Waspada! Climate Change Bikin Indonesia Alami Kerugian Ekonomi hingga Rp 1 Triliun

Deli

Sabtu, 19 Agustus 2023 | 04:44 WIB
Waspada! Climate Change Bikin Indonesia Alami Kerugian Ekonomi hingga Rp 1 Triliun
Ilustrasi Dampak Perubahan Iklim. (Freepik.com/vhotomax)

Climate Change atau perubahan iklim harusnya menjadi isu yang perlu diperhatikan baik bagi masyarakat maupun pemerintah. Pasalnya, perubahan iklim ini berdampak pada kerugian negara.

Menurut data World Meteorogical Organization (WMO), pada tahun 2022 beberapa negara tercatat mengalami kerugian tinggi akibat perubahan iklim ini. Indonesia mengalami kerugian mencapai lebih dari 74 USD atau sekitar Rp 1,13 triliun. Angka ini bahkan melebihi dua negara lainnya yaitu Australia sekitar Rp 12 miliar, dan Filipina Rp 621 miliar.

Lantas apa penyebab utama kerugian dalam sektor ekonomi yang mencapai triliunan tersebut?

Fenomena La Nina setidaknya menjadi pemicu akan kerugian ekonomi beberapa negara tersebut. La Nina menyebabkan Suhu Muka Laut (SML) di bagian Samudera Pasifik mengalami pendinginan di bawah kondisi normalnya. 

Akibatnya, potensi pertumbuhan awan di Samudera Pasifik Tengah mengalami penurunan. Sebagian besar daerah seperti Kiribati dan Tuvalu mengalami kekeringan. 

Namun di sisi ekstrim, meningkatkan curah hujan di wilayah Australia dan Indonesia sehingga menderita kerugian ekonomi parah akibat banjir.

Menurut Database Bencana Internasional, setidaknya ada 35 peristiwa bencana alam yang dilaporkan pada tahun 2022, dan 70 persen di antaranya merupakan peristiwa banjir. 

Lebih dari 8 juta orang terdampak langsung akan bencana ini. Badai bahkan menjadi penyebab utama kematian di tahun 2022, terutama di Filipina dan Fiji.

Selain Fenomena La Nina, gelombang panas laut yang terjadi di beberapa wilayah juga menjadi pemicu kerugian ekonomi. Gelombang panas paling menonjol terjadi di wilayah timur Australia dan selatan Papua Nugini di Laut Solomon, dan Laut Koral, yang terjadi selama lebih dari enam bulan di tahun 2022.

baca juga

Namun memang, sebagian besar wilayah Pasifik Barat Daya telah menunjukan pemanasan muka laut (0-700 m) sejak tahun 1993. Pemanasan yang begitu kuat, melebihi 2-3 kali laju pemanasan rata-rata global, di antaranya di Laut Solomon dan di sebelah timur Pulau Solomon, Laut Arafura, Timur Filipina, di sepanjang pantai selatan Indonesia, dan di Laut Tasman.

Di Indonesia sendiri, perkiraan luasan gletser di bagian barat Papua menunjukan total luas es pada April 2022 sekitar 0,23 km2 yang semula 0,27 km2 pada Juli 2021. Dari 2016 hingga 2022, tercatat rata-rata pengurangan luas es mencapai 0,07 km2. 

Hal itu disebabkan tak lain karena pemanasan laut yang begitu tinggi di wilayah tersebut. Setidaknya pemanasan laut berkontribusi 40 persen dari kenaikan permukaan air laut. Akibatnya secara tidak langsung mengubah jalur badai dan memengaruhi ekosistem laut.

____________________________

Kontributor: Ayuni Sarah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peneliti UGM Gagas Kampanye Perubahan Iklim Berbasis Budaya Lewat Media Wayang

Peneliti UGM Gagas Kampanye Perubahan Iklim Berbasis Budaya Lewat Media Wayang

Jogja | Minggu, 13 Agustus 2023 | 18:43 WIB

Bersama Menteri Inggris, Brantas Energi Tangani Perubahan Iklim

Bersama Menteri Inggris, Brantas Energi Tangani Perubahan Iklim

Bisnis | Rabu, 09 Agustus 2023 | 21:57 WIB

Peluang Pengusaha dalam Proyek Adaptasi Perubahan Iklim

Peluang Pengusaha dalam Proyek Adaptasi Perubahan Iklim

Bisnis | Rabu, 09 Agustus 2023 | 18:35 WIB

Terkini

Pulang Tengah Malam, Adinda Ditemukan Tewas di Jalan Gelap Kertapati, Motornya Hilang

Pulang Tengah Malam, Adinda Ditemukan Tewas di Jalan Gelap Kertapati, Motornya Hilang

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Jakarta Diguyur Hujan Lagi Hari Ini, Pramono Sebut Hasil Modifikasi Cuaca

Jakarta Diguyur Hujan Lagi Hari Ini, Pramono Sebut Hasil Modifikasi Cuaca

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Kabar Baik Persija! Radovan Pankov Hampir Pulih, Shin Tae-yong Siap Turunkan Benteng Serbia

Kabar Baik Persija! Radovan Pankov Hampir Pulih, Shin Tae-yong Siap Turunkan Benteng Serbia

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:52 WIB

Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung

Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung

Kaltim | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:50 WIB

601 Kecelakaan Kapal Terjadi dalam 8 Bulan, DPR Sebut Indonesia Darurat Angkutan Laut

601 Kecelakaan Kapal Terjadi dalam 8 Bulan, DPR Sebut Indonesia Darurat Angkutan Laut

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Rayakan Kemerdekaan Lewat Modeling, Talenta Muda Tampil Percaya Diri Unjuk Gaya dan Karakter

Rayakan Kemerdekaan Lewat Modeling, Talenta Muda Tampil Percaya Diri Unjuk Gaya dan Karakter

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Plot Twist! Foto Bareng Presiden Prabowo, Marissa Anita Diingatkan Soal Widji Thukul

Plot Twist! Foto Bareng Presiden Prabowo, Marissa Anita Diingatkan Soal Widji Thukul

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Awalnya Bantu Korban Kebakaran, Dua Warga Cirebon Malah Gondol Rp47 Juta dan Emas

Awalnya Bantu Korban Kebakaran, Dua Warga Cirebon Malah Gondol Rp47 Juta dan Emas

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:47 WIB

16 Orang Diciduk! Sindikat Meterai Palsu dan Daur Ulang Bikin Negara Rugi Rp1 Triliun

16 Orang Diciduk! Sindikat Meterai Palsu dan Daur Ulang Bikin Negara Rugi Rp1 Triliun

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Fatimah Az-Zahra, Wajah Baru Aktivisme Berbasis Bukti Akademik

Fatimah Az-Zahra, Wajah Baru Aktivisme Berbasis Bukti Akademik

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45 WIB

×