"Kemudian terjadi penumpukan dan terjadi sesak nafas atau kehabisan oksigen, dan sudah ada upaya pertolongan dari tim medis dan dievakuasi ke beberapa rumah sakit," imbuh Irjen Nico.
Di sisi lain, Irjen Nico menyebut bahwa tidak semua penonton merasa kecewa dan bertindak anarkis. Hanya beberapa penonton yang memilih turun ke lapangan untuk mengungkap kekesalannya.
Sayang, hanya karena ulah beberapa penonton yang egois ini, harus mengorbankan nyawa ratusan orang dan mereka yang tak bersalah.
Pihaknya juga menyayangkan terjadinya insiden berdarah itu. Irjen Nico berjanji pihaknya akan segera melakukan evaluasi agar tak sampai terulang kembali.(*)