Jokowi Tiba-tiba Izinkan Ekspor Pasir Laut Setelah Puluhan Tahun Dilarang, Luhut Pasang Badan

Deli | Suara.com

Rabu, 31 Mei 2023 | 11:52 WIB
Jokowi Tiba-tiba Izinkan Ekspor Pasir Laut Setelah Puluhan Tahun Dilarang, Luhut Pasang Badan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ((Foto: Ist))

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan kebijakan kontroversial dengan membolehkan ekspor pasir laut. Keputusan itu melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut, Jokowi mengizinkan penjualan pasir laut Indonesia keluar negeri.

Izin ekspor pasir laut dijelaskan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut. PP tersebut resmi diundangkan pada 15 Mei 2023 lalu.

Dalam Pasal 9 PP Nomor 26 Tahun 2023, ayat (1) berbunyi, "Hasil sedimentasi di laut yang dapat dimanfaatkan berupa, pasir laut dan/atau material sedimen lain berupa lumpur".

Adapun ayat (2) berisi tentang pemanfaatan hasil sedimentasi di laut berupa pasir laut sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a digunakan untuk: reklamasi di dalam negeri, pembangunan infrastruktur pemerintah, pembangunan prasarana oleh pelaku usaha dan/atau, ekspor sepanjang kebutuhan dalam negeri terpenuhi dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam beleid yang diteken Jokowi di Jakarta pada 15 Mei 2023, pelaku usaha yang ingin melakukan ekspor harus mempunyai izin pemanfaatan pasir laut. Sehingga, penjualan pasir laut baru bisa dilakukan setelah mendapatkan izin usaha pertambangan untuk penjualan dari menteri yang menerbitkan urusan bidang mineral dan batu bara.

Adapun aturan itu menganulir larangan ekspor pasir laut yang berlaku selama dua dekade terakhir berkat keluarnya Surat Keputusan (SK) Menperindag Nomor 117/MPP/Kep/2/2003 tentang Penghentian Sementara Ekspor Pasir Laut. Dalam SK itu dijelaskan bahwa alasan pelarangan ekspor untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas.

Eks Menteri KKP Minta Jokowi Batalkan Keputusan

Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ikut mengomentari pencabutan larangan ekspor pasir laut. Susi khawatir jika aturan itu diberlakukan maka kerusakan lingkungan di Indonesia bisa semakin parah.

"Semoga keputusan ini dibatalkan. Kerugian lingkungan akan jauh lebih besar. Climate change sudah terasakan dan berdampak. Janganlah diperparah dengan penambangan pasir laut," ujarnya melalui akun Twitter, @susipudjiastuti dikutip Republika di Jakarta, Senin (29/5/2023).

Luhut Pasang Badan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, kebijakan Presiden Jokowi soal pengerukan dan ekspor pasir laut tidak akan merusak lingkungan. Menurut dia, kebijakan itu dipantau oleh bantuan teknologi.

"Tidak dong (merusak lingkungan). Semua sekarang karena ada GPS (global positioning system) segala macam, kita pastikan tidak," ujar Luhut kepada awak media di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (30/5/2023).

Menurut dia, ekspor pasir laut bermanfaat bagi Indonesia. Hal itu dapat memberikan hal positif untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pemerintah, dan sebagainya. Ia melanjutkan, pemerintah kini sedang melakukan pendalaman alur agar laut di Tanah Air tidak semakin dangkal.

"Itu untuk kesehatan laut juga. Sekarang proyek yang satu besar ini Rempang (Batam). Rempang itu yang mau direklamasi supaya bisa digunakan untuk industri besar solar panel," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Amit-amit! Gibran Ogah Amini Doa Netizen Jokowi 3 Periode: Jangan Sampai Kejadian

Amit-amit! Gibran Ogah Amini Doa Netizen Jokowi 3 Periode: Jangan Sampai Kejadian

| Rabu, 31 Mei 2023 | 11:21 WIB

Presiden Jokowi Resmi Merilis Pohon Hayat sebagai Logo IKN yang Terpilih

Presiden Jokowi Resmi Merilis Pohon Hayat sebagai Logo IKN yang Terpilih

Your Say | Rabu, 31 Mei 2023 | 11:12 WIB

Jokowi Luncurkan Logo IKN Bertema Pohon Hayat, Apa Maknanya?

Jokowi Luncurkan Logo IKN Bertema Pohon Hayat, Apa Maknanya?

Bisnis | Rabu, 31 Mei 2023 | 10:57 WIB

Kesatuan Nelayan Sebut Aturan Ekspor Pasir Laut Langkah Mundur Era Jokowi

Kesatuan Nelayan Sebut Aturan Ekspor Pasir Laut Langkah Mundur Era Jokowi

Bisnis | Rabu, 31 Mei 2023 | 09:50 WIB

Alasan Menko Luhut Selalu Kedepankan Teknologi China

Alasan Menko Luhut Selalu Kedepankan Teknologi China

Bisnis | Rabu, 31 Mei 2023 | 09:55 WIB

Terkini

Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026

Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026

Sport | Minggu, 12 April 2026 | 12:10 WIB

Daftar Mutasi Polda Sumut April 2026: Dari Kasat Reskrim Polretabes Medan hingga Kapolsek Diganti

Daftar Mutasi Polda Sumut April 2026: Dari Kasat Reskrim Polretabes Medan hingga Kapolsek Diganti

Sumut | Minggu, 12 April 2026 | 12:06 WIB

Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang

Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang

Sport | Minggu, 12 April 2026 | 12:05 WIB

AB6IX Umumkan Hiatus, Negosiasi Perpanjangan Kontrak Masih Berlangsung

AB6IX Umumkan Hiatus, Negosiasi Perpanjangan Kontrak Masih Berlangsung

Your Say | Minggu, 12 April 2026 | 12:01 WIB

Telegram Karya Putu Wijaya: Kabar Duka dari Dunia yang Tak Pernah Pasti

Telegram Karya Putu Wijaya: Kabar Duka dari Dunia yang Tak Pernah Pasti

Your Say | Minggu, 12 April 2026 | 12:00 WIB

Heboh! Perselingkuhan Antar Ipar Digerebek, Video Emosi Keluarga Viral

Heboh! Perselingkuhan Antar Ipar Digerebek, Video Emosi Keluarga Viral

Entertainment | Minggu, 12 April 2026 | 12:00 WIB

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:55 WIB

Perpisahan Emosional Ivy-Curry, IBL All-Star Jadi Laga Terakhirnya

Perpisahan Emosional Ivy-Curry, IBL All-Star Jadi Laga Terakhirnya

Sport | Minggu, 12 April 2026 | 11:55 WIB

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB