Dituntut 5 Tahun lalu Dihukum 6 Bulan 15 Hari, Bahar Smith: Masih Ada Keadilan di Indonesia!

Suara Denpasar

Selasa, 16 Agustus 2022 | 16:19 WIB
Dituntut 5 Tahun lalu Dihukum 6 Bulan 15 Hari, Bahar Smith: Masih Ada Keadilan di Indonesia!
Bahar Smith saat berorasi di depan masa pendukungnya usai dihukum 6 bulan 15 hari oleh majelis hakim PN Bandung, 16 Agustus 2022. (Twitter @z4r4n)

SUARA DENPASAR – Bahar bin Smith terdakwa kasus ujaran bohong atau hoaks akhirnya dihukum 6 bulan 15 hari penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Selasa (16/8/2022). Dia pun menyatakan, putusan hakim menunjukkan masih ada keadilan di Indonesia.

"Menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada Habib Bahar Smith dengan pidana penjara selama enam bulan 15 hari," kata Ketua Majelis Hakim Dodong Rusdani dalam amar putusannya di PN Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/8/2022).

Putusan yang dijatuhkan majelis hakim ini sangat jauh dari tuntutan dari jaksa penuntut umum. Sebelumnya, JPU meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penara selama 5 tahun untuk Bahar Smith.

Majelis hakim menjelaskan, hal yang memberatkan bagi Bahar Smit adalah ia pernah dihukum karena dalam perkara lain. Meski demikian, yang meringankan, ia bersikap sopan selama persidangan dan punya tanggungan keluarga.

Bahar bin Smith menjadi pesakitan karena ceramahnya di Bandung diduga memuat kebohongan. Yakni dia berujaran bahwa Rizieq Shihab dipenjara karena menggelar Maulid Nabi dan enam laskar FPI yang disiksa hingga tewas.

Usai pembacaan amar putusan itu, Hakim Dodong menceramahi Bahar Smith agar lebih bijak ketika mengisi ceramah. Dodong mengatakan, putusan yang jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa ini merupakan peringatan agar Bahar untuk menyaring ucapannya ketika berceramah.

Dengan putusan ini, Bahar Smith tidak lama lagi akan keluar dari penjara. Sebab, menurut sang kuasa hukum, Smith Ichwan Tuankotta, Bahar bin Smith telah menjalani tahanan selama enam bulan.

"Tinggal menunggu waktu saja sebenarnya, satu minggu ke depan mungkin (bebas), ya. Tapi kami coba hitung-hitung lagi," kata Ichwan.

Saat digiring ke mobil tahanan, Bahar bin Smith sempat berpidato di hadapan pendukungnya yang memadati PN Bandung. Dia mengucapkan terima kasih atas hadirnya jamaah.

“Dan saya pada hari ini divonis alhamdulillah divonis selama 6 bulan 15 hari. Ahamdulillah ini akan menjadi awal bagi masyarakat Indonesia, membuka bahwasanya ini akan menjadi awal kepercayaan bahwasanya masih ada keadilan di negara ini (Indonesia),” kata Bahar yang berdiri di pintu mobil tahanan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cipta Kondisi, Irjen Ferdy Sambo Diduga Tebar Fulus Gede ke Sejumlah Tokoh

Cipta Kondisi, Irjen Ferdy Sambo Diduga Tebar Fulus Gede ke Sejumlah Tokoh

Denpasar | Senin, 15 Agustus 2022 | 08:38 WIB

Curhat, Ferdy Sambo Nangis "Saya Terhina, Saya Dizalimi"

Curhat, Ferdy Sambo Nangis "Saya Terhina, Saya Dizalimi"

Denpasar | Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:42 WIB

Mengapa Pesulap Merah Dilaporkan Persatuan Dukun Idonesia? Ternyata

Mengapa Pesulap Merah Dilaporkan Persatuan Dukun Idonesia? Ternyata

Denpasar | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 17:30 WIB

Terkini

Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi

Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:50 WIB

Harga Tiket Pesawat Meroket, Penumpang Bandara Sepinggan Turun Drastis

Harga Tiket Pesawat Meroket, Penumpang Bandara Sepinggan Turun Drastis

Kaltim | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:45 WIB

Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar

Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:40 WIB

5 Moisturizer Mengandung Niacinamide, Mencerahkan Sekaligus Perkuat Skin Barrier

5 Moisturizer Mengandung Niacinamide, Mencerahkan Sekaligus Perkuat Skin Barrier

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:30 WIB

Samsung Galaxy A27 Muncul di Situs Resmi, Konfigurasi Memori Terungkap

Samsung Galaxy A27 Muncul di Situs Resmi, Konfigurasi Memori Terungkap

Tekno | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:28 WIB

5 Game Baru Bertarung di Medan Perang September 2026, Hindari GTA 6

5 Game Baru Bertarung di Medan Perang September 2026, Hindari GTA 6

Tekno | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:26 WIB

Dana Cair, 77 Dapur MBG di Kepri Beroperasi Bertahap

Dana Cair, 77 Dapur MBG di Kepri Beroperasi Bertahap

Batam | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:22 WIB

ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang

ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:21 WIB

Tak Berizin, Dua Lokasi Pertambangan di Kampar Ditutup

Tak Berizin, Dua Lokasi Pertambangan di Kampar Ditutup

Riau | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:06 WIB

Barang Diskon Belum Tentu Murah: Mengapa Kita Mudah Terkecoh Label Promo?

Barang Diskon Belum Tentu Murah: Mengapa Kita Mudah Terkecoh Label Promo?

Your Say | Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB