Suara Denpasar - Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Karangasem I Kadek Sujanayasa menilai langkah Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mendeklarasikan Anies Baswedan capres dari Nasdem merupakan langkah yang jitu.
Pria yang juga menjabat anggota DPRD di Bumi Lahar tersebut melihat ini sebagai bentuk perjuangan dan konsistensi Surya Paloh dalam memperjuangkan nilai persatuan Indonesia dan Kebhinnekaan.
Bahkan, dia melihat langkah awal mencalonkan Anies Baswedan sebagai bentuk kemenangan pluralisme dan Nasdem.
"Keputusan Ketua Umum Partai Nasdem tersebut membuktikan konsistensi Surya Paloh dalam memperjuangkan nilai persatuan Indonesia berdasarkan Kebhinnekaan," katanya, Senin 3 Oktober 2022.
Pria yang juga kader Nasdem itu juga teringat pada tanggal 4 Desember 2016 silam dirinya diperintahkan oleh Ketua Umum untuk berangkat ke Jakarta dalam rangka mendukung Aksi Kita Indonesia .
"Aksi ini untuk menunjukkan soliditas kita sebagai anak bangsa dalam mendukung Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika," kenang dia.
Saat itu Nasdem Bali mengirimkan 5 ribu kader dengan mengendarai ratusan bus dan beberapa truk yang membawa ogoh-ogoh burung garuda, serta alat kesenian khas Bali untuk diarak dalam pawai kebhinekaan.
"Kesediaan Anies Baswedan untuk dideklarasikan oleh Partai Nasdem sebagai calon dalam pilpres 2024 menjadi simbol kemenangan Nasdem dalam memperjuangkan pluralisme," tandasnya.
Wakil Ketua Bidang Hubungan Organisasi Sayap dan Badan DPW Nasdem Bali tersebut menambahkan, gerakan Surya Paloh adalah mencegah adanya polarisasi dalam Pilpres 2024.
Baca Juga: Kang Dedi Mulyadi Pelukan dengan Janda hingga Beri Uang Sewa Rumah: Punten Bu Anne
Langkah ini tak beda jauh seperti Presiden Jokowi dalam merangkul Prabowo yang menjadi rivalnya dalam Pilpres 2019.
"Kita sudah lelah selama ini larut dalam hiruk pikuk saling hujat sesama anak bangsa hanya gara-gara perbedaan pilihan politik.
Perbedaan semakin dipertajam dengan adanya praktek politik identitas. Kami yakin dan mendukung sepenuhnya kebijakan Ketua Umum untuk mewujudkan rekonsiliasi nasional.
Menyatukan kembali masyarakat yang sebelumnya terkotak-kotak untuk mewujudkan persatuan Indonesia," ungkapnya panjang lebar.
Di bagian lain Ketua Suka Duka Hindu Dharma I Made Sudarta yang mengapresiasi sikap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terhadap umat Hindu di ibu kota.
Saat ini atau setelah Jakarta 10 kali berganti gubernur, baru Anies Baswedan yang sangat memperhatikan umat Hindu dengan menyiapkan mesin kremasi serta mengunjungi Pura Aditya Jaya, Rawa Mangun, dan rangkaian Nyepi Tahun Baru Saka 1944. ***