Suara Denpasar – Kapolda Sumatera Barat, Irjen Teddy Minahasa yang baru ditunjuk jadi Kapolda Jatim baru saja ditangkap karena menjadi otak jaringan narkoba. Dikenal sebagai polisi tajir, Teddy Minahasa juga memiliki sejumlah usaha bisnis, salah satunya hotel.
Dia mengaku Hotel Horison miliknya di Kota Pasuruan, Jawa Timur, memiliki okupansi yang tinggi. Yang menarik, dia mengakui kegiatan birokrasi banyak diselenggarakan di hotel miliknya.
“Alhamdulillah tingkat okupansinya juga tertinggi, ya, dan hampir semua kegiatan-kegiatan birokrasi terselenggara di sana,” kata Teddy Minahasa dikutip dari Youtube Radar Bromo TV, Sabtu (15/10/2022).
Teddy Minahasa mengaku Hotel Horison ini hasil kerja sama dengan kawannya yang bernama Hari Prasetyo. Mendirikan hotel Horison di Pasuruan karena selama ini Kota Pasuruan tidak memiliki hotel yang representative.
Teddy Minahasa juga memiliki bisnis di bidang tempat rekreasi bernama Taman Ria Suropati di Desa Ranggeh, Kecamatan Gondang Wetan, Kota Pasuruan. Taman ini berada di lahan seluas 15 hektare, dan memiliki banyak wahana rekreasi, termasuk kebun binatang mini dan kolam renang.
Selama berbisnis, dia mengaku tidak semata-mata berorientasi profit. Yang penting, akunya, bisa ikut membuka lapangan kerja dan membuat orang senang.
“Saya dapat keuntungan nonmaterial (dari Taman Ria Suropati) membuat orang senang,” jelas dia.
Sikap Irjen Teddy Minahasa dalam berbisnis ini berbeda dengan cerita Najwa Shihab ketika mewawancarai Merry, istri Jenderal Hoegeng Iman Santoso, mantan Kapolri yang terkenal jujur.
Hoegeng yang baru jadi Kapolri menyuruhnya menutup toko bunga miliknya karena takut orang belanja karena Hoegeng sebagai Kapolri. Padahal, saat itu Merry membuka toko bunga untuk menambah pendapatan keluarga.
Baca Juga: Perang Bintang Trending di Tengah Kabar Penangkapan Irjen Teddy Minahasa, Bintang Emon: Seru
Irjen Teddy Minahasa dikenal sebagai polisi kaya. Harta kekayaannya yang dilaporkan ke KPK hampir Rp30 miliar, atau persisnya Rp29.974.417.203. Sebelum diketahui berbisnis narkoba, dia punya beberapa usaha atau bisnis. Dia juga sempat menunjukkan hobinya mengoleksi barang antik, termasuk keris dari zaman kerajaan.
![Hotel Horison Pasuruan, salah satu usaha bisnis milik Irjen Teddy Minahasa selain berbisnis narkoba. [IST]](https://media.suara.com/suara-partners/denpasar/thumbs/1200x675/2022/10/15/1-hotel-horison.jpg)
Hobinya yang paling kelihatan adalah dia juga senang melakukan tur menggunakan motor gede Harley Davidson. Bahkan, dia menjadi ketua umum Harley Davidson Club Indonesia (HDCI).
Bukan sekadar hobi Harley Davidson, ketika menjadi Kapolda Sumatera Barat dia berkali-kali melakukan kunjungan ke Polres-Polres dengan mengendarai Harley Davidson.
Dari daftar riwayat hidup, Irjen Teddy Minahasa lahir di Manado, Sulawesi Utara pada 23 November 1970. Meski demikian, dia tumbuh dan besar tidak di tanah kelahirannya. Melainkan di Pasuruan, Jawa Timur, asal orang tuanya. Ayahnya adalah seorang pedagang bernama Haji Abubakar (almarhum).
“Kedua orang tua kerja ke Manado. Sampai sana tiba-tiba lahir. Numpang lahir, lalu balik lagi ke Pasuruan,” kata Teddy dilansir dari Youtube Topik ANTV. (*)