Pegiat media sosial Jhon Sitorus tampak menyerang bakal calon presiden atau capres 2024 dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Ini setelah Prabowo resmi mendapatkan dukungan dari Partai Golkar, PAN dan PKB untuk bertarung di Pilpres 2024.
Jhon Sitorus tampak menyoroti salah satu momen saat Prabowo membanting naskah Partai Golkar. Hal itu terjadi saat Menteri Pertahanan itu menyambut Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Lewat akun Twitternya @Miduk17, Jhon Sitorus membagikan potongan video detik-detik Prabowo membanting naskah Golkar. Menurutnya, aksi itu menunjukkan sifat asli Prabowo yang tidak bisa ditutupi.
"Prabowo tetaplah Prabowo, sifat asli tak bisa ditutupi. Naskah dari Golkar dibanting dan dilempar begitu saja. Kasihan Golkar," sindir Jhon Sitorus pada Minggu (13/8/2023).
Sindiran Jhon Sitorus yang dialamatkan ke Prabowo itu sontak mendapatkan beragam atensi warganet. Terbukti hingga berita ini dipublikasikan, cuitannya itu telah dibaca hingga 105 ribu kali.
Warganet juga membanjiri kolom komentar dengan beragam pendapat. Tak sedikit warganet yang justru membela Prabowo dan balas menyerang Jhon Sitorus atas tudingannya tersebut. Namun ada juga yang setuju dengan pendapat Jhon Sitorus dan menyindir Prabowo.
"Tolong videonya jangan dipotong-potong dan itu bukan naskah. Mulai deh dirimu sebar statement yang giring opini jelek. Setelahnya terima surat dari PAN lalu gandengan tangan sepakat bersatu. Sirik aja lu jadi orang eh sirik aja lu jadi buzzer," kritik warganet.
"Apa isinya pembagian pendanaan Pemilu? Sehingga kok sewot banget," tanya warganet.
"Karena Prabowo gak njawani blas, makanya gak ada alus-alusnya. Harus diingatkan sama orang-orang terdekatnya, 'Izin pak, kalau naruh apa-apa agak alusan dikit pak, kesorot kamera kurang bagus, jadinya kayak brakbruk gitu'. Tapi ada yang berani ngingetin gak ya?" tanya yang lain.
Baca Juga: Balas Hujatan Netizen, Kiky Saputri Unggah Video Latihan saat Cover Dance BLACKPINK
"Golkar dan PAN dukung Prabowo, eh kok malah si John Miduk yang sempoyongan," sindir warganet.
"Tidak ada yang mengejutkan. 2014 dan 2019 kedua partai mendukung. Setelah pemilu baru merapat, biasa saja. Rakyat punya pilihan untuk menentukan siapa yang layak memimpin di 2024," nilai warganet.
"Dukungan elit parpol tidaklah berbanding lurus dengan dukungan rakyat yang punya hak suara pemilu. Mau semua parpol dukung Prabowo, kalau padhe Jokowi dukung mas Ganjar, saya masih yakin mas Ganjar yang akan jadi presiden berikutnya," tambah yang lain.