Suara Denpasar – Viral ulah konsumen HP Xiaomi yang sengaja membuat mati total atau matot HP-nya. Cara ini dipakai agar konsumen mendapat HP baru.
Diketahui, Xiaomi, perusahaan teknologi Tiongkok dengan berbagai perangkat cerdas, salah satunya smartphone atau HP memang menjanjikan perbaikan smartphone selesai hanya dalam waktu lima hari kerja.
Jika waktu pengerjaan lebih lama dari lima hari, maka Xiaomi menjanjikan perangkat yang masih dalam masa garansi berhak untuk penggantian unit yang baru. Bahkan dengan unit yang kelasnya lebih tinggi.
Adanya kebijakan garansi ganti unit baru ini ternyata dimanfaatkan banyak oknum konsumen yang nakal. Mereka berusaha mengklaim garansi tersebut dengan cara sengaja membuat HP miliknya mati total (matot).
Hal itu terungkap dari salah satu postingan akun fanspage Facebook GadgetIn. Akun dengan 400 ribu pengikut itu membagikan ulah konsumen Xiaomi yang berbuat curang.
Dalam postingannya, GatgetIn membagikan foto ada salah satu konsumen Xiaomi yang sengaja membuat HP-nya mati total.
Setelah mati total, HP itu baru dibawa ke pusat maintenance Xiaomi. Karena HP itu mati total, akhirnya Xiaomi mengganti dengan unit baru.
"Ga sia-sia yang mau dimatotin sini datang aja ke Bandung Selatan + fee seikhlasnya mayan buat claim. Terima kasih tutornya bang (disembunyikan) juga makasih buat Xiaomi," tulis dalam tangkapan layar yang dibagikan GatgetIn, Sabtu (31/12/2022).
Akun Facebook GatgetIn pun mengkritik ulah konsumen nakal tersebut. Dia menyatakan ulah konsumen ini bisa membuat banyak pihak rugi.
“Kalau gini, semuanya rugi,” tulis Facebook GatgetIn Sabtu (31/12/2022).
![Postingan HP Xiaomi dibuat matot agar bisa klaim garansi perbaikan hingga ganti unit baru. [Facebook GatgetIn]](https://media.suara.com/suara-partners/denpasar/thumbs/1200x675/2023/01/03/1-hp-xiaomi-matot.jpg)
Menurut Gatgetin, banyak yang dirugikan dari ulah sengaja membuat HP matot agar dapat unit baru seperti ini. Tentu saja, yang bisa rugi adalah pihak Xiaomi karena harus mengeluarkan biaya yang harusnya tidak perlu.
Lalu, kata GatgetIn, konsumen jujur juga rugi. Sebab, brand jadi lebih rewel kalau mau mengklaim garansi. Kasus matot yang banyaknya ini bisa membuat syarat klaim garansi lebih ketat.
“Calon konsumen mungkin rugi juga. Xiaomi naikin harga HP baru buat nutup biaya tuker-tuker unit (rasa asuransi),” katanya.
Postingan itu menjadi viral. Sampai Selasa (3/1/2023) sudah dibagikan 2,9 ribu kali. Sejumlah netizen pun berkomentar pedas terkait ulah para konsumen yang nakal tersebut.
“Mental orang kayak gini, belom siap menerima layanan sebagus yang disediakan Xiaomi, yang ada di pikirannya enaknya doang engga mikir pihak lain, makanya jujur itu perlu,” kata Dennis Alif Setiawan.