Suara Denpasar - Farhat Abbas kembali bikin kontroversi lagi, dirinya menyebutkan bahwa tembakan Bharada E yang membunuh Brigadir J.
Tentunya kita tahu bahwa beberapa bulan ini, masyarakat Indonesia sedang menyoroti kasus pembunuhan yang diduga dilakukan oleh Irjen Ferdy Sambo.
Kasus pembunuhan tersebut menyeret banyak dari kepolisian seperti Irjen Ferdi Sambo, Bharada E, dan beberapa kepolisian yang diduga melakukan Obstruction of justice.
Farhat Abbas tidak mau ketinggalan untuk mengomentari hal tersebut, menurutnya tembakan dari Bharada E lah yang membuat Brigadir J terbunuh.
Farhat Abbas yang saat ini menjadi ketua Umum Partai Pandai (Partai Negeri Daulat Indonesia) itu, menjelaskan bahwa dia sangat yakin Bahwa Brigadir J ini terbunuh karena tembakan Bharada E.
Bahkan dia yakin bahwa Sambo bukan orang yang membunuh Brigadir J, dan mengatakan bahwa Sambo tidak ada kaitannya dalam kematian dari Brigadir J.
"Saya yakin banget bahwa Joshua ini mati karena tembakan Bharada E. Jadi mati tiga kali tembakan Lo dari jarak dekat," kata Farhat Abbas dalam video TikTok Tgifjj.
Ketika dia ditanya oleh pembawa acara dalam podcast itu mengenai penembak Brigadir J, dia yakin bahwa pembunuhnya adalah Bharada E.
Farhat Abbas juga menduga bahwa bisa saja Bharada E yang menawarkan dirinya untuk menembak Brigadir J.
Baca Juga: Aliran Bab Kesucian Diduga Sesat, Menteri Agama: Verifikasi Lapangan dan Ajak Dialog
Dia mengilustrasikan "Komandan jangan pakai tangan komandan biar saya aja, mungkin dia bicara seperti itu," ucap Farhat Abbas sang pengacara kontroversial tersebut.
Perlu diketahui bahwa saat ini kasus pembunuhan Brigadir J sudah masuk dalam ranah persidangan, dan masyarakat harus sabar menunggu hukuman apa yang bakal diterima oleh para pelaku pembunuh tersebut.
Masyarakat diharapkan jangan berspekulasi soal pembunuhan tersebut, karena takutnya akan menimbulkan spekulasi masyarakat dalam kasus pembunuhan itu. (Rizal/*)