Sebelum perayaan Idul Adha, ada ibadah puasa Tarwiyah yang dikerjakan pada 8 Dzulhijah. Bagaimana niat puasa Tarwiyah?
Sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah sangat istimewa. Abnu Abbas r.a meriwayatkan Rasulullah SAW pernah bersabda yang artinya:
"Tidak ada perbuatan yang lebih disukai oleh Allah, daripada perbuatan baik yang dilakukan pada sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Para sahabat bertanya : 'Ya Rasulullah, walaupun jihad di jalan Allah? Sabda Rasulullah, 'Walau jihad pada jalan Allah kecuali seorang lelaki yang keluar dengan dirinya dan harta bendanya, kemudian kembali tanpa membawa apa-apa." (HR Bukhari).
Puasa Tarwiyah dianjurkan agar umat Islam turut merasakan nikmat yang dialami para jamaah haji yang menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Jadwal Puasa Tarwiyah 2023
Tahun ini, pemerintah telah menetapkan peringatan Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriyah jatuh pada Kamis, 29 Juni 2023. Di sisi lain, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, berdasarkan keterangan resminya, menetapkan Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriyah jatuh pada Rabu, 28 Juni 2023.
Berdasarkan keputusan tersebut, maka jadwal pelaksanaan puasa Tarwiyah 2023 sebagai berikut.
Puasa Tarwiyah Menurut Pemerintah
Jadwal puasa tarwiyah pada Selasa, 27 Juni 2023
Puasa Tarwiyah Menurut Muhammadiyah
Jadwal puasa tarwiyah pada Senin, 26 Juni 2023
Niat Puasa Tarwiyah
Niat puasa Tarwiyah bisa dibaca pada malam hari sebelum tidur, yakni sebagai berikut:
Nawaitu shauma ghadin 'an adaai sunnati yaumit Tarwiyyati lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat puasa sunnah Tarwiyah besok hari karena Allah."
Menurut Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jaza'iri dalam Kitabnya yang berjudul Minhajul Muslim, niat puasa Tarwiyah tidak harus dibaca saat malam hari sebelum waktu berpuasa lantaran termasuk dalam puasa sunnah. Niat juga dapat dibaca keesokan harinya selepas salat Subuh, yakni sebagai berikut:
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta'ala."
Keutamaan Puasa Tarwiyah
Islam sangat menganjurkan umat Muslim untuk menunaikan ibadah sunah puasa Tarwiyah. Keutamaan puasa Tarwiyah dapat menghapus dosa yang pernah diperbuat selama satu tahun.
Selain itu, puasa sunnah yang menjadi amal ibadah di awal bulan Dzulhijah, sejatinya adalah perbuatan baik yang sangat disukai Allah SWT. Hal ini seperti dijelaskan dalam HR Bukhari yang artinya:
"Tidak ada perbuatan yang lebih disukai oleh Allah daripada perbuatan baik yang dilakukan pada sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijah. Para sahabat bertanya: Ya Rasulullah, walaupun jihad di jalan Allah? Sabda Rasulullah: Walau jihad pada jalan Allah kecuali seorang lelaki yang keluar dengan dirinya dan harta bendanya, kemudian kembali tanpa membawa apa-apa."
Puasa Tarwiyah sangat baik untuk dikerjakan, khususnya bagi muslim yang tidak atau belum bisa menunaikan ibadah haji. Tujuannya tak lain agar umat muslim bisa merasakan nikmat para jamaah haji di Tanah Suci.