Jawab Kritikan, Bupati Ambu Anne Sebut 300 Rumah Tak Layak Huni di Purwakarta Dibantu Perbaikan

Suara Denpasar | Suara.com

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 12:18 WIB
Jawab Kritikan, Bupati Ambu Anne Sebut 300 Rumah Tak Layak Huni di Purwakarta Dibantu Perbaikan
Jawab Kritikan, Bupati Ambu Anne Sebut 300 Rumah Tak Layak Huni di Purwakarta Dibantu Perbaikan (Pemkab Purwakarta)

Suara Denpasar - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika dikritik karena masih ada rakyatnya yang tinggal di gubuk reyot dan hampir roboh. Seolah menjawab kritikan itu, Ambu Anne, sapaan akrabnya, menyebut ada 300 unit rumah tak layak huni yang mendapatkan bantuan perbaikan. 

Dia mengatakan bantuan perbaikan dari Pemkab Purwakarta itu akan direalisasikan secara bertahap kepada masyarakat dengan nilai sebesar Rp20 juta setiap rumahnya.

Kamis (20/10/2022), dia ikut menyalurkan bantuan kepada Aep, pemilik rumah tak layak huni di Desa Sawah Kulon Kecamatan Pasawahan. Dia tinggal sendiri dengan kondisi fisik yang memang lemah karena memiliki riwayat sakit yang sudah lama.

"Hari ini kami akan menyerahkan bantuan rutilahu sebesar Rp20 juta, nanti akan dibantu secara administrasi oleh camat dan kades sawah kulon," ujar Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, Kamis 20 Oktober 2022 dikutip dari laman resmi Pemkab Purwakarta.

Anggaran Rp20 juta, kata dia, berasal dari APBD II rutin disalurkan melalui program gempungan setiap pekannya sebanyak 3 sampai 5 penerima.

Adapun target 300 rumah diharapkan dapat terealisasi hingga akhir tahun nanti, dan masyarakat merasa terbantu dengan adanya bantuan ini.

Dia menegaskan yang harus diketahui adalah sistemnya tidak bisa fleksibel, kecuali rumah yang roboh karena bencana alam kena longsor kemudian juga karena banjir dan kebakaran.

"Nah itu bisa diproses pada saat itu, tetapi kalau rumah seperti kondisi rumahnya tidak layak huni ini, itu harus dientris datanya setahun sebelumnya, tetapi kita siapkan anggaran setiap tahun nya selalu ada," kata Ambu Anne.

Ambu Anne juga mengaku memiliki data penerima program tersebut secara by name by adress yang telah harus dientri ditahun sebelumnya oleh pihak desa dan kelurahan terkait.

Realisasi bantuan satu tahun kemudian, sistem ini harus diketahui bersama agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.

"Masukkan saja semua rumah tidak layak huni di wilayahnya masing-masing ke sistem, sehingga tidak akan ada yang tertinggal, karena kalau sudah masuk ke sistem nanti kita yang akan mengatur sesuai dengan kemampuan anggaran kita," demikian Ambu Anne.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi alias Kang Dedi bertemu dengan sepasang suami istri yang tinggal gubuk reyot yang hampir ambruk di wilayah perkotaan Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Rumah tersebut milik Maman yang mengaku sudah melapor ke aparat pemerintah setempat agar mendapatkan bantuan. Namun, hingga kini belum ada respon dari pemerintah daerah setempat. 

"Ini (kondisinya gubuk) sudah seminggu mau roboh seperti ini," kata Maman kepada Dedi Mulyadi dikutip dari Antara, Kamis (20/10/2022).

Terkait itu, warga setempat, Setiawan, menyayangkan masih adanya masyarakat yang tinggal di gubuk sekitar wilayah perkotaan.

Mnurutnya, bupati saat ini hanya fokus memperhatikan persoalan urusan rumah tangga yang bersifat pribadi dibanding dengan urusan publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pantas Mantap Gugat Cerai, Ambu Anne Ternyata Sudah Ngempet 6 Tahun Hadapi Dedi Mulyadi, Alasannya Karena Orang Ini

Pantas Mantap Gugat Cerai, Ambu Anne Ternyata Sudah Ngempet 6 Tahun Hadapi Dedi Mulyadi, Alasannya Karena Orang Ini

| Sabtu, 22 Oktober 2022 | 09:40 WIB

Warganet Dibuat Meleleh dengan Unggahan Kang Dedi Mulyadi, Tak Ada yang Bisa Ganti Pelukan Hangat Sosok Ini

Warganet Dibuat Meleleh dengan Unggahan Kang Dedi Mulyadi, Tak Ada yang Bisa Ganti Pelukan Hangat Sosok Ini

| Sabtu, 22 Oktober 2022 | 08:02 WIB

Populer: Kabar Sule Menikah Lagi hingga Sidang Cerai Kang Dedi Mulyadi

Populer: Kabar Sule Menikah Lagi hingga Sidang Cerai Kang Dedi Mulyadi

| Jum'at, 21 Oktober 2022 | 08:20 WIB

Terkini

Ratusan Warga Padati Balai Kota Pagar Alam, Undian Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Meriah

Ratusan Warga Padati Balai Kota Pagar Alam, Undian Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Meriah

Sumsel | Selasa, 21 April 2026 | 23:33 WIB

PT Bukit Asam Tbk Resmikan SAKA Ombilin Heritage Hotel untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan

PT Bukit Asam Tbk Resmikan SAKA Ombilin Heritage Hotel untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan

Sumsel | Selasa, 21 April 2026 | 23:15 WIB

Skandal Guest House UIN Raden Fatah Melebar, PPK Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp2,1 Miliar

Skandal Guest House UIN Raden Fatah Melebar, PPK Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp2,1 Miliar

Sumsel | Selasa, 21 April 2026 | 22:54 WIB

Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.

Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 22:49 WIB

Slow Travel di Bhutan: Cara Elegan Melarikan Diri dari Hiruk Pikuk Dunia Modern

Slow Travel di Bhutan: Cara Elegan Melarikan Diri dari Hiruk Pikuk Dunia Modern

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 22:46 WIB

Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi

Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi

Surakarta | Selasa, 21 April 2026 | 22:44 WIB

Takut Anak Gagal Masuk PTN? 7 SMA Swasta di Palembang Ini Kini Jadi Pilihan Banyak Orang Tua

Takut Anak Gagal Masuk PTN? 7 SMA Swasta di Palembang Ini Kini Jadi Pilihan Banyak Orang Tua

Sumsel | Selasa, 21 April 2026 | 22:41 WIB

Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?

Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 22:36 WIB

Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama

Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 22:29 WIB

Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya

Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 22:17 WIB