Suara Denpasar - Komedian Coki Pardede muncul di podcast Dedy Corbuzier dengan tangan terborgol dan mengenakan baju oranye. Setelah melepas borgolnya, dia menjelaskan banyak hal saat ditangkap polisi dalam kasus narkoba pada 1 September 2021 lalu.
Untuk diketahui, Coki Pardede sebenarnya sudah lama bebas dari pusat rehabilitasi. Akan tetapi, dia diminta mengikuti rehabilitasi lanjutan oleh Majelis Lucu Indonesia.
Mengawali podcast, Coki mengatakan banyak mendpaatkan pelajaran usai terjerat kasus narkoba dan harus direhabilitasi. Dia mengaku ternyata banyak orang yang sangat peduli padanya.
"Gua tidak pernah star sindorme karena tak merasa sebagai sosok yang disayangi banyak orang. Waktu ketangkep banyak yang care. Ternyata action saya mempengaruhi orang lain," kata dia dalam video yang diunggah Rabu (28/9/2022).
Dia juga menjelaskan tentang adanya mata-mata atau cepu yang melaporkannya ke polisi.
"Siapa cepu? saya klarifikasi bahwa dedy corbuzier tidak terlibat dan tidak tahu," kata dia.
Coki kemudian membahas tentang ekspresinya saat digerebek oleh polisi. Saat penangkapan itu, Coki tampak meminta para polisi tenang.
"Ya, saya fikir tadinya dengan kepala dingin akan ada solusi alternatif. ternyata polisi kita integritas dan saya melanggar hukum dan tetap ditangkap," katanya.
Coki juga menjelaskan tentang video yang ditontonnya hingga tudingan soal gay. Terkait video, dia menyebut adalah video pertarungan MMA atau mix martial art.
"Itu mma, cowok lawan cowok sedang dipiting. kelihatannya seperti bokep cowok," katanya.
Adapun terkait tudingan gay, dia mengaku itu hak orang yang menilainya.
"Gua ga bisa mengontrol apa yang orang pikirkan tentang gua. Itu di luar kemampuan gua. Mereka mau bilang suka kaktus juga terserah," kata dia. (*)