Sosok Prof Made Agus Gelgel, Guru Besar Unud yang Sebut Gas Air Mata Tak Mematikan Pasca-Tragedi Kanjuruhan

Suara Denpasar | Suara.com

Rabu, 12 Oktober 2022 | 14:31 WIB
Sosok Prof Made Agus Gelgel, Guru Besar Unud yang Sebut Gas Air Mata Tak Mematikan Pasca-Tragedi Kanjuruhan
Prof Made Agus Gelgel Wirasuta, guru besar Unud yang menyebut gas air mata tak mematikan di Tragedi Kanjuruhan, Malang. (Youtube Udayana TV)

Suara Denpasar – Nama Prof I Made Agus Gelgel Wirasuta kembali mencuat. Ini setelah Kadiv Humas Polri mengklaim adanya pendapat dari Prof Made Agus Gelgel bahwa gas air mata tak mematikan pasca-tragedi Kanjuruhan, Malang yang menewaskan ratusan orang.

Siapakah sosok Prof Made Gelgel ini? Dari penelusuran Suara Denpasar, prof I Made Gelgel merupakan ahli toksikologi forensik dari Universitas Udayana. Dia menyelesaikan pendidikan S1 di Farmasi ITB, kemudian S2 di ITB, lalu untuk doktoral di Universiteit Hamburg, Jerman.

Dengan pendidikan yang dijalaninya, nama dan gelarnya adalah Prof. Dr.rer.nat., Drs. I Made Agus Gelgel Wirasuta, Apt., M.Si.

Prof I Made Agus Gelgel lahir di Desa Aan, Kabupaten Klungkung, Bali pada 20 April 1968. Dia menyelesaikan pendidikan dari SD sampai SMA di Denpasar. Yakni SDN 32 Denpasar, SMPN 8 Denpasar, dan SMAN 4 Denpaasar. Sekadar diketahui, SMAN 4 Denpasar adalah salah satu sekolah paling favorit di Bali saat ini.

“Tahun 87 selesai (SMA),” kata Prof Gelgel dikutip dari Youtube Udayana TV.

Setelah selesai dari SMA, dia melanjutkan pendidikan tinggi Institut Teknologi Bandung (ITB) sejak 1987 dengan prodi Farmasi. Setelah selesai dari ITB, dia diterima menjadi dosen di Universitas Udayana pada 1993. Selang dua tahun kemudian dia melanjutkan pendidikan magister di bidang Farmasi Analisis, juga di ITB.
“Kemudian saya mendapat tugas dari ketua Prodi Kimia (Unud) saat itu untuk memperdalam kimia forensik,” jelasnya.

Selesai dari S2, dia melanjutkan pendidikan di Jerman dengan tema toksikologi forensik. Prof Gelgel bekerja di Kedokteran Forensik di sebuah universitas di Jerman. Dia bekerja selama 4 tahun, yakni di Institute Kedokteran Forensik dengan bidang toksikologi forensik.

“Selesaikan doktoral saya sebagai eksternal promosi saya di University Hamburg, selesai dengan judul interpretasi dari pemakaian heroin selesai tahun 2004,” jelasnya.

Di Kampus Unud, I Made Agus Gelgel sempat ditugaskan mendirikan Jurusan Farmasi di Fakultas MIPA pada 2005. Bahkan dia menjadi Ketua Jurusan pada 2008. Setelah itu turut membangun Prodi Apoteker. Pada tahun 2020 dia menjadi profesor atau guru besar Unud.

Sebelumnya Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo melalui instagram @divisihumaspolri mengunggah komentar tentang gas air mata yang dianggap tidak membahayakan. Dikatakan, tidak ada pendapat para ahli yang menyampaikan penggunaan gas air mata bersifat mematikan, bahkan penggunaan gas air mata dalam tingkat tinggi juga tidak mematikan. 

"Saya juga mengutip dari pendapat dari Prof. Made Gelgel, adalah guru besar dari Universitas Udayana, beliau ahli di bidang toksikologi atau racun. Beliau menyebutkan bahwa, termasuk dari Dr Mas Ayu Elita, bahwa gas air mata atau CS ini dalam skala tinggi pun tidak mematikan," kata Dedi Prasetyo.

Pernyataannya yang dibuat pasca-Tragedi Kanjuruhan Malang ini mengundang reaksi netizen. Apalagi akibat gas air mata itu menimbulkan kepanikan di tribun Stadion Kanjuruan, hingga banyak yang sesak napas dan berdesakan serta ratusan orang meninggal dunia. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Kutip Ahli dari Universitas Udayana Bali Jika Gas Air Mata Tak Bahaya, Warganet: Ini Menyakitkan

Polisi Kutip Ahli dari Universitas Udayana Bali Jika Gas Air Mata Tak Bahaya, Warganet: Ini Menyakitkan

| Rabu, 12 Oktober 2022 | 13:06 WIB

Komandan Brimob dan Ketua Panpel Arema FC Dibawa ke Polda Jatim Hari Ini, Dirut PT LIB Terakhir

Komandan Brimob dan Ketua Panpel Arema FC Dibawa ke Polda Jatim Hari Ini, Dirut PT LIB Terakhir

| Selasa, 11 Oktober 2022 | 12:26 WIB

Cuitan Sujud Massal Polresta Malang Hilang, Padahal Tuai Simpati Publik

Cuitan Sujud Massal Polresta Malang Hilang, Padahal Tuai Simpati Publik

| Selasa, 11 Oktober 2022 | 11:55 WIB

Saat Polisi di Malang Bersujud Minta Maaf ke Aremania, Akui Salah di Tragedi Kanjuruhan?

Saat Polisi di Malang Bersujud Minta Maaf ke Aremania, Akui Salah di Tragedi Kanjuruhan?

| Senin, 10 Oktober 2022 | 20:30 WIB

Korban Mayoritas Usia Muda, Pendampingan juga Dilakukan untuk Orangtua Tragedi Kanjuruhan

Korban Mayoritas Usia Muda, Pendampingan juga Dilakukan untuk Orangtua Tragedi Kanjuruhan

| Senin, 10 Oktober 2022 | 13:26 WIB

Terkini

Niat Ambil Tutup Pipa yang Jatuh, Muhammad Irfan Malah Tersedot ke Dalam Aliran Irigasi

Niat Ambil Tutup Pipa yang Jatuh, Muhammad Irfan Malah Tersedot ke Dalam Aliran Irigasi

Banten | Rabu, 22 April 2026 | 22:58 WIB

Tips Merawat Sepatu Branded agar Tidak Cepat Rusak karena Genangan Air Hujan di Jakarta

Tips Merawat Sepatu Branded agar Tidak Cepat Rusak karena Genangan Air Hujan di Jakarta

Jakarta | Rabu, 22 April 2026 | 22:56 WIB

Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga ke Pemain Dewa UnitedBerujung Damai

Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga ke Pemain Dewa UnitedBerujung Damai

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 22:53 WIB

Jalur Cikembar-Kiaradua Membara! Warga Protes Jalan Rusak 11 Km yang Tak Kunjung Diperbaiki

Jalur Cikembar-Kiaradua Membara! Warga Protes Jalan Rusak 11 Km yang Tak Kunjung Diperbaiki

Jabar | Rabu, 22 April 2026 | 22:52 WIB

Bojan Hodak Minta Pemain Persib Bandung Jangan Panik, Kenapa?

Bojan Hodak Minta Pemain Persib Bandung Jangan Panik, Kenapa?

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 22:49 WIB

Gelar Juara Mulai Goyang, Umuh Muchtar Wanti-wanti Persib Bandung

Gelar Juara Mulai Goyang, Umuh Muchtar Wanti-wanti Persib Bandung

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 22:46 WIB

Diet Catering Sehat Berbasis AI Kini Ramai di Jakarta, Benarkah Efektif Turunkan Berat Badan?

Diet Catering Sehat Berbasis AI Kini Ramai di Jakarta, Benarkah Efektif Turunkan Berat Badan?

Jakarta | Rabu, 22 April 2026 | 22:43 WIB

5 Sepatu Lari Lokal Carbon Plate yang Lagi Dicari Pelari, Harga Mulai Rp700 Ribuan

5 Sepatu Lari Lokal Carbon Plate yang Lagi Dicari Pelari, Harga Mulai Rp700 Ribuan

Jakarta | Rabu, 22 April 2026 | 22:31 WIB

Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik

Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik

News | Rabu, 22 April 2026 | 22:30 WIB

Bank Sumsel Babel dan OJK Wujudkan Inklusi Keuangan Tanpa Batas Lewat Layanan Ramah Disabilitas

Bank Sumsel Babel dan OJK Wujudkan Inklusi Keuangan Tanpa Batas Lewat Layanan Ramah Disabilitas

Sumsel | Rabu, 22 April 2026 | 22:15 WIB