Tidak Kapok Bikin Kontroversi, Farhat Abbas Sebut Tembakan Bharada E yang Bunuh Brigadir J

Suara Denpasar Suara.Com
Selasa, 03 Januari 2023 | 06:34 WIB
Tidak Kapok Bikin Kontroversi, Farhat Abbas Sebut Tembakan Bharada E yang Bunuh Brigadir J
Tidak Kapok Bikin Kontroversi, Farhat Abbas Sebut Tembakan Bharada E yang Bunuh Brigadir J (Screenshot Instagram Farhat Abbas)

Suara Denpasar - Farhat Abbas kembali bikin kontroversi lagi, dirinya menyebutkan bahwa tembakan Bharada E yang membunuh Brigadir J.

Tentunya kita tahu bahwa beberapa bulan ini, masyarakat Indonesia sedang menyoroti kasus pembunuhan yang diduga dilakukan oleh Irjen Ferdy Sambo.

Kasus pembunuhan tersebut menyeret banyak dari kepolisian seperti Irjen Ferdi Sambo, Bharada E, dan beberapa kepolisian yang diduga melakukan Obstruction of justice.

Farhat Abbas tidak mau ketinggalan untuk mengomentari hal tersebut, menurutnya tembakan dari Bharada E lah yang membuat Brigadir J terbunuh.

Farhat Abbas yang saat ini menjadi ketua Umum Partai Pandai (Partai Negeri Daulat Indonesia) itu, menjelaskan bahwa dia sangat yakin Bahwa Brigadir J ini terbunuh karena tembakan Bharada E.

Bahkan dia yakin bahwa Sambo bukan orang yang membunuh Brigadir J, dan mengatakan bahwa Sambo tidak ada kaitannya dalam kematian dari Brigadir J.

"Saya yakin banget bahwa Joshua ini mati karena tembakan Bharada E. Jadi mati tiga kali tembakan Lo dari jarak dekat," kata Farhat Abbas dalam video TikTok Tgifjj.

Ketika dia ditanya oleh pembawa acara dalam podcast itu mengenai penembak Brigadir J, dia yakin bahwa pembunuhnya adalah Bharada E.

Farhat Abbas juga menduga bahwa bisa saja Bharada E yang menawarkan dirinya untuk menembak Brigadir J.

Baca Juga: Aliran Bab Kesucian Diduga Sesat, Menteri Agama: Verifikasi Lapangan dan Ajak Dialog

Dia mengilustrasikan "Komandan jangan pakai tangan komandan biar saya aja, mungkin dia bicara seperti itu," ucap Farhat Abbas sang pengacara kontroversial tersebut.

Perlu diketahui bahwa saat ini kasus pembunuhan Brigadir J sudah masuk dalam ranah persidangan, dan masyarakat harus sabar menunggu hukuman apa yang bakal diterima oleh para pelaku pembunuh tersebut.

Masyarakat diharapkan jangan berspekulasi soal pembunuhan tersebut, karena takutnya akan menimbulkan spekulasi masyarakat dalam kasus pembunuhan itu. (Rizal/*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI