Kapolri pun Dibohongi Ferdy Sambo: 'Kamu Nembak Nggak, Mbo?' Dijawab 'Siap, Tidak, Jenderal!'

Suara Denpasar

Rabu, 19 Oktober 2022 | 12:17 WIB
Kapolri pun Dibohongi Ferdy Sambo: 'Kamu Nembak Nggak, Mbo?' Dijawab 'Siap, Tidak, Jenderal!'
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun dibohongi Ferdy Sambo (saat masih jadi Kadiv Propam Polri). (IST)

Suara Denpasar – Sidang perdana kasus obstruction of justice atau menghalangi penyidikan mulai berlangsung di PN Jaksel dengan terdakwa Brigjen Hendra Kurniawan (mantan Karopaminal Div Propam Polri). Terungkap dalam sidang adegan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memanggil Ferdy Sambo, dan ditanya kasus kematian Brigadir Joshua. Saat itu, Kapolri pun dibohongi Ferdy Sambo dengan bersilat lidah.

“Kamu nembak (atau) nggak, Mbo?” tanya Kapolri saat memanggil Ferdy Sambo dalam surat dakwaan yang dibacakan JPU, Rabu (19/10/2022).

Pertanyaan Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun dijawab panjang lebar oleh Ferdy Sambo. Intinya, Ferdy Sambo menyatakan tidak menembak ajudannya, Brigadir Joshua atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

“Siap, tidak, Jenderal. Kalau saya nembak, kenapa harus di dalam rumah. Pasti saya selesaikan di luar. Kalau saya yang nembak bisa pecah kepalanya, atau jebol karena senjata pegangan saya kaliber 45,” kata Ferdy Sambo kepada Jenderal Listyo Sigit, pada Jumat, 8 Juli 2022, usai terjadinya penembakan Brigadir Joshua.

Cerita Ferdy Sambo itu diceritakan kepada Brigjen Hendra Kurniawan, Brigjen Benny Ali (mantan Karoprovost), Agus Nurpatria (Kaden A Ropaminal), dan Harun, usai dia menghadap Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Cerita ini masuk dalan surat dakwaan Hendra Kurniawan.

JPU menyebutkan bahwa Ferdy Sambo menceritakan kepada para anak buahnya itu untuk memastikan skenario “tembak-menembak” tetap dipertahankan. Padahal, fakta sebetulnya adalah bukan tembak-menembak, melainkan penembakan satu arah yang dilakukan Bharada E terhadap Brigadir Joshua atas perintah Ferdy Sambo.

Sebagaimana diketahui, Brigjen Hendra Kurniawan dihadapkan dalam sidang di PN Jaksel karena diduga menghalangi penyidikan, salah satunya adalah menghilangkan CCTV di pos security kompleks Rumah Dinas Polri dan merusaknya agar skenario “tembak-menembak” dalam kematian Brigadir Joshua di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga bisa berjalan sebagaimana keinginannya.

Ferdy Sambo pun berpesan agar masalah penembakan Brigadir Joshua agar diproses di Biro Paminal saja, yakni biro yang dipimpin Hendra Kurniawan. Hal ini dilakukan agar memudahkan atau memuluskan skenario busuk tentang tembak-menembak dalam kematian Brigadir Joshua. (*)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketakutan Komnas HAM Terbukti, Ferdy Sambo Berkelit Cuma Perintah Hajar Bukan Tembak Apalagi Bunuh Brigadir Joshua

Ketakutan Komnas HAM Terbukti, Ferdy Sambo Berkelit Cuma Perintah Hajar Bukan Tembak Apalagi Bunuh Brigadir Joshua

Denpasar | Selasa, 18 Oktober 2022 | 15:13 WIB

Suara Bharada E Bergetar saat Minta Maaf Tembak Brigadir Joshua: Semoga Bang Yos

Suara Bharada E Bergetar saat Minta Maaf Tembak Brigadir Joshua: Semoga Bang Yos

Denpasar | Selasa, 18 Oktober 2022 | 14:37 WIB

Dakwaan: Kronologi Peristiwa Magelang, Kuat Maruf Paksa Putri Candrawathi

Dakwaan: Kronologi Peristiwa Magelang, Kuat Maruf Paksa Putri Candrawathi

Denpasar | Senin, 17 Oktober 2022 | 17:56 WIB

Terkini

Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan

Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan

Sumut | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar

Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar

Jatim | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:07 WIB

OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online

OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:05 WIB

7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu

7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik

Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:46 WIB

Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat

Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara

Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:40 WIB

War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan

War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG

Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:32 WIB

×