Skandal Sekte Terlarang: Pendeta Kontroversial Ajak Ratusan Pengikut Mati Kelaparan demi Bertemu Yesus!

Deli

Rabu, 31 Mei 2023 | 16:09 WIB
Skandal Sekte Terlarang: Pendeta Kontroversial Ajak Ratusan Pengikut Mati Kelaparan demi Bertemu Yesus!
Pasut Kontroversial

Seorang Pendeta kontroversial, Paul Mackenzie Nthenge, telah dituduh meyakinkan ratusan pengikutnya untuk mati kelaparan demi bertemu dengan Yesus. Kabar mengerikan ini telah mengguncang Kenya selama beberapa bulan terakhir.

Bukti yang ditemukan menunjukkan bahwa Nthenge berhasil meyakinkan para pengikutnya bahwa membiarkan diri mereka sendiri dan orang yang mereka cintai kelaparan, termasuk anak-anak, adalah jalan yang lebih cepat untuk mencapai surga dan berjumpa dengan penyelamat mereka, Yesus Kristus.

Setelah menutup gerejanya secara resmi, Nthenge pindah ke Malindi, dekat Shakahola, di mana dia menghabiskan sebagian besar waktunya. Dia mengajarkan teori agama yang bengkok kepada penduduk setempat yang dilanda kekeringan.

Pihak berwenang mulai menyelidiki aktivitas Nthenge setelah menerima petunjuk anonim tentang kematian dua anak yang diduga mati kelaparan di bawah bimbingan orang suci yang memproklamirkan diri. Kedua anak itu ditemukan terkubur dalam kuburan dangkal di tanah milik Nthenge di hutan Shakahola. Namun, ini hanyalah permukaan dari masalah yang lebih besar.

Selama penyelidikan, polisi menemukan beberapa kuburan massal di daerah tersebut yang berisi jenazah pengikut naif pendeta tersebut. Totalnya, 241 mayat kurus kering berhasil ditemukan di tanah Nthenge.

Pada awal penyelidikan, Nthenge tidak gentar dan menyatakan bahwa dia memiliki kekuatan kenabian dan telah melihat penampakan Yesus. Dengan klaim yang tidak masuk akal ini, dia berhasil meyakinkan para pengikut mudah tertipu untuk mengorbankan nyawa mereka dengan mati kelaparan, menganggapnya sebagai jalan pintas menuju surga dan bertemu Yesus.

Baru-baru ini, pihak berwenang Kenya mengungkapkan penemuan mengerikan lainnya ketika menggali mayat dari kuburan massal di Shakahola. Selain tubuh-tubuh yang kurus kering, beberapa korban juga menderita trauma massal di kepala atau leher.

Lebih lanjut terungkap bahwa beberapa korban mengalami kehilangan organ, mengindikasikan praktik perdagangan organ manusia yang dilakukan oleh Mackenzie Nthenge dan kroninya.

Menteri Dalam Negeri Kenya, Prof. Kithure Kindiki, mengungkapkan bahwa Nthenge diduga menggunakan geng bersenjata untuk membunuh anggota paroki yang tidak mau mati kelaparan atau mencoba berbuka puasa. Mereka menggunakan senjata tumpul dan kabel pencekik untuk melancarkan pembunuhan yang mengerikan ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pendeta Lepas Ratusan Jemaah Calon Haji Asal Papua

Pendeta Lepas Ratusan Jemaah Calon Haji Asal Papua

Sulsel | Senin, 29 Mei 2023 | 13:55 WIB

20 Kata-kata Selamat Hari Kenaikan Isa Almasih, Menyentuh dan Penuh Doa

20 Kata-kata Selamat Hari Kenaikan Isa Almasih, Menyentuh dan Penuh Doa

News | Kamis, 18 Mei 2023 | 06:20 WIB

30 Ucapan Kenaikan Yesus Kristus 2023, Semoga Kasih Tuhan Selalu Menyertai Kita

30 Ucapan Kenaikan Yesus Kristus 2023, Semoga Kasih Tuhan Selalu Menyertai Kita

News | Kamis, 18 Mei 2023 | 07:00 WIB

Terkini

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

×