Belum Juga Dapat Parpol, Kaesang Sudah Ditolak Gibran Nyalon di Solo, Apa Mau Masuk PSI Aja?

Deli | Suara.com

Minggu, 04 Juni 2023 | 18:31 WIB
Belum Juga Dapat Parpol, Kaesang Sudah Ditolak Gibran Nyalon di Solo, Apa Mau Masuk PSI Aja?
Kaesang (Instagram)

Kaesang Pangarep, anak terakhir dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), baru-baru ini menjadi pusat perhatian. Alasannya adalah ia dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk berkarir dalam bidang politik. Maka timbullah pertanyaan, di mana ia akan memulai karir politiknya? Publik pun mulai berspekulasi.

Faktanya, ide Kaesang untuk berkarir dalam politik tidaklah mengejutkan. Sebab, ia dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan. Selain itu, ia berasal dari keluarga yang juga berkecimpung dalam bidang politik, dari ayahnya, kakaknya, hingga iparnya.

Peluang Kaesang untuk memasuki arena politik mendapat dukungan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang bahkan telah membuat baliho untuknya. Partai ini melihat Kaesang memiliki kepribadian yang karismatik dan populer di kalangan generasi muda. Mereka berharap popularitas tersebut dapat membantu memperkuat basis pemilih partai.

PSI juga sempat mendukung Kaesang untuk maju sebagai calon Wali Kota Depok. Namun, ide ini mendapat penolakan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), di mana Wakil Ketua Majelis Syura, Hidayat Nur Wahid, menyebutkan bahwa Kaesang tidak berasal dari Depok dan belum memiliki rekam jejak sebagai pemimpin daerah.

Namun, Hidayat menyarankan Kaesang untuk maju sebagai calon kepala daerah di Solo, kampung halamannya. Penolakan PKS juga didukung oleh Wali Kota Solo, yang juga merupakan kakak dari Kaesang, Gibran Rakabuming Raka.

Gibran berkata, "Saya setuju dengan PKS, sebaiknya Kaesang tidak maju di Depok maupun Solo. Memang lebih masuk akal jika Kaesang tidak maju di Depok, kecuali jika ia telah tinggal di Depok sejak kecil dan bersekolah di sana."

Tanggapan Kaesang

Kaesang memberikan tanggapan terhadap baliho yang dipasang oleh PSI. Ia mengaku belum menentukan daerah pencalonannya karena belum bergabung dengan partai politik. Meski demikian, ia mengklaim sudah memiliki dua daerah di Jawa Tengah, Sleman dan Solo, sebagai pertimbangan.

"Saya belum tahu apakah akan bergabung dengan PDIP, itu tergantung pada partai mana yang ingin bekerja sama dengan saya. Saya juga sedang mempertimbangkan untuk maju di Solo atau Sleman," kata Kaesang di Solo, Minggu (4/6/2023).

Meskipun ia telah memiliki keinginan untuk berpolitik, Kaesang mengungkapkan bahwa ia belum berdiskusi dengan ayahnya, Presiden Jokowi. Di sisi lain, adik dari Gibran Rakabuming Raka ini menegaskan akan menyiapkan strategi kampanye secara maksimal untuk memasuki dunia politik.

Sementara itu, istri Kaesang, Erina Gudono, menyatakan akan mendukung langkah suaminya untuk memasuki dunia politik. Ia juga memberikan kebebasan kepada Kaesang untuk menentukan daerah pencalonannya, menurutnya baik Solo atau Sleman sama-sama baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menerka Kaesang Maju Politik: PSI Pasang Baliho, Gibran Tolak Nyalon di Solo

Menerka Kaesang Maju Politik: PSI Pasang Baliho, Gibran Tolak Nyalon di Solo

Kotak Suara | Minggu, 04 Juni 2023 | 18:22 WIB

Disinggung Hasto Kristiyanto, Seperti Apa Perubahan Mendadak di Sistem Pemilu 2009?

Disinggung Hasto Kristiyanto, Seperti Apa Perubahan Mendadak di Sistem Pemilu 2009?

Kotak Suara | Minggu, 04 Juni 2023 | 17:20 WIB

Profil Hakim Anwar Usman, Buka Suara soal Penolakan Sistem Pemilu

Profil Hakim Anwar Usman, Buka Suara soal Penolakan Sistem Pemilu

News | Minggu, 04 Juni 2023 | 16:54 WIB

Jokowi Siap Cawe-cawe di Pemilu 2024, Hasto PDIP: Harus Kita Sambut Sebagai Energi Positif

Jokowi Siap Cawe-cawe di Pemilu 2024, Hasto PDIP: Harus Kita Sambut Sebagai Energi Positif

News | Minggu, 04 Juni 2023 | 16:39 WIB

Klaim KIB Belum Bubar Meski PPP dan PAN Merapat ke Ganjar, Golkar: Zulhas Komunikasi ke Airlangga Saat ke Markas PDIP

Klaim KIB Belum Bubar Meski PPP dan PAN Merapat ke Ganjar, Golkar: Zulhas Komunikasi ke Airlangga Saat ke Markas PDIP

Kotak Suara | Minggu, 04 Juni 2023 | 15:20 WIB

Terkini

Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis

Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis

Banten | Kamis, 30 April 2026 | 22:56 WIB

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 22:48 WIB

Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026

Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026

Banten | Kamis, 30 April 2026 | 22:45 WIB

Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak

Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak

Jabar | Kamis, 30 April 2026 | 22:41 WIB

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Jabar | Kamis, 30 April 2026 | 22:32 WIB

Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan

Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan

Bogor | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Bongkar Tambang Emas Liar di Bukit Pongkor, Polda Jabar Tetapkan 4 Tersangka Warga Bogor

Bongkar Tambang Emas Liar di Bukit Pongkor, Polda Jabar Tetapkan 4 Tersangka Warga Bogor

Bogor | Kamis, 30 April 2026 | 22:17 WIB