Soal Proposal Perdamaian Prabowo, Dokter Tifa Sindir Menohok Jokowi: Tak Paham Bahasa Inggris

Deli | Suara.com

Jum'at, 09 Juni 2023 | 13:05 WIB
Soal Proposal Perdamaian Prabowo, Dokter Tifa Sindir Menohok Jokowi: Tak Paham Bahasa Inggris
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyambut Presiden Jokowi di Malaysia, Rabu (7/6/2023). ([Dokumentasi/Partai Gerindra])

Dokter Tifa memuji proposal perdamaian Ukraina dan Rusia yang sempat diajukan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Meski proposal itu ditolak Ukraina, tetapi Dokter Tifa menilai bahwa usulan yang diajukan oleh Prabowo itu sudah bagus dan realistis sesuai situasi.

Dalam cuitannya di Twitter, Dokter Tifa turut menganalisis proposal perdamaian itu. Salah satu yang disoroti adalah penggunaan bahasa Inggris oleh Prabowo, di mana menurutnya "very high level English".

Dokter Tifa juga menyoroti sejumlah reaksi terkait proposal perdamaian itu. Seperti respons sejumlah pejabat hingga anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Bahkan, ia juga menyoroti reaksi Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"Adapun pendapat dari para pejabat terkait termasuk Anggota DPR (tentang proposal perdamaian Prabowo) bermacam ragam. Ada yang setuju, ada yang menolak, ada yang marah-marah," tulis Dokter Tifa di Twitter pada Jumat (9/6/2023).

Dokter Tifa menyindir respons Presiden Jokowi yang dinilai tidak memberikan pendapat apapun mengenai proposal perdamaian dari menterinya itu. Menurutnya, hal itu disebabkan karena Presiden Jokowi memiliki keterbatasan pemahaman dalam Bahasa Inggris.

"Khusus untuk pendapat Presiden, saya rasa mungkin karena keterbatasan pemahaman Bahasa Inggris, jadi beliau tidak punya pendapat apapun, selain menyatakan bahwa proposal Prabowo ini berasal dari pribadi Prabowo sendiri, bukan mewakili sikap pemerintah," sindir Dokter Tifa.

Tak sampai di situ, Dokter Tifa secara menohok juga mengajak masyarakat untuk memilih capres 2024 yang cerdas dan fasis berbicara bahasa Inggris, seperti Prabowo.

Dokter Tifa juga menilai seharusnya Presiden Jokowi menggunakan penerjemah, alih-alih memaksakan diri berbicara dengan bahasa Inggris. Apalagi pendamping penerjemah juga dinilai lebih elegan, mengingat pernah dilakukan Presiden Soeharto selama 32 tahun.

"Catatan penting saya: The Next Presiden 2024, siapapun dia, selain harus sangat cerdas, harus orang yang sangat bagus dan fasih berbahasa Inggris, dan sangat memahami bahasa Inggris tingkat tinggi seperti yang dipresentasikan oleh Pak Prabowo," tulisnya.

"Atau, kalau tidak mampu berbahasa Inggris, sadari saja, tahu diri. Jangan sok tahu dan memaksakan diri. Pakai saja pendamping penerjemah, lebih elegan seperti yang 32 tahun dilakukan oleh Presiden Soeharto," tandas Dokter Tifa.

Cuitan Dokter Tifa yang menyindir Presiden Jokowi pun langsung dibanjiri beragam komentar dari warganet.

"Pak Harto bisa berbahasa Inggris, Belanda, Jepang dan Indonesia. Dan beliau sangat fasih berbahasa Jawa," komentar warganet.

"Karena keterbatasan kepala negara tidak mau mengakuinya," sindir warganet.

"Saya sih bermimpi KPU nyelenggarain debat capres nanti pakai panelis dari luar negeri hingga kami rakyat paham calon pemimpin nantinya selain fasih bahasa Inggris juga nguasai masalah-masalah global," saran warganet.

"Opini yang bagus sekali Dokter, yang mana dokter sendiri bukan ahli strategi militer, apa lagi pengamat militer, di mana analisis diambil lagi dari hasil opini orang lain yang tidak dijelaskan secara detail siapa pengamat militer tersebut. Beda anda dengan Presiden apa dong?" tanya warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Puji Proposal Perdamaian Prabowo, Dokter Tifa Semprot Ukraina: Mereka Lagi Menikmati Perang

Puji Proposal Perdamaian Prabowo, Dokter Tifa Semprot Ukraina: Mereka Lagi Menikmati Perang

| Jum'at, 09 Juni 2023 | 13:01 WIB

Dokter Tifa Analisis Proposal Perdamaian Prabowo: Very High Level, Susah Dipahami Orang Awan

Dokter Tifa Analisis Proposal Perdamaian Prabowo: Very High Level, Susah Dipahami Orang Awan

| Jum'at, 09 Juni 2023 | 12:57 WIB

Denny Indrayana Serukan Jokowi Lengser, Boni Hargens: Provokasi Macam Ini Sangat Berbahaya!

Denny Indrayana Serukan Jokowi Lengser, Boni Hargens: Provokasi Macam Ini Sangat Berbahaya!

News | Jum'at, 09 Juni 2023 | 11:38 WIB

Ada Prabowo, Menteri Jokowi Tertawa Lepas Bahas Koalisi Permanen di Malaysia

Ada Prabowo, Menteri Jokowi Tertawa Lepas Bahas Koalisi Permanen di Malaysia

| Jum'at, 09 Juni 2023 | 11:20 WIB

Tiga Capres Masih Galau Memilih, Seberapa Penting Posisi Cawapres?

Tiga Capres Masih Galau Memilih, Seberapa Penting Posisi Cawapres?

News | Jum'at, 09 Juni 2023 | 11:19 WIB

Menu Kepiting Asap di Restoran Ini Mulanya Hanya Iseng, Sekarang Jadi Hidangan Favorit Presiden Joko Widodo

Menu Kepiting Asap di Restoran Ini Mulanya Hanya Iseng, Sekarang Jadi Hidangan Favorit Presiden Joko Widodo

Lifestyle | Jum'at, 09 Juni 2023 | 11:45 WIB

Terkini

Kemenkes Turun Tangan Selidiki Kasus Kematian Dokter Internship di RSUD Pagelaran Cianjur

Kemenkes Turun Tangan Selidiki Kasus Kematian Dokter Internship di RSUD Pagelaran Cianjur

Bogor | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:47 WIB

7 Fakta Kelam Kasus Rudapaksa Karawang: Saat Rasa Percaya Berujung Trauma Mendalam

7 Fakta Kelam Kasus Rudapaksa Karawang: Saat Rasa Percaya Berujung Trauma Mendalam

Jabar | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41 WIB

Identitas Terbongkar, Pelaku Pembunuhan Sadis di Bali Ternyata WN Brasil Berjaket Ojol

Identitas Terbongkar, Pelaku Pembunuhan Sadis di Bali Ternyata WN Brasil Berjaket Ojol

Bali | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:31 WIB

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

12 Rumah di Kampung Pasekon Cianjur Hangus Terbakar, 18 KK Kehilangan Tempat Tinggal

12 Rumah di Kampung Pasekon Cianjur Hangus Terbakar, 18 KK Kehilangan Tempat Tinggal

Bogor | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:22 WIB

Waspada Puncak Arus Balik Malam Ini! 27 Ribu Kendaraan Siap Padati Bakauheni

Waspada Puncak Arus Balik Malam Ini! 27 Ribu Kendaraan Siap Padati Bakauheni

Banten | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17 WIB

Dari Keterbatasan Jadi Inspirasi, Banyuanyar Sukses Bangun Desa Masa Depan Berkat BRI

Dari Keterbatasan Jadi Inspirasi, Banyuanyar Sukses Bangun Desa Masa Depan Berkat BRI

Kaltim | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:11 WIB

Didorong BRI, Banyuanyar Kembangkan Desa Pintar Ramah Lingkungan

Didorong BRI, Banyuanyar Kembangkan Desa Pintar Ramah Lingkungan

Sumsel | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:09 WIB

WFH ASN Hemat BBM Setiap Hari Apa? Begini Aturan Resminya

WFH ASN Hemat BBM Setiap Hari Apa? Begini Aturan Resminya

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:08 WIB

UMKM Jadi Motor, Banyuanyar Bangun Ekosistem Desa Berbasis Komunitas

UMKM Jadi Motor, Banyuanyar Bangun Ekosistem Desa Berbasis Komunitas

Bogor | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:07 WIB