SUARA DENPASAR - Jonathan Cantillana sukses membawa PSIS Semarang lampaui Persib Bandung dalam klasemen sementara BRI Liga 1. Laskar Mahesa Jenar, julukan PSIS, menang 2-1 atas Persik Kediri, Kamis 18 Agustus 2022.
Hasil tiga angka itu membuat PSIS naik ke posisi 8 klasemen sementara dengan raihan 7 poin. Mereka menang dua kali, imbang sekali, dan kalah dua kali dalam lima laga.
Posisi tersebut melampaui Persib Bandung yang saat ini berada di peringkat 14 klasemen dengan 4 poin. Pada pekan kelima ini, Persib akan bermain melawan PSS Sleman.
Hasil PSIS Vs Persik
PSIS menang 2-1 atas tamunya, Persik Kediri, di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah. Dalam laga itu, Fredyan Wahyu membawa PSIS ungggul pada babak pertama.
Persik sempat menyamakan kedudukan melalui Riyatno Abiyoso. Hingga akhirnya, PSIS kembli unggul setelah Jonathan Cantilana membobol gawang Persik. Skor 2-1 tersebut bertahan hingga laga usai.
Jalannya Laga
Memasuki menit ke-26 pertandingan, PSIS membuka keunggulan melalui kejelian Fredyan memanfaatkan celah di barisan pertahanan Persik kala mengantisipasi situasi tendangan bebas yang dieksekusi Alfeandra Dewangga.
Keunggulan PSIS bertahan hingga turun minum, tetapi tim tamu kemudian sukses menyamakan kedudukan lewat tendangan Riyatno Abiyoso pada menit ke-56.
Baca Juga: Penanganan Korupsi PT Duta Palma Group, Kejagung Beri Akses KPK untuk Periksa Tersangka SD
Kendati demikian skor imbang tak bertahan lama sebab dua menit kemudian, terjadi kemelut di depan gawang Persik dan Cantilana sukses memanfaatkannya untuk melesakkan bola melewati kiper Kurniawan Kartika Ajie.
Menanggai hasil itu, pelatih PSIS Sergio Alexandre bersyukur atas kemenangan tersebut. Dia menilai, pemainnya sempat kehilangan fokus di babak kedua.
"Kami sudah berjuang dan bersyukur dengan tiga poin yang diraih," kata dia dikutip dari Antara.
Asisten pelatih Persik Jan Saragih, yang bertugas memimpin skuad Macan Putih selepas pemecatan Javier Roca, mengaku kecewa atas kekalahan tersebut.
Meskipun ia mengapresiasi perjuangan para pemain yang dinilainya cukup berhasil mematikan pergerakan pemain sayap PSIS, Jan Saragih menyoroti bahwa seharusnya Yohanes Pahabol cs lebih tajam dalam mengkonversi peluang menjadi gol.
"Pemain harus lebih disiplin lagi, sekecil apapun taktik itu," ujarnya.