Sosok Dewa Raka Sandi, Putra Bali Dilantik Jadi Anggota DKPP, Pernah Dapat Durian Runtuh karena Harun Masiku

Suara Denpasar

Rabu, 07 September 2022 | 15:32 WIB
Sosok Dewa Raka Sandi, Putra Bali Dilantik Jadi Anggota DKPP, Pernah Dapat Durian Runtuh karena Harun Masiku
I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dilantik sebagai anggota DKPP oleh Presiden Jokowi, 7 September 2022. (Youtube Sekretariat Presiden/ Antara)

SUARA DENPASAR - I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi atau biasa dipanggil Dewa Raka Sandi kembali mengemban tugas negara. Setelah berhenti dari anggota KPU RI, dia dilantik menjadi anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dari unsur tokoh masyarakat periode 2022-2007. Putra Bali ini pernah dapat ‘durian runtuh’ karena ulah kader PDIP Harun Masiku yang menyuap komisoner KPU RI.

Putra Jembrana Bali ini dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah pelantikan Menteri PAN dan RB Abdullah Azwar Anas di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/9/2022).  I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dilantik bersama Ratna Dewi Pettalolo,  M. Tio Aliansyah, Hedi Lukito, dan J. Kristiadi. 

Dari website KPU RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi merupakan pria kelahiran Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali pada 21 Nopember 1970 atau usia 52 tahun.

Jauh sebelum diangkat sebagai anggota DKPP, dia menuntaskan masa sekolahnya dari SD sampai SMA di tanah kelahirannya, Jembrana. Yakni SDN 1 Yeh Sumbul, SMPN 1 Mendoyo, hingga SMAN 1 Negara.

Selepas lulus SMA, dia melanjutkan pendidikan di Yogyakarta. Dia masuk fakultas tekni Universitas Gajah Mada (UGM), Jurusan Kimia dan lulus 1999. Selama menjadi mahasiswa, Dewa Raka Sandi tergolong aktif dalam berorganisasi. Baik organisasi internal kampus maupun ekstra kampus. Di antaranya adalah masuk dalam pers mahasiswa yakni lewat Dewan Redaksi Majalah Ilmiah Populer Entropi, Jurusan Teknik Kimia, FT UGM Yogyakarta (1992-1994).

Dan yang lebih menggembleng lagi dengan aktivisme Gerakan mahasiswa dan kebangsaan adalah dia ikut dalam organisasi mahasiswa nasional lewat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Yogyakarta. Bahkan, Dewa Raka Sandi sempat menjadi ketua DPC GMNI Yogyakarta pada 1994-1996.

Setelah tamat dari UGM, dia kembali ke Bali. Dia banyak bekecimpung dalam pendidikan. Yakni menjadi Direktur Lembaga Pelatihan Teknologi Informasi dan Manajemen (LPTIM) Ganesha Guru, Denpasar dari 1999 sampai 2004. Dia juga menjadi Direktur Politeknik Ganesha Guru, Denpasar dari 2002 sampai 2004.

Kelihatannya, Dewa Raka Sandi butuh penyesuaian ketika kembali ke Bali, apalagi di Denpasar. Apalagi, masa sekolahnya dia hanya dari Jembrana, langsung ke Yogyakarta. Namun, berkat daya jelajah dan keaktifan berorganisasi saat mahasiswa, dia pakai untuk masuk ke jaringan di Denpasar.

Salah satunya dia menjadi Wakil Sekretaris Pusat Kajian Hindu (The Hindu Centre) dari 2004 sampai 2007. Dia juga terlibat aktif sebagai anggota Badan Diklat DPN Keluarga Besar Marhaenis dari 2004 sampai 2009. Selain itu, dia juga didaulat sebagai Ketua DPD Persatuan Alumni GMNI Provinsi Bali, (2006-2011/2011-2015).

baca juga

Sebagai Ketua DPD PA GMNI Bali, jaringan Dewa Raka Sandi pun makin terbuka. Terbukti, dia mulai tembus ke lembaga pemerintah. Yakni sebagai anggota KPU Provinsi Bali pada 2008 sampai 2013. Saat itu Ketua KPU Bali adalah Lanang Perbawa, alumni KMHDI. Kemudian kariernya terus menanjak menjadi Ketua KPU Provinsi Bali pada 2013 sampai 2018.

Sekadar diketahui saja, alumni organisasi mahasiswa, seperti KMHDI dan GMNI kerap bersaing dalam perebutan lembaga penyelenggara maupun pengawas Pemilu.

Ketika masa jabatannya sebagai Ketua KPU Bali hampir habis, Dewa Raka Sandi sempat mencoba peruntungan ikut seleksi anggota KPU RI pada 2017. Namun, dia tidak lolos. Dia pun akhirnya ikut seleksi Anggota Bawaslu Provinsi Bali pada 2018, dan lolos.

Namun, pada 2020, dia menjadi pengganti antar waktu (PAW) sebagai komisoner KPU RI sampai 2022. Dia dapat durian runtuh karena kasus suap komisioner KPU Wahyu Setiawan untuk meluluskan PAW anggota DPR RI dari PDIP Dapil Sumsel kepada Harun Masiku. Sebagai catatan, sampai saat ini Harun Masiku masih jadi buron, sedangkan Wahyu Setiawan divonis MA melalui kasasi berupa hukuman 7 tahun penjara

Selain aktif dalam penyelenggaraan Pemilu, dan organisasi, Dewa Kade Raka Wiarsa Sandi juga tergolong “gila” kuliah. Dia kuliah magister secara bersamaan di dua program studi. Yakni Program Studi Ilmu Hukum dari Fakultas Hukum dan Program Studi Magister Kajian Budaya. Keduanya di Universitas Udayana. Uniknya, dua ijazah S-2 itu dia tamatkan bersamaan pada tahun 2016. Tak cukup di sana, dia juga mengambil program studi doktoral Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Udayana Angkatan 2017.

Berikut profil dan biodata I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi yang lebih lengkap:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kadus Teriak Maling, Rampok Beringas Dobrak Pintu, Langsung Tebas Korban

Kadus Teriak Maling, Rampok Beringas Dobrak Pintu, Langsung Tebas Korban

Denpasar | Rabu, 07 September 2022 | 12:30 WIB

Dielus-elus Calon Kuat Capres PDI Perjuangan, Kini Azwar Anas Jadi MenPAN-RB

Dielus-elus Calon Kuat Capres PDI Perjuangan, Kini Azwar Anas Jadi MenPAN-RB

Denpasar | Rabu, 07 September 2022 | 10:36 WIB

BBM Naik, Jokowi Dituding Manfaatkan Momen Sambo Effect

BBM Naik, Jokowi Dituding Manfaatkan Momen Sambo Effect

Denpasar | Selasa, 06 September 2022 | 14:02 WIB

Terkini

Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi

Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 01:30 WIB

Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia

Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:54 WIB

FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier

FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:46 WIB

Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari

Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:39 WIB

Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci

Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:31 WIB

Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh

Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:31 WIB

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1

Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1

Sumsel | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:36 WIB

×