'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

Muhammad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 10 Juni 2026 | 22:37 WIB
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
Penggusuran kawasan Asrama Eks Yon Zikon di Gang Kantin, Lenteng Agung, Jakarta Selatan. [Suara.com/Adiyoga]
baca 10 detik
  • Pusziad TNI AD melakukan pengosongan paksa kawasan Asrama Eks Yon Zikon di Lenteng Agung sejak Selasa, 9 Juni 2026.
  • Warga menolak penggusuran karena pihak TNI AD tidak menyediakan solusi relokasi maupun kompensasi bagi ratusan keluarga yang terdampak.
  • Proses penertiban lahan untuk pembangunan rumah susun tersebut menyebabkan kekerasan fisik serta pemadaman listrik dan gangguan komunikasi warga.

Suara.com - Warga terdampak penggusuran kawasan Asrama Eks Yon Zikon di Gang Kantin, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, mengeluhkan proses pengosongan yang dilakukan oleh Pusat Zeni Angkatan Darat (Pusziad) TNI AD.

Salah seorang warga, Ade, mengaku penggusuran yang berlangsung sejak Selasa (9/6/2026) itu dilakukan tanpa solusi yang jelas terkait relokasi maupun kompensasi bagi warga yang telah lama menghuni kawasan tersebut.

"Ya maksudnya, caranya nggak begini. Bapak saya TNI, anak saya juga TNI," ujar Ade kepada Suara.com di lokasi penggusuran, Rabu (10/6/2026).

Menurut Ade, lahan yang kini menjadi objek penertiban bukan semata-mata milik TNI AD. Ia menyebut warga selama ini juga hanya menempati lahan tersebut sebagaimana pihak lain yang berada di kawasan itu.

"Ini tuh tanah anom, tanah garapan. Jadi sebenernya di sini sama-sama nempatin, warga cuma nempatin, mereka juga nempatin. Mereka juga kan dasarnya SHP, cuma hak pakai," katanya.

Ade mengakui warga telah menerima surat peringatan sejak 2024. Namun, mereka tetap bertahan karena belum mendapatkan kepastian mengenai tempat tinggal pengganti.

Ia juga mengeluhkan cara pengosongan yang dilakukan. Menurutnya, warga tidak melakukan perlawanan dan hanya meminta ruang dialog dengan petugas.

"Padahal warga sini nggak ada yang ngelawan, kami cuma hadang, 'Pak, negosiasi, negosiasi'. Tapi ya nggak didenger, tetep dikeluar-keluarin paksa barang-barangnya semua," ujarnya.

Ade mengaku mengalami luka memar saat proses penggusuran berlangsung.

baca juga

"Ini, memar di pinggang, kena tendang tadi. Keinjek juga sempet," katanya sambil menunjukkan bagian tubuh yang terluka.

Selain pengeluaran paksa barang-barang warga, Ade menyebut selama proses penertiban terjadi pemadaman listrik dan gangguan komunikasi yang membuat situasi semakin sulit bagi warga.

Sementara TNI AD menjelaskan bahwa pengosongan ini mendesak dilakukan untuk pembangunan rumah susun bagi prajurit Detasemen Penjinak Bahan Peledak (Jihandak), yang jumlah personelnya melonjak dari sekitar 75 orang menjadi 170 orang

Dari 152 Kepala Keluarga yang terdampak, 45 KK dilaporkan telah meninggalkan rumah secara sukarela. TNI AD menargetkan 107 rumah tersisa dikosongkan paling lambat Jumat (12/6/2026) lusa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Ancam Blacklist Pelaku Vandalisme Lift JPO Lenteng Agung

Pramono Ancam Blacklist Pelaku Vandalisme Lift JPO Lenteng Agung

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:26 WIB

Lift Rusak Akibat Vandalisme, Lansia Terengah-Engah Naiki Tangga JPO Tapal Kuda Lenteng Agung

Lift Rusak Akibat Vandalisme, Lansia Terengah-Engah Naiki Tangga JPO Tapal Kuda Lenteng Agung

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:25 WIB

Bom Waktu di Bawah Aspal Jakarta: Mengapa Jalan Amblas Bisa Terjadi Lagi?

Bom Waktu di Bawah Aspal Jakarta: Mengapa Jalan Amblas Bisa Terjadi Lagi?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×