"Ini OPD seolah berjalan sendiri-sendiri. Tidak tahu mereka apa yang harus dilakukan. Mereka cuma bilang kapan anggaran mau ditetapkan, la yo kapan? Ayo! Gimana?" geram legislator PDI Perjuangan ini.
Untuk diketahui, PDI Perjuangan pada Pilbup 2018 lalu mengusung pasangan calon Bupati-Wakil Bupati, KH Salwa Arifin dan Irwan Bachtiar Rahmat.
Paslon tersebut kemudian terpilih memimpin Kabupaten Bondowoso hingga tahun 2023 mendatang.
Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso Ahmad Dhafir menilai bahwa eksekutif kurang cakap.
"Padahal sudah ada forum konsultasi bupati kepada pimpinan DPRD. Namun itu tidak dilakukan sama sekali," tuturnya dikonfirmasi terpisah.
Sedangkan DPRD dalam hal ini menerima usulan pembahasan raperda yang biasanya diawali dengan forum konsultasi.
"Semoga keterlambatan pengesahan APBD ini tidak berdampak pada program yang ada," harap legislator PKB ini.
Di sisi lain, Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin memilih bungkam usai rapat paripurna pengesahan APBD tahun 2023.(*)