“Maksudnya cek dan amankan CCTV yang di kompleks itu ada (Acay),” lanjut Hendra.
“Ini keberatan Saudara?” tanya hakim.
“Iya,” jawab Hendra.
Lebih lanjut, Hendra mengaku sempat menelepon Acay melalui handphone Kombes Agus Nurpatria pada 9 Juli mengenai CCTV. Saat itu, Acay mengaku sedang di Bali.
“Dengan kata-kata yang jelas saya sampaikan screening itu. Saya sampaikan bahwa karena yang bersangkutan ada di Bali dia menyiapkan anggota. Kalau gitu silakan berkoordinasi dengan Kombes Agus (Nurpatria),” jelas Hendra.
“Yang menurut saksi karena dia ada di tol makanya tidak jelas suaranya?” tanya hakim.
“Makanya ketika saya sampaikan, ya sudah kamu koordinasikan dengan Agus (Nurpatria), ya. Di situ sudah ada menyiapkan orang,” papar Hendra.
Hakim pun menanyakan ke Acay apakah konsistensi pada kesaksiannya, termasuk soal adanya perintah Ferdy Sambo untuk menscrening CCTV.
“Ok itu yang disangkal. Saudara tetep dengan keterangan Saudara?” tanya hakim ke Acay.
“Siap,” jawab Acay. (PMJNews)