Bobot Turun Drastis Gegara Kecelakaan Kabel Optik, Dokter Ingin Naikkan Berat Badan Sultan

Deli Suara.Com
Minggu, 06 Agustus 2023 | 19:51 WIB
Bobot Turun Drastis Gegara Kecelakaan Kabel Optik, Dokter Ingin Naikkan Berat Badan Sultan
Sultan Rifat korban jeratan kabel optik. (Instagram/ fisip_ub)
Sultan Rif'at Alfatih korban terjerat kabel serat optik dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Saat ini, Sultan tengah menjalani diet untuk menaikkan berat badannya yang anjlok karena kecelakaan tersebut.
 
"Alhamdulillah, diet yang diberikan bisa di toleransi dengan baik, ahli gizi yang merencanakan tahapan kenaikan berat badannya," kata Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri Kramat Jati Brigjen Pol dr Hariyanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Dia menyatakan, pihaknya menjalankan proses sebaik mungkin. "Tidak bisa kita berikan makan sebanyak-banyaknya (terus besok pagi naik), ada ilmunya, bertahap, pakai proses sebaik mungkin," katanya.

Selain upaya menaikkan berat badan Sultan, tim dokter juga memberikan perawatan lebih seperti alat bantuan pernafasan.
 
"Perawatan terhadap alat bantuan nafas, selang bantuan makan juga, fisioterapi untuk kurangi risiko masuknya air ludah ke paru," katanya.
 
Namun, Hariyanto belum bisa menjelaskan secara rinci terkait proses penyembuhan cidera yang ada di leher Sultan. "Sangat teknis, nanti tim ahli yang menentukan," katanya.
 
Hariyanto menegaskan, pihaknya akan memfasilitasi proses pengobatan Sultan dengan bersinergi bersama pihak terkait.
 
"Saya sebagai kepala rumah sakit akan memfasilitasi yang apa mereka butuhkan, nanti akan bersinergi," katanya.
Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, merawat secara intensif korban kecelakaan kabel serat optik, Sultan Rif'at Alfatih (20).
 
Sultan dirawat ke RS Polri guna memulihkan kondisi fisiknya secara umum, khususnya pada berat badan. Tim dokter yang menangani Sultan merupakan gabungan tim dokter spesialis.
 
"Untuk tim dokter, kami melibatkan serta berkolaborasi dengan tim dokter yang merawat Sultan sebelumnya yakni dari RS Fatmawati dan RSCM," ujarnya.
 
Tim dokter spesialis yang dilibatkan, yakni dokter spesialis penyakit dalam, telinga hidung tenggorokan (THT), spesialis bedah, bedah digestif (pencernaan), anastesi dan spesialis gizi. (Sumber: Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI