Kapten Timnas Indonesa Asnawi Mangkualam Bahar blak-blakan soal alasannya lebih memilih menerimatawaran klub Korea Selatan Ansan Greeners ketimbang merumput di Indonesia.
Lewat Podcast Sport77 yang tayang Kamis (14/9/2023) Asnawi mengaku bahwa gajinya di Korea jauh lebih kecil ketimbang tawaran main di Indonesia. Namun pemain bernomor punggung 14 ini punya alasan tersendiri.
"Alasannya karena susah dapat kesempatan ya. Kan pemain Indonesia memang sangat sulit untuk bisa main ke luar," kata Asnawi.
Pemain 23 tahun ini berkaca dari sulitnya para atlet menerima tawaran dari klub luar negeri. Begitu ia mendapatkan tawaran tersebut Asnawi tak mau melewatkannya begitu saja.
"Ada yang dapat kesempatan (main di luar negeri) tapi ya masalah gaji dan lain-lain nggak cocok. Sedangkan aku dapat tawaran ya kenapa enggak?" papar Asnawi.
Putra pesepakbola Bahar Muharram ini mengaku sudah memimpikan menjadi atlet sepak bola yang bermain di luar negeri sejak kecil. Oleh karena itu ia tak mempermasalahkan urusan gaji yang lebih kecil daripada tawaran klub di Indonesia.
"Soalnya kan memang cita-cita dari kecil mau main di luar tapi dapat kesempatan ya memang telat dapatnya di 2020 baru bisa ke sana, itu langsung ambil aja nggak mikir soal gaji," Asnawi mengakui.
Keputusan Asnawi merumput di Korea Selatan ini ternyata juga menarik perhatian pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Ia mengkhawatirkan soal gaji Asnawi yang kecil di klub Ansan Greeners FC.
"Makanya coach Shin kan juga nelpon, katanya 'Emang yakin mau pergi ke sana gajinya segini?'. Nggak apapa coach bantu aja," kisah Asnawi.
Baca Juga: 6 Pemain Pilihan STY yang Diboyong Indra Sjafri ke Timnas Indonesia U-24 untuk Asian Games 2023
Tanpa menyebut nominal, Asnawi menggambarkan perbandingan gaji di Indonesia dengan gajinya di Korea.
"Kalau di Indonesia 100, di Korea sekitar 30 atau 20," Asnawi mengungkap perbandingan gajinya saat bermain di PSM Makassar dan di Ansan Greeners.