Racikan Coach Lokal Lebih Jos, Sayang Kemenangan Persib Bandung Dinodai Oknum Bebotoh

Suara Denpasar

Minggu, 21 Agustus 2022 | 14:48 WIB
Racikan Coach Lokal Lebih Jos, Sayang Kemenangan Persib Bandung Dinodai Oknum Bebotoh
Bobotoh Persib Bandung (Instagram Persib)

SUARA DENPASAR - Robert Alberts sudah pergi. Kini Persib Bandung dilatih Coach lokal yang bernama Budiman. Ternyata, hasil racikan coach dalam negeri ini malah lebih jos di banding pelatih impor.

Buktinya, Persib Bandung tampil ciamik saat melawan PSIS Semarang dan PSS Sleman.
Kendati berhasil meraih tiga poin, kemenangan Persib Bandung kontra PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo ini ternoda oleh ulah segelintir oknum Bebotoh.

Di antara mereka nekat menyalakan flare yang dilarang dalam Liga Indonesia. Sanksi berat berupa denda ratusan juta pun diarahkan PSSI sebagai induk organisasi ke klub.

Tak hanya itu, ke depan mungkin saja laga Persib Bandung tak boleh disaksikan langsung Bebotoh.

Bahkan polemik soal flare ini ramai di media sosial dan Bebotoh lain ikut terkena getahnya."No respect!" tulis @dickyramd menanggapi kekecewaan Slemania di Instagram @prideofpss_, yang diunggah ulang Instagram @meme_comic_bobotoh_persib.

"Kalian menang, tapi sayang perlakuan fans kalian seperti ini @persib," tulis @prideofpss_.

"Ya, kami tahu tidak semua berulah seperti itu, tapi setidaknya hargai tuan rumah yang telah memberi kalian kemudahan sebagai suporter tim tamu," tulisnya lagi.

Slemania tentu terusik dengan ulah oknum Bebotoh tersebut. Mengingat, soal larangan menyalakan flare ini sudah diketahui suporter lain.

Selain itu, mereka menjamu Persib Bandung dengan rasa persahabatan yang tinggi. Tapi, akhirnya ternoda dengan aksi oknum Bebotoh tersebut.

"Pertama, saya sebagai Bobotoh mewakili permintaan maaf untuk para SLEMAN FANS sebagai tamu yang masih kurang baik," tulis akun @meme_comic_bobotoh_persib.

Tak lupa, mereka mengucapkan terima kasih atas rasa persaudaraan yang ditunjukkan Slemania dalam laga di Stadion Maguwoharjo itu.

Ada juga yang berharap bahwa PSSI menjatuhkan sanksi bagi Bebotoh untuk tidak boleh menonton langsung laga Persib Bandung.

Sanksi ini bertujuan untuk mendidik semua suporter sepakbola di Indonesia agar lebih santun dan mentaati aturan yang berlaku. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bonek Jangan Nangis! Laskar Mahesa Jenar Turunkan Amunisi Rp 2,6 Miliar, Misi Curi Poin di Kandang Bajul Ijo

Bonek Jangan Nangis! Laskar Mahesa Jenar Turunkan Amunisi Rp 2,6 Miliar, Misi Curi Poin di Kandang Bajul Ijo

Denpasar | Minggu, 21 Agustus 2022 | 14:23 WIB

Respons Robert Rene Alberts usai Luis Milla Jadi Suksesornya di Persib Bandung

Respons Robert Rene Alberts usai Luis Milla Jadi Suksesornya di Persib Bandung

Bola | Minggu, 21 Agustus 2022 | 12:55 WIB

Luis Milla Resmi Latih Persib Bandung

Luis Milla Resmi Latih Persib Bandung

Your Say | Minggu, 21 Agustus 2022 | 10:40 WIB

3 Catatan Penting kala Persib Bandung Menang atas PSS Sleman

3 Catatan Penting kala Persib Bandung Menang atas PSS Sleman

Your Say | Minggu, 21 Agustus 2022 | 10:12 WIB

Terkini

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Pemprov Jatim Raih 2 Penghargaan Garuda AI Impact Summit

Pemprov Jatim Raih 2 Penghargaan Garuda AI Impact Summit

Jatim | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:15 WIB

Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian

Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:54 WIB

Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia

Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:33 WIB

Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026

Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026

Sport | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:22 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Berulang Kali Digosipkan Pencucian Uang hingga Suap, Raffi Ahmad Trauma Bekerja di Pemerintahan?

Berulang Kali Digosipkan Pencucian Uang hingga Suap, Raffi Ahmad Trauma Bekerja di Pemerintahan?

Video | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:15 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB