak di dalam vagina. Saat berhubungan seksual, ukuran penis menjadi lebih besar dari biasanya. Fenomena ini umumnya terkait dengan kondisi yang disebut vaginismus.

Vaginismus terjadi ketika otot-otot vagina dan panggul berkontraksi dengan kuat, menyebabkan penyempitan dan kekakuan pada lubang vagina. Selain itu, dinding vagina yang terdiri dari jaringan otot juga terus berkontraksi selama penetrasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kronologi Kasus KDRT di Depok yang Viral di Medsos, Korban Jadi Tersangka

Kronologi Kasus KDRT di Depok yang Viral di Medsos, Korban Jadi Tersangka

Your Say | Jum'at, 26 Mei 2023 | 10:40 WIB

Viral Video Pasangan Gancet Saat Hubungan Seks di Kebun: Bagaimana Caranya Biar Lepas?

Viral Video Pasangan Gancet Saat Hubungan Seks di Kebun: Bagaimana Caranya Biar Lepas?

Lifestyle | Jum'at, 26 Mei 2023 | 10:50 WIB

Ungkap Tindakan Memalukan, Rebecca Klopper Banjir Dukungan Publik: Semua Orang Punya Masa Lalu

Ungkap Tindakan Memalukan, Rebecca Klopper Banjir Dukungan Publik: Semua Orang Punya Masa Lalu

Video | Jum'at, 26 Mei 2023 | 11:00 WIB

Terkini

Lenovo Bawa Solusi AI End-to-End ke Indonesia, Siap Percepat Transformasi Digital Perusahaan

Lenovo Bawa Solusi AI End-to-End ke Indonesia, Siap Percepat Transformasi Digital Perusahaan

Tekno | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:35 WIB

Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar, Ambil 3.453 Paket Sabu di Tong Sampah Minimarket Bojonegara

Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar, Ambil 3.453 Paket Sabu di Tong Sampah Minimarket Bojonegara

Banten | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:34 WIB

Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader

Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:30 WIB

OJK Respons Kritik MSCI, Pasar Modal RI Dinilai Tetap Kompetitif

OJK Respons Kritik MSCI, Pasar Modal RI Dinilai Tetap Kompetitif

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:26 WIB

4 Rekomendasi Serum Retinal Lokal untuk Kerutan Dalam, Hasil Lebih Cepat dari Retinol

4 Rekomendasi Serum Retinal Lokal untuk Kerutan Dalam, Hasil Lebih Cepat dari Retinol

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:24 WIB

Nyamar Jadi Lia di Telegram, Guru SMK di Kediri Cabuli Siswa Sendiri

Nyamar Jadi Lia di Telegram, Guru SMK di Kediri Cabuli Siswa Sendiri

Jatim | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:24 WIB

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:18 WIB

Halo Tante dan Om! Cara Komunitas Ini Mengubah Pola Asuh Kaku Menjadi Lebih Inklusif

Halo Tante dan Om! Cara Komunitas Ini Mengubah Pola Asuh Kaku Menjadi Lebih Inklusif

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:17 WIB

3 Ciri Kulit Tidak Cocok Sunscreen, Lengkap Rekomendasi Produknya dari Ahli Kecantikan

3 Ciri Kulit Tidak Cocok Sunscreen, Lengkap Rekomendasi Produknya dari Ahli Kecantikan

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:15 WIB

Piala Dunia 2026: Tak Hanya Messi, Ronaldo Turut Cetak Rekor Prestisius

Piala Dunia 2026: Tak Hanya Messi, Ronaldo Turut Cetak Rekor Prestisius

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:15 WIB