Tragis! Bocah SD di Sukabumi Tewas Dibacok Geng Motor Pelajar SMP dengan Sebilah Celurit

Suara Denpasar | Suara.com

Minggu, 05 Maret 2023 | 10:50 WIB
Tragis! Bocah SD di Sukabumi Tewas Dibacok Geng Motor Pelajar SMP dengan Sebilah Celurit
Tragis! Bocah SD di Sukabumi Tewas Dibacok Geng Motor Pelajar SMP dengan Sebilah Celurit (Pixabay: MIH83)

Suara Denpasar – Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi tengah menyelidiki kasus tewasnya seorang pelajar kelas 5 SDN Sirnagalih, akibat dugaan serangan geng motor pelajar SMP saat hendak pulang ke rumahnya di Kampung Citepus PAM, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 

“Kami masih menyelidiki kasus dugaan penyerangan dan penganiayaan pada jam pulang sekolah hari ini dan mengakibatkan seorang pelajar SD berinisial Ra (12), laki-laki, meninggal dunia,” kata Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Dian Purnomo, dikutip dari Antaranews, Minggu (5/3/2023). 

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (4/3/2023) siang hari sekitar pukul 11.30, bermula saat korban bersama beberapa rekannya hendak pulang dari sekolah dengan berjalan kaki. 

Menurut kesaksian pedagang siomay yang kerap mangkal di SMP 3 Palabuhanratu, Aji (40) mengatakan korban memang setiap harinya pulang dengan cara jalan kaki dan sesekali dijemput oleh orang tuanya. 

Korban yang saat itu sedang berjalan kaki sempat bercanda dengan teman-teman sebayanya, dan sempat diberi tahu oleh penjual siomay agar tidak bercanda di pinggir jalan lantaran khawatir terserempet mobil. 

Tak berselang lama, tiba-tiba datang segerombolan oknum pelajar SMP dengan menggunakan sepeda motor, membawa bendera mirip warna bendera Belanda sambil mengacungkan senjata tajam jenis celurit. 

Tanpa diduga, korban yang tidak tahu apa-apa secara mendadak diserang dan dibacok begitu saja oleh segerombolan pelajar itu hingga bagian lehernya terluka parah. 

Usai melakukan aksinya, para pelaku pun langsung kabur begitu saja meninggalkan korban yang meminta tolong kepada warga sembari menangis dan memegang lehernya yang terluka parah akibat sabetan benda tajam. 

Warga yang melihat kejadian itu langsung menolong dan membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu. Naasnya, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan karena luka parah yang dialaminya. 

Meski begitu, Polres Sukabumi melaporkan bahwa saat ini pihaknya telah mengantongi identitas para pelaku dan masih dalam proses pengejaran. 

“Identitas para pelaku sudah kami kantongi dan para sedang dalam pengejaran,” ujar Dian. (Rizal/*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sadis! Bocah SD Di Sukabumi Tewas Diserang Gerombolan Geng Motor Saat Pulang Sekolah, Leher Disabet Pakai Celurit

Sadis! Bocah SD Di Sukabumi Tewas Diserang Gerombolan Geng Motor Saat Pulang Sekolah, Leher Disabet Pakai Celurit

News | Minggu, 05 Maret 2023 | 06:48 WIB

Truk Pengangkut Gerombolan Pelajar Diberhentikan di Penengahan, Diduga Hendak Tawuran

Truk Pengangkut Gerombolan Pelajar Diberhentikan di Penengahan, Diduga Hendak Tawuran

Lampung | Sabtu, 04 Maret 2023 | 18:27 WIB

Polisi Tetapkan 5 Tersangka Kasus Miras Oplosan Tewaskan 3 Pelajar di Makassar

Polisi Tetapkan 5 Tersangka Kasus Miras Oplosan Tewaskan 3 Pelajar di Makassar

Sulsel | Sabtu, 04 Maret 2023 | 10:57 WIB

Terkini

9 Promo Skincare dan Makeup Viva Cosmetics Selama April 2026, Belanja Jadi Hemat

9 Promo Skincare dan Makeup Viva Cosmetics Selama April 2026, Belanja Jadi Hemat

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 09:00 WIB

Maia Estianty dan Irwan Mussry Takjub saat Ziarah ke Makam Imam Bukhari di Uzbekistan

Maia Estianty dan Irwan Mussry Takjub saat Ziarah ke Makam Imam Bukhari di Uzbekistan

Entertainment | Jum'at, 03 April 2026 | 09:00 WIB

Sekufu Bukan Hanya Soal Jodoh: Mengapa Pertemanan Juga Butuh Kesetaraan

Sekufu Bukan Hanya Soal Jodoh: Mengapa Pertemanan Juga Butuh Kesetaraan

Your Say | Jum'at, 03 April 2026 | 09:00 WIB

Belum Reda! 348 Gempa Susulan, Getaran M4,8 Kembali Guncang Timur Bitung

Belum Reda! 348 Gempa Susulan, Getaran M4,8 Kembali Guncang Timur Bitung

Sulsel | Jum'at, 03 April 2026 | 08:53 WIB

Rekor 1 Juta Kendaraan: Rahasia di Balik 'Zero Fatality' Tol Bakter Selama Mudik Lebaran 2026

Rekor 1 Juta Kendaraan: Rahasia di Balik 'Zero Fatality' Tol Bakter Selama Mudik Lebaran 2026

Lampung | Jum'at, 03 April 2026 | 08:52 WIB

Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:52 WIB

Tragedi Bus Restu di Tol Jomo: Satu Nyawa Melayang dalam "Tarian Maut" Akibat Pecah Ban

Tragedi Bus Restu di Tol Jomo: Satu Nyawa Melayang dalam "Tarian Maut" Akibat Pecah Ban

Jatim | Jum'at, 03 April 2026 | 08:44 WIB

Trend Alert: Kulot Kembali Jadi Andalan, Ini Cara Styling-nya Biar Tetap Modern

Trend Alert: Kulot Kembali Jadi Andalan, Ini Cara Styling-nya Biar Tetap Modern

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 08:41 WIB

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:41 WIB

7 HP dengan Update OS Terlama, Awet Dipakai hingga 6 Tahun

7 HP dengan Update OS Terlama, Awet Dipakai hingga 6 Tahun

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 08:41 WIB