AKP Irfan Widyanto Anak Buah Ferdy Sambo Muncul di Sidang Etik, Lihat Tampangnya

Suara Denpasar | Suara.com

Sabtu, 03 September 2022 | 13:47 WIB
AKP Irfan Widyanto Anak Buah Ferdy Sambo Muncul di Sidang Etik, Lihat Tampangnya
AKP Irfan Widyanto di belakan AKPB Arif Rachman Arifin, saat menjadi saksi untuk terduga pelanggar Kompol Baiquni Wibowo, Jumat (2/9/2022). (Youtube Polri TV)

SUARA DENPASAR – AKP Irfan Widyanto terlihat muncul dalam sidang etik Polri dengan terduga pelanggar Kompol Bauquni Wibowo. Dia adalah lulusan terbaik Akpol 2010 Angkatan 42/Dharma Kstaria. Dia kini terancam dipecat dari Korps Bhayangkara dan terancam dipenjara dalam kasus dugaan pidana obstruction of justice atau menghalangi penyidikan.

AKP Irfan Widyanto terlihat bertubuh tegap. Cukup tinggi. Dia tampil mengenakan seragam cokelat Korps Bhayangkara. Lengkap dengan lambang pangkat di pundaknya. Tiga balok. Itu menandakan dia berpangkat ajun komisaris polisi disingkat AKP. Seorang perwira pertama.

Kehadiran AKP Irfan Widyanto dalam sidang kode etik Jumat (2/9/2022) dibenarkan Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Nurul Azizah. Dilihat dari Youtube Polri TV, Kombes Nurul Azizah menyebutkan ada empat saksi dalam sidang dengan terduga pelanggar Kompol Baiquni Wibowo.

“Pada siang ini dihadirkan empat saksi. Di antaranya yaitu AKPB AR, Kompol CP, AKP IW, dan Ipda AY,” kata Kombes Nurul Azizah kepada pembawa acara.

Sekadar diketahui, AKBP AR  adalah Arif Rachman Arifin, Kompol CP (Chuck Putranto), AKP IW (Irfan Widyanto), dan Ipda AY.

Dari pantauan SuaraDenpasar, AKP Irfan Widyanto duduk di barisan belakang. Persis di belakang AKBP Arif Rachman Arifin. Sedangkan Kompol Chuck Putranto sejajar dengan AKBP Arif Rachman Arifin di barisan depan. Di belakang Kompol Chuck adalah Ipda AY.

Dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) yang dipimpin Kombespol Rachmat Pamuji SH, terlihat AKP Irfan Widyanto berkacamata. Dia tampak berbicara atau memberikan keterangan sebagai saksi kepada pimpinan sidang KKEP yang menanyainya.

AKBP Arif Rachman Arifin yang berada di depannya terlihat menunduk. Sedangkan Kompol Baiquni Wibowo yang duduk di kursi terduga pelanggar, membelakangi kamera, tampak memegang kening menggunakan kedua tangannya.

Dalam sidang ini, Kompol Baiquni diberi sanksi pecat atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Namun dia mengajukan banding. Sama seperti Kompol Chuck Putranto dan Irjen Pol Ferdy Sambo yang sudah divonis lebih dulu.

Sosok AKP Irfan Widyanto memang banyak dicari orang. Apalagi dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi III DPR RI dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sempat disebut adanya penerima Adhi Makayasa 2010 atau lulusan terbaik Akpol 2010 yang ikut diduga menjadi pelaku obstruction of justice dalam pembunuhan Brigadir Joshua di Duren Tiga, 8 Juli 2022.

Belakangan, namanya masuk sebagai tersangka ke-7 obstruction of justice. Menyusul enam tersangka sebelumnya.

"Info terakhir dari penyidik, malam ini tersangka obstruction of justice bertambah menjadi 7 orang,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo, Kamis malam (1/9/2022).

Enam tersangka sebelumnya adalah Irjen Pol Ferdy Sambo (Kadiv Propam Polri), Brigjen Pol Hendra Kurniawan (Karopaminal Divisi Propam Polri), Kombes Pol Agus Nurpatria (Kaden A Biropaminal Divisi Propam Polri), AKBP Arif Rachman Arifin (Wakadaen B Biropaminal Divisi Propam Polri), Kompol Baiquni Wibowo (PS Kasubbagriksa Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri, dan Kompol Chuck Putranto (Kasubbagaudit Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri).

Sosok AKP Irfan Widyanto

AKP Irfan Widyanto sudah menjadi polisi 12 tahun. Dia lulusa Akpol 2010, dan menyandang Adhi Makayasa atau lulusan terbaik. Maka dia mendapat medali Adhi Makayasa dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sama seperti lulusan Akpol lainnya, dia langsung mendapat pangkat Ipda (inspektur polisi dua). Di pundaknya ada lambang balok satu. Pada 2011, dia menjadi Kepala Sub Unit II Unit Penyidikan III Satuan Narkoba Polrestabes Bandung.

Pada 2014, ia menjadi Perwira Unit (Panit) Subdit IV Ditkrimsus Polda Jabar, lalu pada 2016 sebaga Panit Subdit IV Ditkrimsus Polda Jabar pada 2016. Saat menjadi Panit itu, dia naik pangkat menjadi Iptu. Alias lima tahun sebagai polisi, dia sudah menjadi Iptu.

Iptu Irfan Widyanto kemudian pindah tugas sebagai Kanit Subdit I Ditreskrimum Polda Sulawesi Barat (Sulbar). Kemudian dia masuk ke Mabes Polri pada 2020. Jabatannya adalah Kepala Sub Unit I (Kasubnit I) Subdirektorat I Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri.

Saat dia masuk ke Dittipidum Bareskrim Polri, dia pun mau tidak mau bertemu dengan Ferdy Sambo. Pasalnya, Dirtipidum Bareskrim Polri adalah Ferdy Sambo yang saat itu masih berpangkat Brigjen. Akhir 2020, Ferdy Sambo memang diangkat menjadi Kadiv Propam Polri, kemudian pangkatnya naik jadi Irjen. Bintang dua termuda kala itu.

Sebagian besar kariernya di kepolisian, AKP Irfan Widyanto dalam bidang reserse. Salah satu kasus menonjol yang pernah ia tangani adalah dalam penyitaan aset Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Dia masuk dalam Satgas Penegakan Hukum Dana BLBI, salah satunya menyita aset PT Timor Putera Nasional milik Tommy Soeharto pada 2021.

Berikut biodata AKP Irfan Widyanto:

Nama: Irfan Widyanto

Tempat, tanggal lahir: Depok, 20 Agustus 1986 (36 tahun)

Pangkat: AKP

Pendidikan Kepolisian:

- Akpol 2010 (peraih Adhi Makayasa tahun 2010 atau lulusan terbaik)

Perjalanan Karier:

- Kepala Sub Unit II Unit Penyidikan III Satuan Narkoba Polrestabes Bandung (2011)

- Perwira Unit Subdit IV Ditkrimsus Polda Jabar (2014)

- Perwira Unit Subdit IV Ditkrimsus Polda Jabar (2016)

- Kanit Subdit I Ditreskrimum Polda Sulbar.

- Kepala Sub Unit I Subdirektorat I Dittipidum Bareskrim Polri (2020).

- Kepala Sub Unit I Subdirektorat III Dittipidum Bareskrim Polri (2022).

- Unit Pelayanan Markas (Yanma) Polri (2022 - menunggu sidang etik Polri). (Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Efek Kasus Ferdy Sambo: 3 Polisi Sudah Dipecat, 4 Lagi Menunggu Giliran

Efek Kasus Ferdy Sambo: 3 Polisi Sudah Dipecat, 4 Lagi Menunggu Giliran

| Sabtu, 03 September 2022 | 13:06 WIB

Analisa Komnas HAM Diperkuat Rekonstruksi Kuwat Ma'ruf, "Drama Queen" Putri Sambo dari Kasus Pelecehan Menjadi Kekerasan Seksual

Analisa Komnas HAM Diperkuat Rekonstruksi Kuwat Ma'ruf, "Drama Queen" Putri Sambo dari Kasus Pelecehan Menjadi Kekerasan Seksual

| Sabtu, 03 September 2022 | 13:00 WIB

Seali Syah Kecewa, Karir dan Prestasi Brigjen Hendra Kurniawan Tak Diperhitungkan

Seali Syah Kecewa, Karir dan Prestasi Brigjen Hendra Kurniawan Tak Diperhitungkan

| Sabtu, 03 September 2022 | 12:38 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Cushion Korea Terbaik untuk Tutup Noda Hitam Tanpa Terlihat Dempul

5 Rekomendasi Cushion Korea Terbaik untuk Tutup Noda Hitam Tanpa Terlihat Dempul

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 13:00 WIB

Menelusuri Jejak Pecel dalam Buku Katjang Tjina dalam Kuliner Nusantara

Menelusuri Jejak Pecel dalam Buku Katjang Tjina dalam Kuliner Nusantara

Your Say | Senin, 13 April 2026 | 13:00 WIB

5 Rekomendasi Sepeda 2 Jutaan untuk PNS Urban yang Ingin Hemat Energi dan Anggaran

5 Rekomendasi Sepeda 2 Jutaan untuk PNS Urban yang Ingin Hemat Energi dan Anggaran

Bogor | Senin, 13 April 2026 | 12:57 WIB

Ramadhan Sananta Terancam Tergusur di DPMM FC, Posisinya Digantikan?

Ramadhan Sananta Terancam Tergusur di DPMM FC, Posisinya Digantikan?

Bola | Senin, 13 April 2026 | 12:55 WIB

30 Kode Redeem FC Mobile 13 April 2026, Klaim Pemain 116 UEFA Gratis dan Update Bug Terbaru

30 Kode Redeem FC Mobile 13 April 2026, Klaim Pemain 116 UEFA Gratis dan Update Bug Terbaru

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 12:54 WIB

Dulu Dicurigai dan Tidak Dipercaya, Mengapa Pakistan Jadi 'Juru Damai' AS - Iran?

Dulu Dicurigai dan Tidak Dipercaya, Mengapa Pakistan Jadi 'Juru Damai' AS - Iran?

News | Senin, 13 April 2026 | 12:54 WIB

Di Balik Keindahan Sitinjau Lauik, Ada Jalur Ekstrem yang Mematikan

Di Balik Keindahan Sitinjau Lauik, Ada Jalur Ekstrem yang Mematikan

Sumbar | Senin, 13 April 2026 | 12:54 WIB

The King's Warden Jadi Film Kedua Terlaris dalam Sejarah Perfilman Korea

The King's Warden Jadi Film Kedua Terlaris dalam Sejarah Perfilman Korea

Your Say | Senin, 13 April 2026 | 12:45 WIB

Tekel Horor Berujung Minta Maaf, Justin Hubner dapat Balasan dari Lewis Holtby

Tekel Horor Berujung Minta Maaf, Justin Hubner dapat Balasan dari Lewis Holtby

Bola | Senin, 13 April 2026 | 12:42 WIB

Mendes Yandri Susanto Bantah Isu Dana Desa Dipotong, Sebut Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Warga

Mendes Yandri Susanto Bantah Isu Dana Desa Dipotong, Sebut Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Warga

News | Senin, 13 April 2026 | 12:41 WIB