Bupati Purwakarta Ambu Anne Ngotot Bercerai, Kang Dedi Malah Fokus ke Masalah Lain, Sampai Adu Mulut!

Suara Denpasar

Jum'at, 10 Februari 2023 | 09:25 WIB
Bupati Purwakarta Ambu Anne Ngotot Bercerai, Kang Dedi Malah Fokus ke Masalah Lain, Sampai Adu Mulut!
Bupati Purwakarta Ambu Anne Ngotot Bercerai, Kang Dedi Malah Fokus ke Masalah Lain, Sampai Adu Mulut. (Instagram Anne Ratna Mustika)

Suara Denpasar-Bupati Purwakarta Ambu Anne Ngotot Bercerai, Kang Dedi Malah Fokus ke Masalah Lain, Sampai Adu Mulut.

Sidang perceraian Dedi Mulyadi dan sang istri, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika akan digelar beberapa hari ke depan. Sidang yang akan digelar di Pengadilan Agama Purwakarta itu dengan agenda putusan.

Meski sidang sudah di depan mata, Dedi Mulyadi terlihat  masih berkonsentrasi mengurus hal lain. Salah satunya, anggota DPR RI itu masih sibuk mengurus kisruh antara warga dan pengelola pasar  Ciasem, kabupaten Subang Jawa Barat.


Dimana di pasar itu, warga memprotes karena akses jalan makin sempit. Dari pengaduan warga, Kang Dedi langsung turun tangan. Dimana dalam pengaduannya kepada Kang Dedi, warga menuding pengelola pasar telah mengambil jalan umum.

"Beberapa hari lalu saya kedatangan warga yang mengatakan jalur milik warga digunakan untuk sarana pasar di Ciasem, Subang," kata Dedi melansir Antara, Kamis (9/2/2023).


Dari pengaduan warga, Kang Dedi langsung mendatangi lokasi pasar. Di sana, dia langsung disambut dengan kelurahan puluhan warga yang mendatanginya.


Di hadapan Kang Dedi Mulyadi, seorang warga mengaku jika jalan itu sebelumnya telah dilakukan pengukuran oleh BPN. Dari pengukuran, seharusnya jalan itu memiliki lebar 6 meter.

Tanpa berlama-lama, Kang Dedi langsung menemui pengelola pasar. Kepada Kang Dedi, pengelola pasar mengaku jika pihaknya telah mengantongi izin dari warga yang disaksikan oleh pihak Polsek dan Koramil setempat.

Sehingga pihak pengelola pasar merasa tidak pernah merebut hak warga. Adu argumen antara warga dan pengelola pasar pun terjadi. Bahkan situasinya kian memanas.

baca juga


Kang Dedi lalu meminta pengelola pasar dan warga menuju lokasi jalan yang terletak di belakang pasar. Di sana diketahui ternyata jalan tersebut sudah menyempit dari ukuran seharusnya 6 meter.

"Karena yang dibutuhkan pasar dan warga adalah akses jalan. Saya ini berbicara akses jalan warga karena kan alokasi tanah milik negara, tetap akses jalan warga harus tetap ada, bukan bicara kepemilikan," katanya. 

Kang Dedi menjelaskan bahwa, secara teori pasar dibangun dengan mengedepankan faktor kenyamanan. Salah satunya akses jalan yang baik dan memadai. Sehingga jika mengacu pada lebar enam meter seharusnya pihak pasar membongkar teras dan tangga yang menghalangi jalan warga.

"Namanya pasar itu jangankan jalan kecil, jalan nasional saja lama-lama bisa jadi pasar. Pengendalian itu hanya di awal saja, semakin lama pedagang akan semakin banyak,” katanya.

Dedi Mulyadi kemudian meminta aturan kembali ditegakkan. Jalan yang seharusnya selebar 6 meter harus kembali seperti semula. Selain sebagai akses warga, jalan tersebut juga berguna untuk mobilitas pasar.

Sementara itu, Kang Dedi Mulyadi berjanji akan berkomunikasi dengan Pemkab Subang untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gabung dengan PAN, Ini 3 Alasan Verrell Bramasta Nyaleg

Gabung dengan PAN, Ini 3 Alasan Verrell Bramasta Nyaleg

Video | Jum'at, 10 Februari 2023 | 04:00 WIB

Putusan Cerai Beberapa Hari Lagi, Bupati Pirwakarta Anne Ratna Mustika Belum Move On dari Dedi Mulyadi? Ini Buktinya

Putusan Cerai Beberapa Hari Lagi, Bupati Pirwakarta Anne Ratna Mustika Belum Move On dari Dedi Mulyadi? Ini Buktinya

Denpasar | Kamis, 09 Februari 2023 | 15:24 WIB

Ambu Anne Masih Simpan Rapi Kenangan Manis Bersama Kang Dedi, Belum Ikhlas Pergi?

Ambu Anne Masih Simpan Rapi Kenangan Manis Bersama Kang Dedi, Belum Ikhlas Pergi?

Denpasar | Kamis, 09 Februari 2023 | 12:03 WIB

Terkini

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

×