Kemudian, pada tahun 2005, ia mendapat undangan khusus untuk melanjutkan pendidikan di Kuliyya Dakwah Islamiyah Libya. Hal itu dilakukannya dengan pengorbanan, yakni harus meninggalkan program FDI dengan IPK 3,98.
Selain pendidikan formal, Ustaz Adi Hidayat juga melakukan talaqqi pada masyayikh bersanad, baik di Libya maupun negara lain yang pernah ia kunjungi.
Pada tahun 2009, Ustaz Adi Hidayat diangkat menjadi aminul khutaba, Ketua Dewan Khatib Jami Dakwah Islamiyyah Tripoli yang memiliki wewenang menentukan para khatib dan pengisi di Masjid Dakwah Islamiyyah.
Pada awal tahun 2011, Ustaz Adi Hidayat kembali ke Indonesia dan mengelola Pondok Pesantren Al-Quran Al-Hikmah Lebak Bulus. Dua tahun kemudian, ia pindah ke Bekasi dan mendirikan Quantum Akhyar Institute, sebuah yayasan yang bergerak dalam studi Islam dan pengembangan dakwah.
Akhirnya pada tahun 2016, Ustaz Adi Hidayat mendirikan Akhyar TV sebagai media utama dakwahnya.