Sepak Terjang Niluh Djelantik, Ahoker Sejati, Hengkang karena NasDem Usung Anies Baswedan

Suara Denpasar

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 18:46 WIB
Sepak Terjang Niluh Djelantik, Ahoker Sejati, Hengkang karena NasDem Usung Anies Baswedan
Niluh Djelantik, ahoker sejatuh hengkang karena nasdem karena usung anies baswedan (SuaraDenpasar/ MNP)

Suara Denpasar - Sejumlah kader memutuskan hengkang dari Partai NasDem. Salah satunya Niluh Djelantik. Hal itu menyusul deklarasi dari Partai NasDem yang mengusung Anies Baswedan dalam pilpres 2024 mendatang.

Niluh Djelantik sendiri memiliki alasan mendasar kenapa dirinya hengkang. Pada intinya dia tak setuju dengan pencalonan Anies sebagai Capres yang diusung NasDem untuk 2024 mendatang. 

Bagaimana sebenarnya sepak terjang Niluh Djelantik dalam dunia politik?. Niluh Djelantik sendiri awalnya dikenal sebagai seorang pebisnis. Dia memiliki brand sepatu dan sandal yang banyak dipakai oleh artis luar negeri.

Lambat laun, dia menjadi seorang influencer. Niluh Djelantik gentol menyuarakan isu-isu sosial. Terutama yang sedang hangat terjadi dan diperbincangkan di Bali.

Lalu pada Pilpres 2014 lalu, Niluh Djelantik masuk dalam jajaran tim kampanye Jokowi. Namun rupanya bagi dia perjuangannya belum selesai. 

Hingga pada suatu ketika, dia bertemu Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama. Dalam pertemuan itu, Ahok menyarankan Niluh Djelantik untuk masuk partai politik. Hal itu agar dia bisa lebih leluasa memperjuangkan nasib masyarakat.

"Kalau mau seperti itu (berjuang), masuklah ke dalam sistem (politik) harus menjadi the law maker. Perkataan Ahok itu momen setahun sebelum Pileg," ujar Niluh Djelantik menirukan perkataan Ahok, Jumat (7/10/2022).

Niluh Djelantik yang saat itu juga merupakan Ahoker Sejati, memilih bergabung ke Partai PSI. Tak dimungkiri, sebagai seorang Ahoker, saat itu dia banyak mengambil semangat dari gerakan politik Ahok sendiri. 

Hingga akhirnya di tahun 2016, menjelang kontestasi Pilgub Jakarta, Niluh Djelantik masuk dalam jajaran Posko Teman Ahok. Tugas mereka saat itu adalah untuk memuluskan langkah Ahok dalam Pilgub Jakarta.

baca juga

Sayangnya, Ahok kalah dari Anies Baswedan. Bahkan saat itu Ahok malah terjerat kasus penistaan agama yang akhirnya membuat dia dipenjara dua tahun.

"Di tahun 2017 kembali lagi memperjuangkan anak bangsa Basuki Tjahja Purnama atau Ahok kemudian akhirnya berada dalam kondisi semua diketahui (Ahok) masuk penjara," katanya. 

Di tahun itu, Niluh Djelantik memutuskan keluar dari partai PSI. Alasan utamanya saat itu adalah usia dia yang tak lagi masuk dalam kategori milenial. Sementara saat itu, PSI digambarkan sebagai sebuah partai yang digerakkan oleh kaum milenial.

Keluar dari PSI, Nilih Djelantik kemudian dipinang oleh Partai NasDem. Di tahun 2019, dia langsung tancap gas. Niluh Djelantik bertarung sebagai calon DPR RI atau Caleg, dapil Bali dengan nomor urut 3. 

Sayangnya, suara yang diraihnya dari Bali kalah banyak. Dia hanya meraup hampir 20 ribu suara. Kendati demikian, dia tetap bangga mengenakan seragam Partai NasDem. Namun kini, Niluh Djelantik membuat keputusan mengejutkan. 

Dia kembali hengkang dari partai politik, NasDem. Alasan utamanya adalah keberadaan Anies Baswedan yang diusung sebagai capres oleh NasDem. Baginya, Anies telah terlanjur digambarkan sebagai politikus yang memainkan politik identitas.

"Kita tidak pernah memposisikan dia bapak politik identitas, tapi dia ada. Seharusnya dia bisa cegah itu biar istilah itu tidak keluar, semua sudah terjadi tidak ada penyesalan tidak ada yang saya takuti hidup harus dijalan," tambahnya.

Kini status Niluh Djelantik tak memiliki partai. Kendati demikian, menurutnya berjuang untuk masyarakat saat ini tak harus dengan partai.

"Mbok perlu waktu berjuang untuk masyarakat tidak harus selalu melalui partai politik. Mbok tidak trauma dan kapok dinamika indahnya dunia politik. untuk masuk ke Parpol belum memutuskan," pungkasnya. (MNP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies Jadi Capres Tak Hanya untuk Nasdem, tapi Kemenangan Pluralisme

Anies Jadi Capres Tak Hanya untuk Nasdem, tapi Kemenangan Pluralisme

Denpasar | Kamis, 06 Oktober 2022 | 15:00 WIB

Dulu Sindir Politisi Korup, Nikita Mirzani-Anies Baswedan 'Serumah', Disuruh Pilih Anies di Pilpres, Siap!

Dulu Sindir Politisi Korup, Nikita Mirzani-Anies Baswedan 'Serumah', Disuruh Pilih Anies di Pilpres, Siap!

Denpasar | Kamis, 06 Oktober 2022 | 11:15 WIB

Alasan Ketum Nasdem Surya Paloh Usung Anies Baswedan Jadi Capres, Ganjar dan Puan Bukan Terbaik?

Alasan Ketum Nasdem Surya Paloh Usung Anies Baswedan Jadi Capres, Ganjar dan Puan Bukan Terbaik?

Denpasar | Rabu, 05 Oktober 2022 | 12:06 WIB

Terkini

Cristiano Ronaldo Dihina Seantero Jagat Kiper Austria Pasang Badan: Saya Tim CR7

Cristiano Ronaldo Dihina Seantero Jagat Kiper Austria Pasang Badan: Saya Tim CR7

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:08 WIB

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:07 WIB

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:04 WIB

Piala Dunia 2026 Memanas! Iran Siap Gugat AS, FIFA Bakal Bela Mati-matian?

Piala Dunia 2026 Memanas! Iran Siap Gugat AS, FIFA Bakal Bela Mati-matian?

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:02 WIB

Meksiko Hajar Korea Selatan, El Tri dan Taeguk Warriors Sama-sama Cetak Rekor Unik

Meksiko Hajar Korea Selatan, El Tri dan Taeguk Warriors Sama-sama Cetak Rekor Unik

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:00 WIB

Respon Mengejutkan Kiper Timnas Korsel Usai Blunder Fatal Lawan Meksiko

Respon Mengejutkan Kiper Timnas Korsel Usai Blunder Fatal Lawan Meksiko

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:00 WIB

GAC Aion KS Tubun Hadirkan Fasilitas Istirahat Driver Online dan Gratis Pengisian Daya

GAC Aion KS Tubun Hadirkan Fasilitas Istirahat Driver Online dan Gratis Pengisian Daya

Otomotif | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:57 WIB

Skema Dua Gelandang Brasil Rapuh, Carlo AncelottI: Saya Punya Pengalaman, Gak Usah Panik

Skema Dua Gelandang Brasil Rapuh, Carlo AncelottI: Saya Punya Pengalaman, Gak Usah Panik

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:57 WIB