Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-62, NasDem Sindir Jokowi Soal "Politik Kedewasaan"

Deli Suara.Com
Rabu, 21 Juni 2023 | 17:39 WIB
Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-62, NasDem Sindir Jokowi Soal "Politik Kedewasaan"
Partai NasDem mengunggah foto kebersamaan Surya Paloh dengan Jokowi. (Instagram @/official_nasdem)

Partai NasDem mengucapkan selamat ulang tahun ke-62 untuk Presiden Joko Widodo yang jatuh pada Rabu (21/6/2023). Ucapan itu disampaikan sembari mengunggah foto Jokowi bersama Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Foto tersebut diunggah melalui akun Instagram resmi @official_nasdem.

Foto itu memperlihatkan Jokowi dan Surya Paloh sama-sama mengenakan kemeja putih. Terlihat Paloh merangkul bahu Jokowi.

Lalu, Jokowi dan Surya Paloh juga berpose sembari menggenggam tangan.

"Selamat Ulang Tahun Presiden RI, Bapak. Ir. H. Joko Widodo," ucap NasDem melalui akun Instagram.

Dalam kesempatan yang sama, NasDem juga mendoakan yang terbaik untuk Jokowi.

"Semoga diberikan kesehatan, panjang umur, dan keberkahan selalu. Aamiin," doanya.

Sahabat NasDem

Sementara itu, Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya mengatakan Presiden Jokowi adalah sahabat NasDem dan kawan dari Ketua Umum NasDem Surya Paloh.

Baca Juga: Petani di Blitar Semakin Mandiri dengan Sistem Pertanian Terpadu

Hal ini disampaikan Willy menanggapi unggahan akun Instagaran Partai NasDem yang mengucapkan selamat ulang tahun ke-62 kepada Jokowi. Willy menjelaskan lebih lanjut terkait ucapan tersebut.

"Keterangannya ya itu, ucapan dan doa untuk beliau Bapak Presiden yang berulang tahun ke-62 di hari ini. Presiden Jokowi adalah sahabat NasDem dan kawan Pak Surya sedari awal! Presiden Jokowi adalah presiden republik Indonesia, seorang kepala negara, seorang pemimpin nasional, pemimpin kita semua," tegas Willy dala keterangannya kepada wartawan, Rabu.

Willy memandang perbedaan merupakan hal biasa, tetapi bukan berarti perbedaan itu menjadikan diri sebagai pribadi tidak dewasa.

"Bisa saja kita berbeda dalam beberapa soal namun itu tidak membuat kita jadi manusia yang tidak dewasa. Politik harus diisi oleh kedewasaan dan manusia-manusia dewasa. Kalau para politisinya childish, bahaya," ujar Willy.

"Alih-alih rasional, politik kita jadi emosional. Kalau politik sudah emosional maka bukan kebaikan bersama yang lahir nanti tapi keburukan demi keburukan yang akan terjadi," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI