Lihat Bagaimana Hajime Moriyasu Begitu Dihormati Anak Asuhnya Usai Pimpin Jepang Permalukan Jerman

Suara Denpasar Suara.Com
Jum'at, 25 November 2022 | 15:01 WIB
Lihat Bagaimana Hajime Moriyasu Begitu Dihormati Anak Asuhnya Usai Pimpin Jepang   Permalukan Jerman
Lihat Bagaimana Hajime Moriyasu Begitu Dihormati Anak Asuhnya Usai Pimpin Jepang Permalukan Jerman (AFP)

Suara Denpasar - Timnas Jepang membuat kejutan setelah mengalahkan tim raksasa Eropa, Jerman dengan skor 2-1 di laga pertama Grup E Piala Dunia 2022 Qatar.

Tak ingin berhenti di sana, Jepang bertekad untuk kembali membuat kejutan. Selanjutnya, Samurai Biru, julukan Timnas Jepang akan melawan Kosta Rika.

Hasil tersebut akan menentukan langkah tim asuhan Hajime Moriyasu ini melangkah ke babak 16 besar.

Hajime mengatakan kemenangan atas Jerman  memberikan "ketenangan" bagi anak asuhnya.

Hajim begitu dieluh-eluhkan anak asuhnya setelah memimpin Jepang bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan juara empat Piala Dunia tersebut.

Saat memimpin sesi latihan, dia diberi kejutan dengan semprotan air oleh anak-anak asuhnya saat berbicara kepada  reporter.

Mendapat perlakuan itu, sang manajer hanya tertawa. Meski dia dimandikan lebih awal.

Dalam sesi latihan itu, dia mengingatkan para pemainnya untuk tidak terlena dengan kemenangan bersejarah mereka.

"Yang kami pikirkan sekarang adalah pertandingan selanjutnya yang ada di depan kami, sama seperti biasa yang kami lakukan," kata Moriyasu seperti dikutip AFP.

Baca Juga: Mantan Suami Ngotot Jual Mobil Anak, Mawar AFI Curigai Niatnya Usai Dapat Panggilan Sidang

"Pada hari pertandingan yang kami rayakan apabila kami menang atau kami rasakan frustasi saat kalah, kami selalu memikirkan hal-hal yang bisa kami lakukan dengan lebih baik dan mulai mempersiapkan diri untuk pertandingan berikutnya dengan cara positif."

Moriyasu mengatakan timnya merasakan "ketenangan" setelah mengalahkan Jerman dan sebelum menghadapi Kosta Rika yang dihajar 0-7 oleh Spanyol pada pertandingan pembukanya, pada Minggu nanti.

Jepang harus bermain bertahan sekaligus menyerang melawan Jerman, sebelum mengejar ketertinggalan 0-1 lewat dua gol dari pemain cadangan Ritsu Doan dan Takuma Asano.

"Jerman adalah tim yang kuat dan saya tahu kami harus bertahan dengan baik dan juga menyerang," kata Moriyasu.

"Bukan hanya Jerman, kami memiliki ideal kami sendiri soal bagaimana kami ingin bermain tapi kami harus realistis dan bertahan di sana sesekali. Para pemain Jepang bisa melakukan itu."

Perubahan taktik juga membantu Jepang mengubah arah permainan ketika Moriyasu memasukkan pemain Arsenal Takehiro Tomiyasu dan berganti menggunakan tiga pemain bertahan.

"Anda boleh menerapkan taktik tapi tergantung para pemain bagaimana menjalankannya menyesuaikan apa yang terjadi di lapangan," kata sang pelatih.

"Anda dapat melakukannya pada latihan dan membahasnya saat pertemuan tapi di lapangan Anda harus menerapkannya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI