Ida Ayu Suryawati juga mengaku tidak diberikan uang untuk bekal makan atau hidup. Biaya makan harus cari sendiri. Mereka juga tidak selayaknya suami-istri. Tidak makan bersama, misalnya. Hanya datang, dan pergi.
Bahkan, suatu ketika Ida Bagus Putu Astina pernah datang menanyakan apakah ada uang. “Minta uang Rp5 juta. Karena gak ada, saya dipukul,” jelas dia.
Dia mengaku hidup tragis bersama putrinya. Tanpa pengakuan sah sebagai istri secara adminisitrasi negara. Beberapa tahun kemudian, malah muncul surat yang menyebutkan Ida Ayu Suryawati kawin dengan keris. Surat berisi keterangan palsu itu dikirim lewat WhatsApp.
Mengetahui adanya surat kawin dengan keris, Ida Ayu Suryawati pun kaget. Akhirnya melaporkan Ida Bagus Putu Astina ke Polda Bali, 15 Januari 2021. Namun, sampai saat ini kasus tersebut mandek di Polda Bali, belum ada kelanjutannya.
Sementara itu Ida Bagus Putu Astina belum bisa dikonfirmasi terkait laporan dan keterangan Ida Ayu Suryawati ke Polda Bali. Ketika coba dihubungi maupun dikirimi pesan singkat melalui WhatsApp, dia belum merespons.
Sebagaimana diketahui, Ida Bagus Putu Astina merupakan advokat asal Baturiti, Tabanan. Dia juga dikenal dengan panggilan Gus BIWI. BIWI adalah lembaga diklat yang dia miliki. Lembaga ini biasanya memasok calon tenaga kerja kapal pesiar. Bukan itu saja, dia juga memiliki SMK BIWI di Tabanan. (*)