Kasus kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin dengan terpidana Jessica Wongso kembali mencuat setelah Netflix merilis film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso.
Banyak hal yang dirasa masih janggal meski Jessica Wongso sudah divonis 20 tahun penjara. Sejumlah teori konspirasi pun muncul.
Saat kasus mencuat tujuh tahun lalu, Jessica Wongso dituduh sebagai lesbian. Namun, isu itu telah dibantah Jessica Wongso di program Buletin Indonesia Siang di GlobalTV tujuh tahun lalu.
"Itu saya ketawa (dituduh lesbian) tolak, nggak ada," terang Jessica Wongso kala itu.
Secara terpisah, ayah Mirna, Edi Darmawan Salihin mengungkap fakta lain. Ia mengatakan Jessica pernah mengirim pesan WhatsApp bernada janggal.
"Ya kira-kira gitu lah. 'Gua demen deh, gua seneng deh kalau dicium sama kamu'. Kira-kira gitu (isi pesan)," kata Darmawan Salihin kepada media, dikutip dari YouTube Redaksi Trans7, dikutip pada Rabu (4/10/2023).
Dari pesan itu, Darmawan mengatakan bahwa Mirna Salihin merasa takut saat bertemu dengan Jessica. Ia juga memastikan jika putrinya tidak menyukai sesama jenis.
"Gak tau ada apa. Ya itu pasti di sisi Jessica yang something wrong. Anak saya normal dianter suaminya," tambah Darmawan Salihin kala itu.
Sementara itu, investigasi yang dilakukan otoritas mengungkap bahwa kematian Mirna Salihin merupakan kasus pembunuhan misterius.
Minuman kopi yang ia konsumsi ternyata mengandung sianida, sebuah zat beracun yang menjadi penyebab kematian.
Dalam kasus tersebut, Jessica Wongso ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani hukuman 20 tahun penjara.