Suara Denpasar – Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang tergabung dalam koalisi, sudah final bakal mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden di Pemilihan Presiden 2024.
Sedangkan untuk calon wakil presiden (cawapres), diserahkan sepenuhnya kepada Anies Baswedan.
Ditengah pengusungan capres itu, beredar pula kabar Megawati yang telah meresmikan Puan Maharani sebagai Cawapres yang siap mendampingi Anies Baswedan. Bahkan, peresmian itu juga turut dihadiri Presiden Jokowi.
Informasi itu didapatkan dari sebuah video yang dibagikan di kanal YouTube BICARA BERITA pada Jumat (10/3/2023), dengan narasi judul sebagai berikut:
“DIHADIRI JKW MEGAWATI RESMIKAN PUAN MAHARANI MENJADI CAWAPRES ANIES BASWEDAN,” demikian yang ditulis pada judul video.
Sementara thumbnail video menampilkan potret Jokowi, Megawati, serta Anies Baswedan dan Puan Maharani yang disebut bakal maju jadi pasangan capres-cawapres.
Potret berlatarkan para kader PDI Perjuangan itu juga dengan dilengkapi keterangan narasi, “Diresmikan Hari Ini, Megawati Merestui Puan Jadi Cawapres Anies,”.
Hingga kini, video berdurasi 3 menit 33 detik itu pun telah ditonton sebanyak 3.070 kali.
Tak pelak, tayangannya pun mulai dipenuhi berbagai komentar warganet yang syarat akan penolakan.
Namun, benarkah klaim pada video tersebut?
CEK FAKTA:
Berdasarkan penelusuran tim Suara Denpasar, video yang diunggah tersebut ternyata tidak menampilkan informasi yang sesuai dengan judul yang dinarasikan.
Faktanya, sampai akhir durasi video, tidak ada sedikit pun informasi yang menyinggung soal Megawati yang meresmikan Puan Maharani sebagai cawapres Anies Baswedan.
Di awal video, tayangan tersebut justru hanya menampilkan cuplikan video dari perwakilan Partai Nasdem yang menuturkan persiapan yang telah dilakukan Partai Nasdem di koalisi perubahan. Disebutkan pula bahwa Anies Baswedan final dicalonkan sebagai fitur capres dari ketiga partai koalisi.
Narator juga hanya menuturkan keinginan Anies Baswedan yang meminta koalisi perubahan segera dideklarasikan. Pasalnya, deklarasi bersama ini bukan hanya bermakna simbolik, tetapi juga untuk memastikan soliditas koalisi dan pencapresan ke publik.