denpasar

Setelah Minta Jangan Bergaya Hidup Mewah, Kini Kapolri Ingatkan Anak Buahnya Jangan Ghosting Pelapor

Suara Denpasar Suara.Com
Sabtu, 29 Oktober 2022 | 07:41 WIB
Setelah Minta Jangan Bergaya Hidup Mewah, Kini Kapolri Ingatkan Anak Buahnya Jangan Ghosting Pelapor
Setelah Minta Jangan Bergaya Hidup Mewah, Kini Kapolri Ingatkan Anak Buahnya Jangan Ghosting Pelapor (Polri)

Suara Denpasar - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebelumnya meminta anak buahnya meninggalkan gaya hidup mewah alias hedon. Terbaru, dia meminta jajarannya lebih informatif kepada masyarakat saat menangani aduan atau laporan.

Sigit memerintahkan anggotanya untuk merespons komunikasi yang diterima dan tidak mengabaikannya atau meng-ghosting pelapor.

“Ditelepon, teleponnya di-reject. Ditelepon, diangkat, kitanya marah-marah. Kesan pelapor terhadap kita jadi semakin negatif, jadi kalau bahasa gaulnya itu jangan ghosting,” kata Sigit dikutip dari PMJ News, Sabtu (29/10/2022).

Instruksi itu diunggah Sigit melalui akun instagram pribadinya.  Dia berharap bawahannya menunjukkan kesungguhan dalam memberikan pelayanan.

Dia mengatakan hal tersebut harus bisa dijelaskan secara transparan dan rasional, dan memenuhi logika publik. "Ini yang harus rekan-rekan lakukan,” kata dia.

Sigit menegaskan bahwa sangat wajar jika pelapor ingin tahu perkembangan dari laporan yang dibuatnya. Sebab, pelapor berharap ada solusi dari masalahnya.

"Karena memang masyarakat mengharapkan ada progres, ada langkah-langkah lanjut,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, dia menyayangkan anggotanya yang cenderung mementingkan laporan yang prioritas saat menerima banyak laporan. Kemudian meninggalkan laporan yang dianggap itu tidak prioritas. 

“Kecenderungan dari rekan-rekan, karena menerima laporan banyak, pengaduan banyak, sehingga kemudian lebih mementingkan yang menjadi prioritas," kata dia.

Baca Juga: Populer, Lolly Angkat Bicara soal Muka Dua Nikita Mirzani hingga Anne Ratna Bawa-bawa Urusan Syariat dalam Gugat Cerai Kang Dedi Mulyadi

Hal tersebut menurutnya berakibat terjadinya sumbatan komunikasi. Hasilnya adalah kesan pelapor terhadap Polri menjadi semakin negatif.

Kemudian Sigit kembali menekankan agar bawahannya jangan ghosting laporan masyarakat dan komunikasikan dengan pelapor atas laporannya.

“Jadi kalau bahasa gaulnya itu jangan ghosting, hadapi terkait dengan masalah-masalah yang memang harus dijawab. Prosedur yang saudara lakukan, ini masyarakat harus terinfo,” tutur dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI