Ketua Umum Partai Gerindra baru-baru ini diserang oleh tokoh NU, Islah Bahrawi karena tidak pernah memamerkan anaknya, Didit Prabowo. Bakal capres dari Koalisi Indonesia Maju itu bahkan menjadi sorotan usai balihonya bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka viral.
Awalnya, warganet dengan nama akun Twitter @AirinDatangLagi tampak mengkritik Prabowo yang dinilai tidak tahu malu karena memasang foto bersama anak Presiden Jokowi, Gibran. Ia membagikan sebuah baliho bergambar Prabowo dan Gibran dengan tajuk "Maju Bersama Lintas Generasi".
"Makin menjadi-jadi. Makin gak tau mau!" serang warganet dalam cuitannya pada Minggu (10/9/2023).
Postingan baliho Prabowo bersanding dengan Gibran itu kemudian menjadi viral dan dikomentari banyak pihak. Salah satunya Islah Bahrawi yang membagikan foto putra Prabowo sambil mempertanyakan mengapa Menteri Pertahanan itu tidak pernah memamerkan sang anak.
"Kenapa bukan anaknya sendiri yang dipamerin?" tanya Islah Bahrawi sambil membagikan foto Didit Prabowo pada Senin (11/9/2023).
Kritikan dari Islah Bahrawi itu rupanya mendapatkan perhatian dari Gibran. Mas Wali langsung memasang tameng membela anak Prabowo sambil menegur sosok Islah Bahrawi.
"Jangan gitu cara mainnya. Mas Didit ini orangnya baik dan berprestasi," ucap Gibran dalam Twitter seperti dikutip Deli pada Selasa (12/9/2023).
Aksi Gibran yang membela anak Prabowo itu langsung mendapatkan perhatian luas warganet. Benar saja, hingga berita ini dipublikasikan, cuitannya sudah dibaca 1 juta kali dan mendapatkan ratusan komentar warganet.
"Sejak Islah Bahrawi jadi buzzer, capres isi tweetnya emang sangat rendah banget. Semua dihajar seolah-olah dia Avenger dari dalam closet. Sudah diingatkan berkali-kali tapi emang sulit. Sekarang kena check mate dari mas Wali masih aja ngeyel. Ingat bro cuma copras capres aja," komentar warganet.
Baca Juga: Apa Itu Otakudesu? Ketahui Pengertian, Cara Menggunakan dan Keamanannya
"Offside nih, beri kartu kuning dulu mas Wali!" tegur warganet.
"Mas Wali itu Islah Bahrawi ini lagi cari makan, tapi caranya kasar dan tidak punya adab," kritik warganet.
"Paling gak suka kalau sudah nyerang personal keluarga gini, seperti tidak ada hal lain saja," tambah yang lain.
"Saya bangga dengan Mas Gibran insyaallah akan jadi pemimpin masa depan. Matur nuwun," puji warganet.
"Ya kalau berprestasi harusnya sangat layak untuk ditampilkan. Gini lo mas, saya itu ndak rela saja kalau pak Prabowo selalu mengidentifikasi dirinya sebagai 'Pak Jokowi'. Karena dari sisi apapun dia beda sama sekali. Karakter, apa lagi. Kasian yang terlanjur percaya, kelak akan kecewa," sentil warganet.