Ini yang Harus Dipahami untuk Menciptakan Benih Manusia Berkualitas Menurut Ajaran Seksualitas Jawa

Suara Denpasar

Minggu, 18 Desember 2022 | 13:20 WIB
Ini yang Harus Dipahami untuk Menciptakan Benih Manusia Berkualitas Menurut Ajaran Seksualitas Jawa
Ilustrasi pendidikan seks (Antara)

Suara Denpasar - Dalam paham kuno, seks tak hanya diterjemahkan sebagai kontestasi pemenuhan hasrat semata. Ajaran Tantra yang berkembang di India dan Jawa Kuno misalnya, seks juga menjadi bagian dalam skena spiritualitas demi mencapai kesempurnaan hidup dan penyatuan hakikat manusia dengan tuhan. 

Pemikiran Jawa sepakat dengan gagasan itu. Selain spiritual, seks bagi suami istri juga menjadi momen sakral demi menciptakan benih manusia yang utama atau berkualitas. Dalam buku Seks Para Leluhur yang ditulis oleh Suyadi digdoatmaja dan Budiono Herusatoto  menyebut, untuk menumbuhkan benih manusia yang berkualitas, ada empat hal yang harus dipahami oleh pasangan suami istri. Yakni, Eneng, Ening, Eling

1. Eneng

Eneng berarti tenang. Maksudnya saat memandu kasih, pikiran serta perasaan harus berada dalam kondisi yang tenteram dan tidak mengedepankan hasrat yang berlebih. Hal itu bermanfaat supaya olah asmara dapat bertahan dalam waktu yang lama juga sampai pada kondisi puncak hingga menghasilkan benih yang kuat. Pikiran dan hati yang tentram akan berpengaruh pada kesehatan benih.

2. Ening

Ening maksudnya yakni hening yang berarti pikiran dan kondisi hati yang jernih. Kejernihan pikiran dan hati pasangan suami istri yang tengah berilah asmara akan berpengaruh terhadap kualitas sifat  benih benih yang baik mengandung kasih sayang dan cinta kasih.

3. Eling

Eling atau sadar artinya saat berada dalam hubungan, pasangan suami istri tidak boleh memikirkan hal lain selain 'misi' atau tugas mulia yang tengah diembannya,yakni menitiskan benih generasi penerus. Suyadi menyebut, dalam proses itu bila dirasakan ternyata salah satu pihak hilang fokus, pasangan harus sadar dan berupaya membangkitkan semangat dengan sentuhan-sentuhan kasih sayang.

4. Awas

Yang terakhir yakni awas atau pemahaman akan pertanda. Berarti harus memperhatikan dan memahami segala pertanda dari sikap dan keinginan pasangan. Baik gerakan maupun hal-hal lain saat proses itu berlangsung. Dengan segala pemahaman ini, juga perlu mengheningkan cipta (berkontemplasi) untuk merasakan apakah benih yang tercurah bermutu atau tidak. 

Lebih lanjut Suyadi menyebut, tanda-tanda benih (manikem) bermutu atau kurang bermutu, orang harus memahami lima kehalusan daya cipta (Alusing Pandulu) yakni, Beningin Ati (Kejernihan hati atau kalbu), Sirnaning Kekarepan (Hilangnya Kehendak), Sarehing  Pangganda (Mengedepannya Imajinasi), Lereming Pancaindriya (Ketenangan Panca Indera) dan Jatmikaning Solah Bawa (Santunnya Perbuatan Tingkah Laku). 

Hati manusia dianggap sebagai pusat segala perasaan batin dan menyimpan berbagai pengertian. Hati manusia dapat mengetahui adanya cinta kasih, baik dan buruk, rasa bahagia, sedih gembira dan berbagai perasaan lainnya. Dengan menyadari semua itu manusia dapat tenang tawakal dan mencapai kejernihan hati (Benining Ati) pada saat itu juga akan dicapai Sirnaning Kekarepan (hilangnya hehendak) untuk berbuat tidak sopan terhadap pasangan. Hal itu berarti dicapai pula Sarehing Penggada yang merupakan bagian dari keinginan akan sesuatu yang belum tercapai. Karena telah pasrah dan berserah kepada tuhan, dalam proses itu tuhan memberikan pencerahan atau cahaya lewat nurani lewat perasaan hati yang murni dan paling dalam. 

Pada saat itu ia akan mencapai Lereming Pancaindriya atau ketenangan inderawi, yakni saat semua perhatian panca indera tertuju kepada tuhan. Suyadi mengatakan setelah berada dalam proses itu, seseorang akan mendapati kepekaan yang dapat mendeteksi segala hal di sekitarnya. Kepekaan inilah yang kemudian disebut sebagai zat indera (indera keenam). Dan terakhir, hasil dari proses itu seorang dapat menjadi pribadi yang baik. Segala pikiran ucapan dan perbuatan bersifat baik. (Rizal/*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dokter Boyke Peringatkan Pasangan Muda Jangan Ngeseks Berlebihan, Dampak Pas Tua Ngeri Banget

Dokter Boyke Peringatkan Pasangan Muda Jangan Ngeseks Berlebihan, Dampak Pas Tua Ngeri Banget

Lifestyle | Kamis, 15 Desember 2022 | 18:25 WIB

7 Manfaat Morning Sex, Bisa Bikin Melek dan Semangat Sepanjang Hari

7 Manfaat Morning Sex, Bisa Bikin Melek dan Semangat Sepanjang Hari

Lifestyle | Kamis, 15 Desember 2022 | 21:00 WIB

Apa Itu Oral Seks, Kini Dikenal 'Wleowleowleo' dan Apa Bahayanya?

Apa Itu Oral Seks, Kini Dikenal 'Wleowleowleo' dan Apa Bahayanya?

Lifestyle | Selasa, 13 Desember 2022 | 21:36 WIB

Terkini

BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran

BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran

Jabar | Rabu, 10 Juni 2026 | 23:44 WIB

6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura

6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura

Sumut | Rabu, 10 Juni 2026 | 23:37 WIB

Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta

Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta

Banten | Rabu, 10 Juni 2026 | 23:29 WIB

Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan

Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan

Sumut | Rabu, 10 Juni 2026 | 23:22 WIB

Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir

Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir

Video | Rabu, 10 Juni 2026 | 23:10 WIB

Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul

Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul

Bogor | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:52 WIB

Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda

Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda

Sport | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:49 WIB

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:37 WIB

Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi

Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi

Jabar | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:36 WIB

Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran

Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran

Jabar | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:21 WIB