Tagih Surat Tugas, Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Marahi Anggota Polisi yang Mengamankan Aksi Demo

Deli | Suara.com

Jum'at, 16 Juni 2023 | 18:12 WIB
Tagih Surat Tugas, Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Marahi Anggota Polisi yang Mengamankan Aksi Demo
Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang bentang anggota polisi. ([Tangkapan layar video Instagram Ndorobeli Official])

Kasus dugaan ajaran sesat pondok pesantren (ponpes) Al-Zaytun mengakibatkan gelombang demonstrasi oleh Forum Indramayu Menggunggat (FIM) pada Kamis (15/6/2023). Bukannya menanggapi tuntutan yang dilayangkan FIM, pimpinan ponpes Al-Zaytun malah terlihat cekcok dengan polisi.

Melalui video yang diunggah oleh akun instagram @majeliskopi08 menampilkan sosok pimpinan Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang memarahi seorang diduga anggota polisi yang ikut mengamankan aksi demonstrasi pada hari itu. Bahkan ia juga menuduh si polisi telah melakukan tindakan infiltrasi (penyusupan). 

Pimpinan ponpes Al-Zaytun itu juga menanyakan apakah anggota polisi tersebut memiliki surat penugasan resmi. Panji dengan lantang mengusir lelaki itu dan meminta untuk ditindak lanjuti oleh pimpinan polisi berseragam di sampingnya. 

"Kalo ndak ada pulang! Polisi tangani! Ini yang bikin macem-macem" imbuhnya.

Nampak anggota polisi tersebut menjawab bahwa ia tidak melakukan tindakan penyusupan dan mengaku ditugaskan untuk mengamankan aksi demonstrasi.

"Tidak pak, saya justru mengamankan" jawab lelaki itu.

Tidak hanya itu, Panji Gumilang juga sempat menyebut polisi tersebut melakukan tindakan penyusupan karena telah memasuki area pesantren.

"Jangan bergerak kemana-mana, jangan macam-macam, infiltrasi ini jangan maen-maen. Kamu anggap pesantren macam-macam gitu," tegas Panji.

"Punya hak juga untuk hidup pesantren ini, jangan kamu masuk sembarangan. Apalagi kamu bukan wilayah indramayu" imbuhnya.

Video ini lantas menarik banyak warganet yang terlihat heran dengan pimpinan polisi yang diam saja melihat hal tersebut.

"Seniornya kok diam aja, tidak ada pembelaan.. nggak layak anda disebut polisi pak" tulis akun bernama @subiantoheru.

Meski begitu, belum ada keterangan lebih lanjut terkait sosok anggota polisi yang terlibat adu mulut dalam video tersebut apakah merupakan anggota polisi resmi atau bukan. Melihat tidak adanya surat penugasan resmi yang polisi itu tunjukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh Ponpes Al Zaytun Didemo Ribuan Warga, Panji Gumilang Bentak Dan Usir Polisi Gegara Surat Tugas

Heboh Ponpes Al Zaytun Didemo Ribuan Warga, Panji Gumilang Bentak Dan Usir Polisi Gegara Surat Tugas

| Jum'at, 16 Juni 2023 | 13:54 WIB

Biaya Sekolah di Ponpes Al Zaytun Pakai Mata Uang Dolar AS, Capai Puluhan Juta

Biaya Sekolah di Ponpes Al Zaytun Pakai Mata Uang Dolar AS, Capai Puluhan Juta

Bisnis | Jum'at, 16 Juni 2023 | 08:47 WIB

Heboh Halalkan Zina dan Sesat, Forum Indramayu Menggugat Minta Ponpes Al Zaytun Ditutup

Heboh Halalkan Zina dan Sesat, Forum Indramayu Menggugat Minta Ponpes Al Zaytun Ditutup

Jabar | Kamis, 15 Juni 2023 | 21:32 WIB

Terkini

Kejar Target Rp150 Triliun, Pemprov Banten 'Obral' Potensi Investasi di Lebak dan Pandeglang

Kejar Target Rp150 Triliun, Pemprov Banten 'Obral' Potensi Investasi di Lebak dan Pandeglang

Banten | Rabu, 29 April 2026 | 23:27 WIB

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman

Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 23:03 WIB

7 Sepatu Lari Lokal yang Paling Banyak Dipakai di CFD Jakarta, Nomor 3 Lagi Naik Daun

7 Sepatu Lari Lokal yang Paling Banyak Dipakai di CFD Jakarta, Nomor 3 Lagi Naik Daun

Jakarta | Rabu, 29 April 2026 | 22:51 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Korupsi Jalan Mempawah Kian Memanas, KPK Panggil Kadis PUPR dan 5 ASN Sekaligus

Kasus Korupsi Jalan Mempawah Kian Memanas, KPK Panggil Kadis PUPR dan 5 ASN Sekaligus

Kalbar | Rabu, 29 April 2026 | 22:28 WIB

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 22:21 WIB

7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa

7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa

Jakarta | Rabu, 29 April 2026 | 22:17 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB