Pemilihan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 tampaknya tidak berjalan mulus dan menimbulkan kontroversi di antara negara-negara lain.
Sebelumnya, media Malaysia telah mengkritik Indonesia dengan menuduh bahwa negara ini menggunakan uang untuk meraih hak sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17, bahkan menjulukinya sebagai "The Real Anak FIFA".
Kini, media Vietnam ikut mengekspresikan ketidaksetujuannya.
Media Vietnam, Tuoi Tre, Minggu (25/6/2023), menulis bahwa penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 oleh FIFA sebagai kompensasi setelah pembatalan mendadak Piala Dunia U-20 2023 yang sebelumnya ditugaskan kepada Indonesia.
"Keputusan FIFA dianggap sebagai langkah kompensasi bagi Indonesia. Pasalnya mereka sebelumnya terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, tapi hanya beberapa pekan sebelum turnamen berlangsung, hak tuan rumahnya dicabut," tulis Tuoi Tre.
Hal ini menimbulkan debat, mengingat Timnas Indonesia U-17 yang secara otomatis akan berpartisipasi dalam kompetisi ini sebagai tuan rumah, meski sebelumnya gagal lolos dari kualifikasi Piala Asia U-17 2023.
Indonesia diumumkan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 melalui akun Twitter resmi FIFA.
Turnamen internasional ini dijadwalkan akan berlangsung dari 10 November 2023 hingga 2 Desember 2023.
Sebelumnya, Piala Dunia U-17 direncanakan untuk diadakan di Peru. Namun, Federasi Sepak Bola Peru pada 3 April 2023 mengumumkan bahwa mereka mengundurkan diri sebagai tuan rumah.
Baca Juga: Tayang Sore Ini, Syahnaz Sadiqah Basah-basahan di Program Hole In The Wall
Akhirnya, FIFA memilih Indonesia untuk menggantikan Peru sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17. Ini merupakan kesempatan berharga bagi Indonesia untuk membuktikan bahwa mereka mampu dan pantas menjadi tuan rumah ajang internasional seperti Piala Dunia U-17.