Sedih! Asih Widodo Rentangkan Poster '24 Tahun Lalu, Anak Saya Dibunuh Tentara'

Suara Denpasar | Suara.com

Jum'at, 25 November 2022 | 19:29 WIB
Sedih! Asih Widodo Rentangkan Poster '24 Tahun Lalu, Anak Saya Dibunuh Tentara'
Aksi Asih Widodo saat peringatan 24 Tahun peristiwa Semanggi I (Instagram)

Suara Denpasar - Asih Widodo, bapak dari Sigit Prasetyo (Mahasiswa Teknik Sipil Universitas YAI yang jadi salah satu korban tewas di Tragedi Semanggi 1). 24 tahun berjuang demi keadilan atas apa yang menimpa anaknya. Kasus ini baginya dan tentu bagi kita semua sederhana, tindak pembunuhan sistematis yang jadi salah satu bentuk kejahatan kemanusiaan harus dilawan dengan menyeret para pelaku hingga pejabat yang menyuruh adanya tindakan biadab itu. Totalitas tuntutan beliau dapat terlihat dari jargon-jargon yang terbordir di banyak baju yang dikenakan hingga aksesoris pertanda semangat yang terletak pada sepeda motor yang ia bawa hampir di tiap Kamis untuk ke depan Istana, berharap dapat mengetuk hati Widodo yang lainnya.

A luta continua. Hidup korban! Jangan diam! Lawan!

Begitulah bunyi keterangan dalam sebuah unggahan di Instagram @aksikamisan dengan memperlihatkan wajah Asih Widodo dengan membawa poster "24 Tahun Lalu, Anak Saya Dibunuh Tentara".

Asih Widodo juga pernah melakukan aksi protes di Istana Merdeka, Jakarta. Ia protes dengan mengenakan jaket hitam bertuliskan 'Korban Tragedi Semanggi 98' dan foto Sigit Prasetyo dan dirinya.

Helm kuning dengan tambahan tulisan 'Aku Cari Keadilan' juga dikenakan olehnya saat melakukan aksi protes di Istana Merdeka.

Pada potret lain, Asih Widodo menggunakan sepeda motornya dihiasi dengan kalimat protes menuntut keadilan serta menyuarakan isi hatinya yang sedih kehilangan sang putra tercinta.

Anaknya bernama Sigit Prasetyo. Saat itu, Sigit Prasetyo bersama ribuan mahasiswa lainnya berunjuk rasa menolak Sidang Istimewa MPR yang ingin mempercepat proses pemilu pasca Soeharto lengser.

Namun Sigit Prasetyo tertembak oleh aparat bersenjata yang melawan mahasiswa secara represif.

Tragedi Semangi I kala itu menewaskan 17 warga sipil akibat bentrokan dengan aparat masih menjadi duka bagi keluarga korban.

Tragedi Semanggi sudah 24 tahun berlalu tetapi hingga kini upaya penyelesaian kasusnya untuk memberi keadilan bagi korban dan keluarganya belum ada titik terang.

Keluarga korban masih menuntut keadilan kepada pemerintah sampai hari ini. Sama halnya yang dilakukan oleh Asih Widodo merupakan bapak dari Sigit Prasetyo, salah satu korban tragedi Semanggi.

Aksi Kamisan ke-752 pun di depan Istana Merdeka Jakarta, Kamis (10/11/2022).

Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSSK) dan mahasiswa menggelar aksi memperingati 24 tahun tragedi Semanggi I serta mendesak pemerintah untuk menyelesaikan pelanggaran HAM berat masa lalu. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aksi Kamisan Untuk Tragedi Kanjuruhan

Aksi Kamisan Untuk Tragedi Kanjuruhan

Foto | Kamis, 06 Oktober 2022 | 18:19 WIB

Viral Video Pembubaran Aksi Tolak RKUHP Saat Kunjungan Presiden Jokowi di Medan

Viral Video Pembubaran Aksi Tolak RKUHP Saat Kunjungan Presiden Jokowi di Medan

Sumut | Kamis, 07 Juli 2022 | 17:46 WIB

Aktivis Aksi Kamisan Sumarsih Sebut Pemerintahan Jokowi Mencoreng Enam Agenda Reformasi

Aktivis Aksi Kamisan Sumarsih Sebut Pemerintahan Jokowi Mencoreng Enam Agenda Reformasi

News | Senin, 30 Mei 2022 | 21:01 WIB

Terkini

5 Risiko Melahirkan di Usia 40-an seperti Annisa Pohan, Ada Tantangan Fisik dan Mental

5 Risiko Melahirkan di Usia 40-an seperti Annisa Pohan, Ada Tantangan Fisik dan Mental

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:01 WIB

Dunia Milik Siapa? Bedah Rahasia Penguasa Bareng Noam Chomsky

Dunia Milik Siapa? Bedah Rahasia Penguasa Bareng Noam Chomsky

Your Say | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:57 WIB

Azizah Salsha Tanggapi Permintaan Maaf Bigmo, Proses Hukum Dibatalkan?

Azizah Salsha Tanggapi Permintaan Maaf Bigmo, Proses Hukum Dibatalkan?

Entertainment | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:53 WIB

Modal 'Cairan Ajaib' Palsu, Duo WN Liberia Kuras Rp1,6 Miliar Milik WN Korsel di Jakarta Barat

Modal 'Cairan Ajaib' Palsu, Duo WN Liberia Kuras Rp1,6 Miliar Milik WN Korsel di Jakarta Barat

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:51 WIB

Ide Kreatif Dinilai Rp 0, Bedah Kasus Amsal Sitepu Jadi Terdakwa Gegara Video Profil Desa

Ide Kreatif Dinilai Rp 0, Bedah Kasus Amsal Sitepu Jadi Terdakwa Gegara Video Profil Desa

Liks | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:51 WIB

Jeritan Pilu Buruh di Jogja: dari Tiga Bulan Tak Digaji, Terjerat Pinjol, hingga BPJS Mati

Jeritan Pilu Buruh di Jogja: dari Tiga Bulan Tak Digaji, Terjerat Pinjol, hingga BPJS Mati

Jogja | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:49 WIB

NASA Akhiri Jeda 53 Tahun: Misi Artemis II Siap Mengorbit ke Bulan

NASA Akhiri Jeda 53 Tahun: Misi Artemis II Siap Mengorbit ke Bulan

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:47 WIB

Sinyal Bansos Tambahan: Gus Ipul Siapkan Skenario 'Penebalan' Sambil Tunggu Titah Prabowo

Sinyal Bansos Tambahan: Gus Ipul Siapkan Skenario 'Penebalan' Sambil Tunggu Titah Prabowo

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:46 WIB

7 Fakta Panas Cekcok Bupati vs Wabup Lebak: Dari Pelanggaran UU ASN hingga Serangan Personal

7 Fakta Panas Cekcok Bupati vs Wabup Lebak: Dari Pelanggaran UU ASN hingga Serangan Personal

Banten | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:46 WIB

Kabar Duka Dokter Muda Tewas Akibat Campak: Bukan Sekadar Penyakit Anak-Anak!

Kabar Duka Dokter Muda Tewas Akibat Campak: Bukan Sekadar Penyakit Anak-Anak!

Your Say | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:46 WIB