Suara Denpasar - Operator BRI Liga 1, PT LIB melakukan pertemuan untuk membahas terkait jadwal BRI Liga 1 usai Tragedi Kanjuruhan. Pertemuan yang membahas nasib kompetisi tersebut dihadiri 18 klub peserta Liga 1.
Sebagaimana diketahui, saat ini kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 masih ditunda imbas Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang.
Sebelumnya, PT LIB memang menyebut bahwa liga hanya ditunda satu pekan dan direvisi menjadi dua pekan. Akan tetapi, hasil rapat menghasilkan bahwa, belum ada jadwal terbaru BRI Liga 1. Liga baru akan digelar jika sudah mendapatkan lampu hijau dari pemerintah.
Direktur operasional PT LIB Sudjarno mengatakan pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah terkait kelanjutan Liga 1.
“Pertemuan rekan-rekan klub di Kemenpora akan dijadikan rujukan LIB bersama PSSI untuk berkoordinasi lebih intensif. Tentu menjadi kewajiban LIB, PSSI bersama-sama semuanya melakukan langkah-langkah koordinasi yang intensif untuk bisa mendapatkan kepastian,” tutur Sudjarno di laman resmi Liga Indonesia.
LIB, kata dia, akan membuatkan opsi-opsi, atau skenario-skenario yang sudah didapatkan dari masukan-masukan dewan komisaris, atau juga para klub perihal kepastian kelanjutan kompetisi.
"Hasil pertemuan ini akan kami tindak lanjuti dan kami laporkan ke federasi.”
Selain klub Liga 1, rapat virtual ini juga dihadiri direktur utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita yang sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka tragedi Kanjuruhan.(*)