TKW Hongkong Nekat Utang 66 Ribu Dolar: Aku Kudu Piye, Debt Collector Menanti

Suara Denpasar

Sabtu, 17 September 2022 | 12:05 WIB
TKW Hongkong Nekat Utang 66 Ribu Dolar: Aku Kudu Piye, Debt Collector Menanti
Ilustrasi curhatan TKW nekat utang 66 ribu ke majikan (Youtube)

Suara Denpasar - Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia yang bekerja di Hongkong banyak terbelit persoalan. Salah satunya adalah soal kredit atau pinjaman di bank maupun rentenir.

Celakannya, dalam mengajukan pinjaman mereka tak menghitung besaran gaji yang di dapat dan kemampuan membayar.

Seperti kisah salah satu TKW Hongkong yang meminjam uang sampai 66 ribu dollar. Padahal, kisaran gaji TKW Hongkong masih berada di angka 4.630 dolar Hongkong atau setara dengan Rp 8,528 juta. 

"Utang 66 ribu (dollar Hongkong), 44 ribu di udah dibayar sebagian. Di teman 22 ribu. Paspor tidak digadaiakan," kisah salah satu TKW dalam channel YouTube Yuni TKW Hongkong@Curhatan BMI.

Kisah TKW tersebut, hutangnya menumpuk sejatinya karena uang pembayaran dititipkan ke temannya. Tapi, ternyata tidak dibayarkan.

Demikian, Yuni-staf agensi yang mengelola channel tersebut mengingatkan TKW itu agar mengukur kemampuan membayar sebelum berhutang.

"Kamu boleh utang bank, tapi jangan mengganggu majikan. Kamu harus tau gajimu berapa dan apa cukup," ingat Yuni. ***

Sebagai Agensi, Yuni tentu mewarning TKW tersebut. Selain utang yang menggunung, surat tagihan ternyata menggunakan alamat majikan.

Jadi, ini akan membuat citra TKW tersebut buruk di mata majikan. Dan, pihak bank tentu tidak mau tahu siapa yang berutang.

baca juga

Penagihan akan terus dilakukan ke alamat yang dimaksud. Apalagi, dalam surat tertanggal 13 September 2022 itu juga dijelaskan pihak bank akan mengirimkan debt colector ke rumah sesuai alamat pada 21 September 2022.

"Satu bulan gajimu berapa? Apa nutut sayang? Orang Hongkong itu paling takut utang bank," ingat dia lagi.

Yuni juga terlihat emosional manakala TKW yang memiliki utang berjibun itu mengaku akan pindah majikan jika terus ditagih pihak bank. Yuni pun lantas mengatakan, tidak mudah seperti yang dibayangkan.

Sebab, jika majikan mengirimkan surat ke Imigrasi malah akan merepotkan TKW itu sendiri. Bahkan, tidak bisa balik lagi bekerja di Hongkong.

Dia menyarankan, agar TKW tersebut kembali meminta uang hasil utang bank yang dikirim ke keluarga di Indonesia tersebut.

Jadi, beban utangnya akan lebih ringan dan juga tidak memberatkan TKW itu sendiri. Pada kesempatan itu, Yuni juga berbicara dengan majikan TKW tersebut untuk menjelaskan persoalan ini. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Full Servis TKW sampai di Kamar, Demi Akong Rela Tidur Seranjang

Full Servis TKW sampai di Kamar, Demi Akong Rela Tidur Seranjang

Denpasar | Sabtu, 17 September 2022 | 11:34 WIB

Derita TKW Hongkong! Baru Lima Bulan Diminta Melayani Majikan

Derita TKW Hongkong! Baru Lima Bulan Diminta Melayani Majikan

Denpasar | Sabtu, 17 September 2022 | 11:07 WIB

Sejarah, Tujuan, Prinsip dan Fungsi Koperasi Indonesia

Sejarah, Tujuan, Prinsip dan Fungsi Koperasi Indonesia

Tangsel | Sabtu, 17 September 2022 | 11:00 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×