Suara Denpasar - Pelatih Madura United Fabio Araujo berdalih kekalahan 0-3 dari PSIS Semarang karena libur sebulan. Kondisi ini membuat tim besutannya belum maksimal seperti pada awal kompetisi Liga 1, di mana Madura United tampil trengginas.
Diketahui, PSIS Semarang berhasil mempecundangi Madura United dengan skor 0-3 dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-12. Pertandingan PSIS Semarang versus Madura United di Stadion Manahan Solo, ini sempat tertunda 90 menit karena izin.
Izin pertandingan laga perdana setelah sempat jeda karena Tragedi Kanjuruhan ini datang terlambat. Akibatnya, pertandingan ini menunggu sampai izin datang.
Pertandingan Madura United vs PSIS baru dimulai pukul 16.20 WIB. Tiga gol PSIS Semarang berhasil dilesakkan ke gawang Madura United tanpa balas.
Pada awal pertandingan, Madura United sebetulnya tampkl lebih agresif ketimbang PSIS Semarang. Bahkan, Madura United sempat mendapat peluang pada menit 6 lewat sundulan Cleberson. Namun, penjaga gawang PSIS Semarang, Wahyu Tri Nugroho berhasi menangkap bola.
Baru pada menit 15, PSIS Semarang berhasil keluar dari tekanan Madura United. Taisei Marukawa juga hampir mencetak gol melalui tendangan kerasnya. Sayang, bola melenceng tipis ke kiri gawang Madura United. Sampai turun minum babak pertama, skor tetap 0-0.
Memasuki babak kedua, PSIS Semarang menggebrak. Pada menit ke-53, Jonathan Cantilana berhasil membobol gawang Madura United melalui titik penalti.
Madura United makin kedodoran setelah Guntur Ariyadi mendapat kartu merah pada menit 62’ setelah melanggar di kotak terlarang.
Menang jumlah pemain, PSIS Semarang tampil makin trengginas. Frendya Wahyu berhasil menjebol gawang Madura United pada menit 72’. Kemudian digenapkan Ridho Syuhada Putra melalui gol pada menit 83”. Pertandingan berakhir dengan skor 0-3.
Pelatih PSIS Semarang Ian Andrew Gillan usai laga menyatakan, pertandingan ini merupakan momentum begitu ditunggu tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar. Dia mengakui, momentum kemenangan PSIS Semarang didapat pada baak kedua.
"Setelah 50 menit babak kedua bisa memanfaatkan kelengahan dari Madura United," jelas Ian Andrew Gillan.
Pelatih Madura United FC, Fabio Araujo Ledundes mengakui kekalahan ini. Dia berdalih timnya bermain belum optimal karena kompetisi sempat dihentikan alias libur sekitar satu bulan.
Di sisi lain, aku Fabio, pertandingan lawan PSIS Semarang ini sempat diundur yang mengakibatkan timnya sempat menurun. (Antara)